
#2.MALAPETAKA
Malam itu warga desa anhui tidak menyadari bahwa desa mereka yang tenang akan diserang
Oleh sekelompok perampok yang menamakan diri mereka kelompok kalajengking merah.
Warga desa yang sedang tertidur lelap tiba-tiba di kejutkan oleh kobaran api yang membakar rumah rumah mereka. Mereka berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri, akan tetapi anggota kalajengking merah sudah menunggu mereka yang berlarian karena panik. Dengan bersenjatakan pedang mereka membunuh warga desa tanpa belas kasihan.
Tidak peduli anak anak atau orang dewasa. Mereka membunuh dengan membabi buta.
Ayah chan shan, chan Lee berusaha menyembunyikan anggota keluarganya. Dia menyembunyikan istri serta anaknya didalam sebuah gudang. Tapi ternyata itu adalah pilihan yang salah. Para perampok menemukan tempat persembunyiannnya, chan Lee berusaha melawan, tapi orang yang di hadapinya adalah sekelompok pendekar. Chan Lee akhirnya tertangkap dengan mudah, dan ketika salah satu anggota kalajengking merah akan membunuhnya,pimpinan kelompok tersebut melarang..
"Jangan dibunuh..dia bisa kita jual sebagai budak. Badannya cukup kekar, harganya juga pasti lebih mahal.
__ADS_1
Kemudian, pimpinan kelompok tersebut berjalan kearah gudang. Ibu yang khawatir mencoba menenangkan anak anaknya agar tidak menangis dan terdengar oleh anggota tersebut.chen long, kakak chan shan tiba-tiba berkata..
"Ibu.. bawa chan shan dan chan lin lari kehitan secepat mungkin, aku akan coba menahan mereka
Ibu chan shan tidak dapat menahan air mata,
Mengingat chan long yang baru berusia empat belas tahun dan masih sangat muda untuk mati.
"Tidak chan long bawa adik adikmu lari kehutan biar ibu yang hadapi mereka".
Segera bawa adik adik jauh dari sini, seru chan long sambil mengambil arit yang ter simpan di gudang.
Karena memang chan Lee bukan keluarga pendekar, jadi mereka tidak mempunyai pedang atau peralatan pendekar lain di rumah.
__ADS_1
Satu Satunya alat yang bisa digunakan untuk melawan adalah arit atau sabit yang digunakan oleh chan long.
Dengan arit di tangan, chan long segera keluar dan menyerang pimpinan kelompok kalajengking merah, tapi dengan mudah dapat dipatahkan oleh pria tersebut dan di tusukkan pedang tepat di jantung chan long, darah segar keluar dari mulutnya, dan chan long menghembuskan nafas terakhirnya.
Ibu chan shan yang melihat kejadian itu langsung menggendong chan lin dan menarik chan shan untuk lari kehutan, tanpa mereka sadari, sudah ada anggota perampok yang menunggu di belakang gudang, dan begitu mereka keluar, dia mengajukan pedangnya. Ibu chan shan yang tidak menyadari hal itu terkena sabetan pedang , tapi malangnya chan lin justru mengalami luka yang lebih parah , dan sambil menangis dia berteriak...
"Ibuu..lin'er luka ibuu...ibuu...sakiiiit...jerit chan lin.
Ibu chan shan yang sudah terluka parah segera memeluk lin'er dan menoleh kearah chan shan sambil berteriak ..
"Larilah sekuatmu khu'er...ingat...!!balaskan dendam untuk kami...kemudian ia memeluk erat lin'er sambil menitiskan air mata dan membisikkan.
Kita akan sama-sama kesurga anakku"
__ADS_1
Dan tiba-tiba sebuah tusukan pedang menembus ke duanya. Malam itu menjadi malam kelam bagi desa anhui. Desa yang selama ini damai tiba-tiba berubah menjadi puing puing dan mayat mayat yang tergeletak dijalan jalan desa, bahkan ada juga yang ikut terbakar bersama rumah rumah mereka, yang tersisa hanya orng orang yang di tawan dan akan di jual sebagai budak