
Setelah Dokter pergi dari kamar itu..
"Sayang kamu baik baik saja kan"tanya wanita itu yang bernama Dralyn.
Ella menghembuskan nafasnya "A-ku baik baik saja, k-kamu siapa?".
Dralyn Pun ikut menghela nafasnya dengan kasar" Sayang Aku ini Mommy mu".
Ella yang mendengar pernyataan tersebut membelalakkan matanya "APAA!".
Refleks Dralyn menutup mulut Ella yang berteriak "Syuttttt, ini rumah sakit sayang bukan hutan".
Ella masih syok"Ma-maaf".
Suasana di kamar pasien mencekam ditambah keheningan yang menyibukkan mereka di pikiran masing masing.
Ella menatap wajah cantik Dralyn "Maaf"
"Kalau boleh tahu, namaku siapa?"
Dralyn menjawab "Alyssa Astuviza Aylandia"
Sementara Ella sibuk di pikiran nya, "Pasti ini Dunia berbeda, kukira reinkarnasi tetapi masih ada nama Astuviza berarti aku berada di dunia lain Nama asliku kan Astuviza Alyshia Gabrielle sekarang menjadi Alyssa Astuviza Aylandia" pikir Ella.
Tanya Ella "Hmm, nama kamu siapa?"
"Panggil Mommy saja sayang" pungkas nya.
"Nama mommy, Dralyn Astarinsa Aylandia"
"Kalau boleh tau, aku anak mommy yang ke berapa? Tanya Ella sambil duduk yang dibantu oleh Dralyn.
Dralyn tersenyum mendengar pertanyaan Ella "Kamu anak mommy yang pertama sayang"
"Daddy aku dimana?"
"Yang mulia raja sedang dalam perjalanan ke sini sayang, apakah kamu lapar? Biar mommy ambilkan"ucap Dralyn sambil menyuapi Ella dengan bubur.
Selesai memakan bubur, Ella meminum obat dan tidur setelah 5 menit.
__ADS_1
Ceklek, terbukalah pintu menandakan seseorang masuk.
"Salam pada yang mulia raja"ucap Dralyn menunduk.
"Bagaimana dengan Alys, permaisuri?"ucap Raja itu yang bernama Cavier Older Aylandia.
Note:
Dralyn Astarinsa Aylandia seorang Ratu permaisuri dari Ayland yaa, bukan Ratu yang dilahirkan untuk menjadi pewaris tahta melainkan ratu dari raja yang memerintah tersebut,(Queen Consort) jadi terkadang ada yang memanggil yang mulia (yang ditujukan untuk anggota kerajaan), permaisuri serta Ratu.
Dralyn menunduk serta menghela nafasnya " Yang mulia Putri Mahkota mengalami amnesia yang mulia raja".
"Hmm, baiklah biar dia sembuh dulu 3 bulan lagi dia harus dinobatkan menjadi Seorang Ratu"(Queen Regnant) ucap Cavier sembari memandang wajah cantik Ella yang hampir membuat nya khawatir tidak bisa naik tahta.
Sebenarnya bisa saja digantikan oleh putra lainya, namun kriteria Raja dan Ratu ada pada salah satu anak dari permaisuri yang dia sayangi yaitu Alyssa, sehingga saat dia penobatan menjadi Raja ia menunjuk Alyssa sebagai putri Mahkota untuk menggantikan ketika ia turun takhta, mau tidak mau saat kecil ia diajarkan untuk lebih ramah kepada masyarakat, mengurus acara di dunia tersebut karena pada akhirnya nanti Ella akan menjadi Ratu Regnant yang akan memimpin semua orang di dunia Ayland itu.
Note:
Bagi yang tidak tau apa itu Queen Regnant, Queen Consort, dan Queen Mother.
Queen Regnant: Menjadi Ratu yang sudah dipersiapkan dari lahir tanpa ada sebuah ikatan pernikahan, pangkat Queen Regnant ini sama halnya dengan Raja bedanya pangkat ini lebih tinggi daripada Queen Consort.
Queen Mother: Menjadi Ibu Ratu karena dulunya Queen Consort/Regnant hingga melahirkan seorang pewaris yang nantinya ketika Anak pewaris tersebut itu naik takhta hingga Ratu tersebut pangkat nya lebih tinggi lagi yang itu Queen Mother.
Kembali ke cerita...
3 jam kemudian, Ella membuka matanya dan melihat sekeliling terdapat seseorang yang mengaku sebagai mommy nya dan seorang laki-laki yang memeluk wanita itu.
Ia ingin ke kamar mandi tiba-tiba ada suara yang mengagetkan nya.
