Charm Astuviza

Charm Astuviza
Penobatan Takhta Putri Mahkota Ayland


__ADS_3

3 bulan telah berlalu, kini waktu dimana Sang Putri Mahkota Ayland akan menaiki takhtanya sebagai Ratu Ayland yang pertama. terdengar seruan terompet dari arah gerbang pertanda calon Ratu memasuki Istana semua orang berdiri menyambut kedatangan sang calon Ratu Ayland. Kini Alyssa berjalan dengan diiringi 10 pengawal dan 10 dayang yang akan menemani menuju kursi dimana Sang Raja yang bertahta akan menyerahkan gelarnya disaksikan oleh semua orang di Ayland.


Hingga tepat di depan singgasana Sang Raja, Alyssa segera berlutut seraya memberi salam. Kini disamping Raja ada 3 kasim yang membawakan Mahkota Khusus sang Ratu, Tongkat kerajaan, dan Bola suci.


Kini detik detik Cavier akan menuruni takhtanya dan Alyssa akan menaiki takhtanya. Cavier segera berdiri dari singgasana dan menuntun Alyssa untuk berdiri dengan gaun nya yang sangat besar dan lebar berwarna putih itu. Dengan segera Alyssa membalikkan tubuhnya dan kini mereka berdua dihadapan semua orang. Terdengar suara terompet menandakan acara penobatan dimulai dan paparazi yang sibuk memotret akan kenaikan calon Ratu tersebut. Kini Cavier mengambil mahkota ia menaruhnya diatas kepala Alyssa, dan mengambil tongkat kerajaan serta bola suci ia letakkan di kedua telapak tangan Alyssa. Alyssa mengucapkan janji suci nya pada Ayland...


"I swear to carry out my function, to obey the constitution and the law and ensure that the constitution and law are complied with respecting Ayland's rights, I promise"


Terdengar tepukkan tangan serta nyanyian untuk menyambut Ratu baru Ayland, kini Alyssa resmi menjadi Ratu Ayland dan Cavier resmi turun takhta nya sebagai Raja.


"Hormat yang mulia Ratu!" Seru semua orang sementara Alyssa duduk di singgasana nya.


Flora, Aurist dan Steve kepanasan melihat Alyssa menjadi Ratu "gagal kita bikin Alys naik takhta"gumam Steve.


Aurist berpikir "Bagaimana pun caranya kita harus buat Alys turun takhta".


" Bagaimana dengan membuatkan dia teh dengan racun yang sangat sulit ditemukan oleh obat?" Tanya Flora tersenyum licik.


Aurist dan Steve pun ikut tersenyum licik.


Kini setelah penobatan Ratu Ayland akan berpidato..


"I will ensure the honor of this title, maintain dignity, and comply with the rules to always be honest and transparent in accordance with the title function and Aylandia's social responsibility" setelah mengucapkan pidato itu Ratu Ayland turun dan berjalan keluar dari istana dengan dibelakangnya dayang serta pengawal.


"Hidup untuk Sang Ratu Alyssa!!!"


"Sang Ratu Ayland yang berkharisma dan elegan"


" Yang mulia ratu sangat percaya diri dengan jiwa pemimpin nya"


"Hidup untuk Ratu Ayland!!"


Begitulah kata kata orang Ayland dalam telinga Alyssa ketika melewati mereka, sesampainya di gerbang ia segera memasuki gerbong kereta dan berjalan mengelilingi wilayah Ayland.

__ADS_1


Alyssa tersenyum pada masyarakat Ayland dan sesekali melambaikan tangannya.


Kini Alyssa telah sampai di istana pribadinya, jadi semua aktivitas didalamnya tidak dapat diketahui orang kecuali di istana utamanya.


Sesampai di kamar pribadinya ia menghempaskan tubuhnya di ranjang " sangat lelah sekali, kalau bukan demi Daddy aku takkan mau naik takhta" gumam Alys.


Alys segera mengganti gaun penobatannya dengan gaun biasa. Kini Alys tengah bersiap untuk rapat mengenai keadaan di desa maka dari itu ia bersiap akan ke desa tersebut..


Setelah rapat selesai, ia memutuskan untuk melihat desa tersebut dengan didampingi 10 dayang, 10 pengawal dan beberapa orang yang termasuk didalamnya. Sementara Cavier? Ia sudah menyerahkan tanggung jawabnya kepada Alyssa maka dari itu ketika ada acara apapun di kerajaan ia tidak ikut hadir.


