Charm Astuviza

Charm Astuviza
Terjebak Takdir~CA


__ADS_3

Setelah 1 bulan berlangsung, Akhirnya Ella dan Alvin mulai menerima satu sama lain. Mereka juga memutuskan untuk saling mencintai dan saling mengenal sebagai pasangan suami istri. Keesokan harinya burung burung berkicau, dengan udara yang masih segar. Terbangunlah wajah cantik yang masih lusuh, Ella lantas memandang wajah suaminya sebentar, serta menyiapkan beberapa keperluan suaminya dan melangkah kakinya menuju dapur.


Saat di dapur ia disambut oleh ART (Asisten Rumah Tangga) bibi An yang mendengar langkah kaki menuju dia segera menoleh "eh, nyonya sudah bangun?".


Ella segera menuju kulkas untuk mengambil beberapa bahan yang akan dimasak"Sudah bi, ini Ella mau memasak sebentar, sebentar lagi kak Al mau ke kantor"


Bibi An dengan cepat memberhentikan pergerakan Ella "Nyonya, biar saya aja nyonya duduk saja nanti saya dimarahin tuan Alvin".


Ella segera menenangkan bibi An yang dirasa sudah mengkhawatirkan dirinya"Sudahlah bi, bibi saja yang mengerjakan lain biar aku yang masak".


Bibi An hanya pasrah ketika melihat pergerakan Ella yang sangat ingin memasak " baiklah, kalau Nyonya perlu bantuan bisa panggil bibi An".


Bibi An segera menuju ruang tamu untuk membersihkan debu di sofa. Setelah kepergian bibi An, Ella melanjutkan memasaknya setelah selesai memasak ia melihat Alvin sudah rapi dan tersenyum memandangnya "cantik sekali istriku ini".


Namun Ella mengalihkan perhatian perkataan suaminya, karena Ella paling tidak suka jika dirinya dipuji "Udah, cepat ayo makan nanti telat".


Alvin pun hanya menghela nafasnya karena ia tahu Ella tidak suka dipuji dan mereka melanjutkan acara makan pagi itu.


Selesai makan, Alvin pun berangkat ke kantor nya yang sudah dijemput Ganendra Adhitama.


Ganen membungkukkan badannya"Selamat pagi, tuan nyonya".


"Pagi"


Alvin mengecup kening istrinya "Sayang, aku berangkat dulu ya, nanti kalau sudah makan siang telpon aku".


Ella pun melakukan yang sama, mencium tangan Alvin "Tidak usah nanti aku akan ke kantor mu saja".


Seketika mata Alvin berbinar "Serius?".


"Ya"


Alvin melambaikan tangan nya"Baiklah kalau begitu aku berangkat dulu ya, good bye".


Alvin pun memasuki mobilnya dan mobil itu bergerak keluar dari pekarangan mansion. Sementara Ella memasuki mansion dan berjalan menuju kamarnya untuk memeriksa apartemen, hotel serta restorannya.


Pukul 10.20 sudah menandakan akan waktu jam makan siang. Ella yang melihat jam tersebut langsung melangkah kakinya menuju dapur dan mulai memasak bekal untuk suaminya serta dirinya.


Seusai memasaknya, ia bergegas membersihkan dirinya serta merawat penampilan agar tidak mempermalukan suaminya yang berjabat sebagai CEO.

__ADS_1


Pukul 11.45 ia berjalan menuju halaman pekarangan rumahnya dan sudah mendapat izin dari bibi An yang selaku kepala pelayan mansion untuk menjaga mansion selama ia dan suaminya tidak ada dirumah.


Supir pribadi yang melihat nyonya mendekati dirinya "Sudah siap nyonya?".


Ella tersenyum "sudah paman, ayo kita berangkat".


Supir pribadi itu hanya mengangguk dan membantu Ella membukakan pintu mobilnya, akhirnya mobil itu bergerak meninggalkan mansion dan bergerak menuju perusahaan suaminya.


Tiba tiba di tengah jalan ia dan supirnya kecelakaan karena rem blong...


"Mungkin ini kematian ku, maafkan aku Alvin yang tidak bisa menemani dalam kehidupan selanjutnya, terimakasih atas perhatian nya" Batin Ella sembari memejamkan matanya.


Pihak rumah sakit memberi tahu kepada Alvin bahwa istrinya kecelakaan, Alvin yang dalam keadaan meeting langsung bergegas keluar ruangan dan diikuti Ganendra selaku Asisten pribadinya, sementara meeting diwakilkan oleh sepupunya yang menjabat sebagai sekretaris yaitu Raisya Aldrous Aghaston.


