
Ya orang itu adalah Pangeran Xavolex, Vole dari Aisland. Ia sedang menyamar menjadi rakyat biasa untuk melihat kedatangan yang akan dijodohkan kan nya. Ketika ia melihat Alys sang Ratu Ayland dikejutkan oleh perkataan seorang 2 perempuan dan 1 kaki laki di depan dan disampingnya yang bergumam di tengah keramaian menyambut kembalinya Sang Ratu Ayland.
Vole berfikir "Sepertinya aku harus bertindak cepat sebelum Alys dalam bahaya".
Vole pergi dari kerumunan itu dengan berlari cepat menuju ke rumah seseorang.
Disini lain..
Alys ketika sudah berada di istana utama tepatnya di Ruang tamu terdapat seseorang yang sedang berlarian menuju kearahnya.
Orang itu adalah William, Raka, dan Olfa.
"Alyssa!!",teriak salah satu dari mereka.
Happ.. mereka ber 3 berpelukan.
"How's are you doing?"tanya Olfa.
Alys menjawab dengan menepuk bahu Olfa "I'm Fine brother"
William histeris dengan mengguncang badan Alys "Cepat katakan anak nakal, bagaimana kisahmu di pulau itu? Dan aku terkejut ketika mendengar bahwa kau berenang sendiri di lautan sebesar samudra itu".
William menggeleng-gelengkan kepalanya seperti tidak percaya akan perkataannya barusan.
"Iya, kenapa tidak pakai kapal saja kau kira kita anak miskin padahal you sudah jadi ratunya!" Sindir Raka.
Alys segera berkata"Hanya ingin mengetahui seberapa luas lautan, keindahan lautan, tercemar atau tidaknya?,siapa saja yang sudah punah dsbnya" .
Kringggg.... Bunyi bel di istana berbunyi pertanda bahwa Raksasa Gunturon sudah tiba.
"What the hell!"pekik Alys.
"Gawatt!! Gunturon telah keluar dari penjara!"pekik Olfa sambil melotot.
Dengan segera mereka ber 4 berlarian menuju portal yang terbuka di dekat pintu, mereka memasuki portal dan segera Alys mengaktifkan sihir pelindung berjaga-jaga jika mendapat serangan mendadak.
Yang dirasakan memang benar terjadi, Alys mendapat serangan mendadak dari Gunturon.
"Awasss!!"teriak William yang mengagetkan Alys.
Olfa panik segera berlari ke arah Alys dan "Alys kamu gak papa kah?".
Alys dengan cepat berlari ke arah Olfa yang mendapat serangan panahan Es.
Dann Alys terluka tepat di dada kirinya yang membuat Olfa menangis histeris.
"ALYSSAAAAA!!!"
__ADS_1
"Hikkss hikss, aku laki laki tidak becus tidak bisa melindungi perempuan".
William segera membalas perbuatan pada Alys dengan menyerangnya balik, Sementara Raka ia berlari menggunakan sihir pelindung ke arah mereka.
"Kalian tidak apa apa, Olfa bawa Alys ke Liston jika sudah bangun segera bawa dia kesini hanya dialah yang satu satunya bisa memusnahkan Gunturon kami hanya membuatnya tidak kabur!"arahan Raka yang di balas anggukan oleh Olfa sambil membaca mantra untuk pergi dari situ.
Disisi lain. (Flashback On)
Setelah Putri Flora pergi dari kerumunan itu ia pergi menuju portal yang hanya bisa dilewati oleh keturunan iblis.
Sesampainya Flora berdiri tepat di portal ia segera masuk dan menutup nya kembali.
Flora berada tepat di gerbang istana Iblis bercorak Naga merah dengan tengkorak warna hitam.
"Welcome to Graisox"sapa penjaga yang mengenal Flora sebagai pasangan Lucifer, Raja iblis.
"Thanks" Flora segera memasuki dunia tersebut dengan senyuman menyeringai.
Sesampainya di istana tepat dimana Raja Lucifer tinggal ia segera memasuki nya "Haloo, Sayang sedang apa kau berada di sini?"tanya Lucifer sambil memandang tubuh Flora dengan ganas.
Flora segera menjawab dab mendekat kearahnya "Aku kesini punya permintaan sayang".
"Dengan senang hati" dengan segera Lucifer membawa Flora menuju salah satu kamar dan mereka melakukan penyatuan yang tidak bisa dibayangkan.
3 jam akhirnya mereka berdua keluar dari kamar dan mereka segera berjalan beriringan menuju singgasana.