"Mau kemana Princess?" Tanya pria itu, Ella tidak tau bahwa pria itu seorang Raja.
Ella menoleh ke arah asal suara, "k-kamu si-siapa" gugup Ella.
"Sayang beri salam sama yang mulia raja, dia adalah Daddymu !"ucap Dralyn tersenyum.
Jederrrr, Ella syok lagi dengan kenyataan itu Cavier yang melihat ekspresi Ella tersenyum canggung.
Ella kembali sadar dan memberikan hormat "Hormat kepada yang mulia Raja".
__ADS_1
"Bangunlah Alys" Ella segera bangun.
Note: Mulai sekarang Ella diganti Alys yaa:)
"Izin undur diri yang mulia Raja dan Ratu, saya ingin ke kamar mandi" keduanya mengangguk, setelah mendapat izin ia melangkahkan kakinya menuju kamar mandi.
Alys keluar dari kamar mandi, dan menatap intens yang mengaku menjadi mommy dan daddynya.
Dralyn yang melihat Alys sedang menatapnya segera mengisyaratkan untuk mendekat, Alys peka akan kode tersebut pun mendekati mereka berdua.
"Alys, ada yang ingin kami bicarakan dengan mu" ucap Cavier sembari mendudukkan tubuhnya di kursi tersebut dekat dengan ranjang pasien.
"I-ya ada apa yaa?"tanya Alys canggung.
Cavier bertanya "Kamu mengetahui kan, kalau kamu Putri Mahkota Ayland?".
"Iya"
"Bisakah kamu berlagak dengan sikap Ratu?"ucap Cavier, sementara Dralyn hanya menyimak.
"B-bisa, bersikap ramah, tersenyum kepada semua orang, tidak boleh sombong, percaya diri, anggun dan elegan, dapat dipercaya, sopan, cerdas & pintar, posisi tubuh yang tegap, pandai akan situasi, peka terhadap dunia Ayland, pantang menyerah apa yang terjadi dan berwibawa serta tegas menghadapi masalah dengan jiwa pemimpin" ucap Alys panjang lebar, "entah darimana aku bisa menjawab semua itu padahal itu yang tidak pernah kupikirkan"pikir Alys.
"Baguss, kamu masih ingat, baiklah Daddy akan memberi tahu kepada kamu bahwa Alys akan naik takhta setelah 3 bulan" ucap Cavier sembari berdiri dan pamit untuk kembali ke istana.
Alys menghembuskan nafasnya, "Kamu tidak apa apa sayang?"tanya Dralyn yang begitu khawatir.
"Tidak apa-apa mom, selagi masih baik buat aku tidak apa-apa demi kebaikan bersama" ucap Alys penuh tangguh.
3 hari berturut-turut, akhirnya Alyssa kembali ke istana seperti biasa seorang pangeran dan seorang Putri sangat membenci Alyssa (menatap sinis) karena hanya Ratu permaisuri yang ke 3, Alyssa dipilih menjadi Putri Mahkota. Pangeran William yang paling menyayangi Alyssa dikarenakan mereka sepupu ibunya sudah berpulang hingga Dralyn menganggapnya sebagai anak, bagi Pangeran William gelar tidak terpenting yang terpenting adalah kasih sayang, cinta, kedamaian itu paling utama.
Saat Alys melangkah kakinya tepat digerbang istana, para pengawal segera membuka gerbang istana, terdapat para penjaga, pelayan berjejer menyambut kedatangan Sang Raja, Sang Ratu yang ke 3 dan Putri Mahkota. Alys berjalan dengan elegan dan anggun serta percaya diri sesekali menyapa semua orang dengan senyuman dan melambaikan tangannya.
"Dia sangat percaya diri, anggun dan elegan lagi"ucap warga tersebut yang melihat putri mahkota.
"Yang mulia Putri Mahkota sangat cocok menjadi Ratu Ayland" ucap warga lain.
"Cocok kriteria menjadi Ratu, pantas saja Yang mulia Raja memilihnya sebagai Putri Mahkota" ucapnya lagi
Mendengar ucapan warga Ayland tersebut membuat Putri Flora sangat membenci Alys yang sangat dibanggakan dan dikatakan cocok menjadi ratu, dulu Putri Flora sangat terobsesi menjadi Ratu hingga ia mencoba yang sesuai diucapkan mamanya yaitu kriteria menjadi Ratu (permaisuri pertama), ia mencoba menampilkan di publik namun naas ia malah mendapatkan cemoohan dari Masyarakat Ayland tersebut.
__ADS_1
Visual dan tokoh Instagram bisa kunjungi Instagram: @lilyanfrn