Alvin melangkah dari perusahaan dengan cepat dan menyuruh Ganendra menyetir dengan cepat dalam waktu 20 menit mereka sampai di Hospital AG. Mereka menghampiri resepsionis da menanyakan dimana Ella berada hingga Alvin serta Ganendra menyusuri lorong rumah sakit itu dengan cepat. Tiba didepan ruang tempat istrinya ditangani, ia langsung menanyakan kepada dokter yang baru saja keluar dari ruangan tersebut.


Alvin begitu khawatir dengan firasat tidak enak segera mendekat kearah dokter "Dokter, bagaimana keadaan istri saya?".


Dokter tersebut menghela nafas, karena cukup kasihan pada pemilik rumah sakit tersebut "Istri anda mengalami benturan keras di kepalanya hingga menyebabkan koma"


"Jederrrrr" bagai hantaman keras mengenai hatinya, orang yang ia sayangi masih mengalami koma membuat dunianya seakan tiba-tiba runtuh.


Ganen yang melihat tuannya akan jatuh dengan sigap membantunya berdiri dan mereka mendudukkan badannya di kursi tersebut.


Ganen pun menyandarkan punggungnya "Sabar namanya rumah tangga, dibalik kesusahan pasti ada kebahagiaan".


Alvin menutup mata sebentar "Sayang, kamu harus kuat".


2 Minggu kini berlalu kini Alvin dengan tampilannya yang berantakan karena Ella yang belum juga bangun dari komanya.


Ceklek pintu terbuka menampilkan seseorang yang memakai jas hitam dengan membawa beberapa berkas perusahaan dengan membawa laptop iPhone yang akan dikerjakan oleh Alvin.


Seketika Alvin menoleh dan kembali memandang Ella tersebut.


Ganen yang melihat bosnya termenung sembari duduk di sofa "Boss sebaiknya makan dan bersihkan diri nanti ketika Nyonya Ella terbangun ia sedih melihat penampilan bos"


Alvin pun terdiam, setelah lama berpikir akhirnya ia memutuskan untuk mengikuti ucapan Ganen.


45 menit kemudian Alvin kembali dengan tampilan barunya.

__ADS_1


Ganen yang melihat bosnya sudah berpakaian rapi seketika mengajak Alvin untuk meeting dadakan di perusahaan.


"Boss, 20 menit lagi kita ada meeting dadakan dengan klien Rusia" ucap Ganen yang sudah siap.


Alvin menghembuskan nafasnya, sambil melangkah keluar "Baiklah kita pergi sekarang dan siapkan bodyguard untuk Ella" dibalas Ganen dengan menganggukan kepalanya.


Di perjalanan mereka mengendarai mobil melaju cepat hingga mereka berpapasan dengan truk yang kecepatan hampir sama, sampai akhirnya mereka kecelakaan.


Bodyguard bayangan yang melihat tuannya tertabrak kecelakaan membawa mereka ke rumah sakit, pada akhirnya tuan mereka mengalami koma.


Skip of the World Fantasyland...


Flashback on..


Di sebuah ruangan terdapat seseorang yang baru bangun dari tidur panjangnya, orang itu ialah Ella.


Ella membuka matanya dan melihat seorang wanita berpakaian megah seperti princess di kerajaan dengan senyuman yang indah itu. "Akhirnya kamu bangun juga sayang".


Ella mengerut alisnya sembari berkata dengan nada heran "K-kamu siapa?".


Seketika wanita yang tadinya tersenyum lebar mendengar pertanyaan tersebut luntur seketika " Kamu tidak mengenal Mommy sayang?".


Wanita itu setelah memberi pertanyaan pada Ella langsung menekan tombol (agar dokter segera ke kamar pasien) dengan mata berkaca-kaca.


Ceklek, dokter masuk dengan membawa 2 suster yang akan membantunya.


"Dokter, ini kenapa anak saya jadi amnesia gini ?"ucap wanita itu sambil mengusap air matanya.


Suster pun menenangkan ibu dari pasien tersebut "Sebentar Baginda Ratu biar dokter yang periksa".


Setelah di periksa, dokter pun berkata" Mohon maaf yang mulia , yang mulia Putri Mahkota mengalami amnesia atau bisa dibilang lupa ingatan, otaknya akan kembali seperti bayi baru lahir, saya sarankan yang mulia Ratu untuk mengajaknya beradaptasi dan berkomunikasi hingga bisa membuat ingatan nya kembali seperti semula".


"Baiklah dokter saya akan usahakan, terimakasih"


Dokter mewakili suster segera pamit "Saya mohon undur diri yang mulia Ratu", Sang Ratu hanya menganggukkan kepalanya.


Visual dan Instagram tokoh bisa kunjungi Instagram: @lilyanfrn


27/4/23

__ADS_1


Notes:


Untuk waktu update berselang seling dengan hari dengan pukul 00.00, Thank you


__ADS_2