"Kau mau meminta apa sayang?"tanya Lucifer ketika sudah duduk di singgasana.
"Yang kau maksud Ratu Ayland yang bernama Alyssa Astuviza Aylandia itu?" Ucap Lucifer sambil meminum darah (minum air).
"Yaa aku ingin aku yang akan menjadi Ratu disana!"
"Tujuan kita sama Sayang, aku juga ingin menghancurkan Ratu dari Ayland itu"ucap Lucifer yang mengagetkan Flora.
Dengan segera Lucifer memberi tahu alasannya kenapa ia juga ingin menghancurkan Ratu Ayland yang membuat Flora Ambisius ingin segera membuat kekuasaan Ayland menjadi miliknya.
(Flashback Off)
Kembali di istana..
Putri Aurist yang menyadari bahwa Putri Flora tidak ada di sampingnya diikuti oleh Pangeran Steve pergi dari kerumunan itu untuk mencari Putri Flora.
"Kemana Putri Flora berada nih?"keluh Putri Aurist yang dari tadi kepanasan mencari Putri Flora.
Di Dunia Liston terdapat Olfa yang sedang menunggu Alys terbangun, hingga sebuah angin kencang menghembus pada mereka.
"Salam kenal Pangeran Of Gorwall, Wolfa Asvarixo Aylandia"sapa Angin itu yang membuat Olfa terkejut.
__ADS_1
"Siapa kau? Mengapa kau tahu gelar dan nama lengkap ku?"tanya Olfa beruntun runtun.
"Nama aku Angin, aku datang kesini atas tuhan yang memang ditugaskan membantu Dwisano kesusahan"ucapnya.
"Alys terkena panahan Es, Angin bisakah kamu membantuku untuk menyembuhkan ia agar Raksasa Gunturon termusnahkan?"pinta Olfa memohon.
"Untuk itu saya tidak bisa membantu Dwisano menyembuhkan hanya satu cara yaitu mencari jodohnya baru ia sembuh dari panahan es"
"Saya kesini seperti kata Pangeran Of Gorwall bilang yaitu untuk memusnahkan Raksasa Gunturon"
"Carilah pria seperti yang saya katakan cari Pria yang tidak menyakiti luka panahan es tersebut jika es tersebut sembuh dan mencair pertanda bahwa orang tersebut jodoh Dwisano yang agung"
"Dan satu lagi saya izin undur diri untuk membantu 2 saudara pangeran Of Gorwall yang sedang kesusahan pada Raksasa Gunturon" kata terakhir Angin yang pergi berhembus menerpa.
"Haishh kemana aku akan mencari, hmm aku harus meminta tolong pada Daddy untuk membantuku mencari pria" gumam Olfa.
"Ayolah Alys dunia sedang membutuhkan mu!!"
( Lagu: When the world is calling you )
Sementara di pertempuran Raksasa Gunturon terdapat William, Raka dan Angin sedang melawan Gunturon.
(3 Vs 1)
"Hahahaha, kalian mana mungkin bisa mengalahkan ku"ucap Gunturon dengan penuh kesombongan.
"Hahahaha yang ada kamu kalah Turo!!"ucap seseorang yang mengagetkan mereka.
Yaa, itu adalah Zalfy yang merasa bahwa firasat tidak enak terkait tuannya (Alys).
"Livy? Hahahaha sudah lama tidak bertemu"
"Yaa, sudah lama tidak bertemu Turo!"ucap Zalfy Sambil tersenyum sinis.
Ketika Angin melihat bahwa Gunturon masih terlihat lemah dan masih berbincang dengan Zalfy dengan segera ia mengerahkan sihir Alwetnis yang membuat Gunturon menjerit kesakitan sambil berusaha bangun.
Zalfy, William dan Raka juga mengerahkan kekuatan sihir mereka secara bersamaan.
Gunturon mengaum dengan keras, hingga ia tergeletak di tanah.
Yang membuat William dan Raka menjengkit kesenangan.
"Tunggu dulu lihat jika warna mata belum hitam tandanya ia masih hidup satu satunya kita harus pakai petir jika warna matanya hitam tandanya ia sudah benar-benar mati"ucap Zalfy
"Angin bisakah kamu meminta pada petir untuk menghancurkan tubuh Turo ini?"pinta Zalfy.
"Asaqonxi Rohimalar Ptirabo!" Mantra pemanggil petir.
__ADS_1
Follow IG kami: @lilyanfrn
sepertinya biasa Update maksimal 3 hari karena Minggu ini ada banyak kegiatan jadi terpaksa up 2 kali seminggu.