Sesampainya di Desa Deorent.., Alys bisa melihat jalan yang dilalui nya sangat rusak dan ia melihat bayangan seseorang...


"Siapa itu?"pikir Alys.


"Cole, kamu cari tahu siapa yang menguntit ku"perintah Alys.


Cole yang mendengarkan perintah itu langsung mengundurkan diri"Baik yang mulia Ratu, saya permisi"


Setelah kepergian Cole, ia kembali ke berbincang dengan kepala desa tersebut saat sudah tiba, dirasa cukup membantu keadaan desa tersebut ia kembali ke istana pribadinya dan keluar tanpa sepengetahuan penjaga.


Ia kembali meloncat pohon pohon dengan tali tambang yang dibawanya dan berlari secepat mungkin dari kesana dan kemari.


Saat itu juga ia menemukan seorang pria misterius yang tadi ditemuinya sedang berlari secepat kilat dan ia mengejar tanpa si pria ketahui. Akhirnya sampai di istana lain pria itu masuk dan melompat lewat jendela.


"CK..ckk.ckkk ternyata ada juga yang sepertiku"


"Aku dimana?, ooo aku di istana Aisland lebih baik aku segera pergi dari sini dari pada aku ketahuan seperti penguntit disini"fikir Alys sambil berlari secepat kilat menuju istana pribadinya.


Keesokan paginya.., tidak ada yang mengetahui bahwa Alys malam keluar malam, saat ini ada agenda mengunjungi istana Aisland untuk silahturahmi antar kerajaan.


Di perjalanan, Alys menanyakan pria tersebut terhadap Cole.


"Cole, bagaimana dengan perintah ku?"

__ADS_1


"Yang mulia Ratu, saya menemukan informasi bahwa pria tersebut adalah yang mulia Pangeran Aisland ia- "ucapan Cole terhenti ketika Alys mengibaskan gaunnya dengan kasar.


Alys menghembuskan nafas dengan kasar dan meminta Cole untuk melanjutkan bicaranya " yang mulia Pangeran Aisland adalah orang yang akan dijodohkan dengan yang mulia Ratu oleh yang mulia mantan Raja.


"What the hell???"bentak Alys terkejut.


"Cole, segera kasih tahu Daddy apakah perjodohan itu masih tetap berlaku atau tidak!"perintah nya lagi.


"Baik yang mulia Ratu" Cole segera menelpon seseorang untuk membantu perintah Alys.


"Haishhhh, kenapa aku bisa lupa sama perjodohan itu sihh, baiklah sepertinya aku harus membujuk rayu Daddy agar ia membatalkan perjodohan nya jika masih berlaku" pikir Alys.


Kini mereka sampai di istana Aisland dengan cuacanya yang sangat dingin, Raja Aisland bernama Whofred segera menyambut Ratu baru Ayland "Salam yang mulia Ratu Ayland" sapa Whofred.


Alys mengangguk kepalanya "Salam juga yang mulia Raja Aisland".


"Mari kita berkeliling istana utama Aisland" ajak Whofred yang diikuti oleh Alys.


Setelah berkeliling Whofred mengajak Alys untuk ke singgasana untuk mengenalkan anak anaknya yang menjadi penerusnya nanti.


"Yang mulia Ratu Ayland ini Putra Mahkota bernama Jacky Asaly Aisland, ini Pangeran Aisland pertama bernama Xavolex George Aisland mereka berdua anak dari permaisuri pertama.


"Yang ini Deborah Axandra Aisland dengan Ginav Aliansa Aisland anak saya dengan permaisuri ke dua"


"Yang ini Zacky Tamra Aisland dengan Keenan Qeiwa Aisland anak saya dengan permaisuri ke tiga"


"Ternyata anak yang mulia Raja Aisland banyak juga ya"canda Alys yang dibalas terkekeh oleh Whofred.


Tetapi dalam pikiran Alys, entah mengapa ia tertarik dengan Pangeran pertama dari Permaisuri pertama itu.


Note:


Dalam cerita ini Raja ataupun Ratu hanya bisa memiliki Permaisuri atau Pangeran minimal 3, selain itu bisa dianggap selir.

__ADS_1


Visual dan tokoh Instagram bisa kunjungi Instagram: @lilyanfrn


__ADS_2