Chan Shan

Chan Shan
epsd : 05 perkenalan chan shan


__ADS_3

Setelah berjalan cukup lama menyusuri lorong goa yang cukup bersih... di mulut goa juga ada sebuah meja batu dan dua tempat duduk meskipun ada yang terasa aneh dengan apa yang dilihatnya tapi chan shan memilih diam, yang ada di pikirannya saat ini..


Bagaimana mengisi perutnya yang sudah meminta untuk di isi.


Istirahatlah disini, aku akan mencari makan untuk kita berdua," ujar sang paman


Chan shan mulai memeriksa keadaan goa tempat tinggal paman itu yang sudah menghilang dari penglihatannya, perlahan dia menuju meja batu yang terletak didepan mulut goa.


Diatas meja tersebut terdapat gambar papan catur yang tampak telah di mainkan dan sudah ada pemenangnya.


Chan shan merasa ada yang aneh, karena setau chan shan paman itu hanya tinggal seorang diri.


"Apa mungkin dia bermain seorang diri, dan mengalahkan dirinya sendiri...?? Apakah paman itu sudah kurang waras, karena lama tinggal sendirian..??" batinnya...


Semakin banyak pikiran yang muncul dalam pikiran chan shan tentang sosok misterius yang tiba tiba muncul


Chan shan kemudian meberanikan diri masuk kedalam goa, dia menemukan sebuah dipan yang sudah sangat tua, tetapi masih sangat kokoh.


Disamping dipan tersebut, pada ceruk yang berada di dinding goa chan shan menemukan buku-buku yang setelah ia buka satu persatu ternyata itu adalah kitab kitab ilmu bela diri


Setelah beberapa saat kemudian...


"Ma...maaf.. saya hanya penasaran dengan goa ini paman..."jawab chan shan dengan kalimat terbata bata.


Dia menyadari memang tidak baik memasuki rumah orang lain tanpa ijin pemiliknya

__ADS_1


"Hmm.. baiklah, tidak usah di pikirkan anggap saja itu pelajaran pertama untukmu.."


Terima kasih atas kemurahan hati paman" jawab chan shan sambil membungkukan badan


Sudahlah... makan dulu, aku tau kamu sudah lapar


Ini buah-buahan yang sudah ku Petik dari lembah ajaib untukmu..."


"Lembah ajaib...?"


Sudahlah... makan dulu.. kamu akan membutuhkannya untuk mempelajari ilmu bela diri nantinya.."


Uhhu uhu...." ,chan shan tersedak saat mendengar paman berbicara


Hei anak muda makanlah dengan perlahan.. ini minumlah..


kenapa kau begitu terkejut saat aku berbicara seperti itu..


Apa aku tidak salah dengar paman, kamu akan menjadikan ku murid" ujar chan shan


Yah begitulah", jawab paman dengan sedikit menggelengkan kepalanya


Ehm.. kenapa paman menggelengkan kepala seperti itu, a.. apa paman berniat jahat padaku", ujar chan shan kembali bertanya sambil terbata-bata


Bodoh.. paman tersebut refleks menggerakkan tangannya yang langsung terlempar pada kepala chan shan namun chan shan dapat menghindarinya tanpa sadar

__ADS_1


"Hahaha.. maaf paman aku hanya bercanda, paman tidak usah berlebihan memukulku", jawab chan shan sambil tertawa terbahak bahak


Hei murid bodoh awas sekali lagi kau seperti itu, aku akan meninggalkan mu sendirian di goa ini", hahaha sang paman merasa puas dan tertawa bersama


"Paman boleh perkenalan", ujar chan shan


"Tentu saja, silahkan mulai dari kau dulu", jawab paman


Namaku chan shan , keluarga ku terbunuh setahun lalu oleh pendekar yang bertato kalajengking di lengannya, kecuali ayahku mereka membawa ayahku bersama  rombongannya, dan aku berhasil melarikan diri ke hutan.. yah kurang lebih selama enam bulan aku berada di hutan sendirian dan bertahan hidup, sampai saat ini kita bertemu di hutan ini.


"Hmm begitu yah, aku turut prihatin terhadap nasibmu", jawab paman singkat


"Terimakasih paman, silahkan perkenalkan diri paman", ujar chan shan


Hm.. baiklah, namaku king jhi, aku berasal dari negeri kayangan, aku di utus dewa di negeri kayangan untuk menunggu seorang anak yang akan masuk kedalam hutan kematian ini, dan aku bertanggung jawab untuk melatihmu beladiri dari mulai nol sampai puncak kependekaran, mungkin yang di maksud tetua ku adalah kau chan'er, dan nama tetua ku adalah king ryu.


chan shan tersedak, tunggu-tunggu.. nama paman king jhi dan tetua paman king ryu, sepertinya nama itu seperti tidak asing lagi di telingaku...


chan shan melirik ke atas dan mulai mengingat apa yang pernah ia ketahui tentang kedua sosok nama yang sudah tidak asing lagi di telinganya.


beberapa saat kemudian...


itu dia.. chan shan mulai menangkap apa yang sedang ia pikirkan.


paman itu hanya sebuah dongeng yang selalu ibuku ceritakan sebelum aku tidur,

__ADS_1


"dahulu kala ada sesosok dua pendekar yang bernama king jhi dan king ryu tengah bertarung dengan sangat dahsyat, pertarungan mereka tampak seimbang walau setelah mengeluarkan puluhan ribu jurus, orang desa yang melihat peperangan itu dari kejauhan, mereka semua mengira ngira bahwa kedua pendekar yang tengah bertarung dengan sangat dahsyat tersebut bukanlah manusia melainkan dewa dan kedua dewa tersebut meninggalkanpusakanya masing-masing lalu berkata, siapa saja yang dapat mengambil sebuah pusaka ini yang sudah aku segel, maka dialah yang akan menentukan kedamaian di dunia ini ", begitulah ibuku bercerita seriap harinya sebelum aku tidur dan bukan hanya ibu ku saja seluruh penghuni kampungku atau bahkan kota lain juga hanya menjadikannya dongeng belaka", ujar chan shan menjelaskan


"hmm.. ternyata apa yang telah aku perjuangkan selama ini hanya berakhir menjadi dongeng belaka yah", jawab king jhi sambil menundukan kepalanya.


__ADS_2