
Maya berusaha menahan sakit kepalanya.
"rasain tuh sakit kan"?
"awas ya kalau tingkat kegantenganku berkurang".
"percaya diri banget sih, ganteng katamu?, wajahmu itu seperti bencong tahu nggak!".
"cewek ini mulutnya mungkin makan cabe aja kali ya pedes, masa ganteng ini dibilang bencong dasar wanita aneh". "eh kamu tuh yang aneh, maksa orang buat jadi pacar kamu".
"aku nggak pernah maksa orang buat jadi pacar aku malahan cewek-cewek di luar sana tergila-gila sama aku, siapa sih yang enggak mau jadi pacarku?".
"memangnya kamu siapa?, kenapa cewek-cewek di sana mau jadi pacar kamu?".
"kamu tidak kenal aku aku adalah pangeran kedua, aku terkenal di TV dan aku adalah anak kolongmerat terkaya di dunia. wajahku juga tampan dan aku kayak apa sih kurangnya aku, cewek-cewek bertekuk lutut memohon agar aku jadi pacarnya".
hahaha "mungkin mereka pada mehong kali ya, aku tidak peduli dengan kamu entah kamu pangeran kedua pangeran yang terbuang pangeran kodok pangeran apalah itu aku tidak peduli dan aku tidak mau jadi pacarmu, yang penting aku dapat uang dari hasil kerjaanku ini".
melihat senyum Maya jantung Reno tiba-tiba berdebar.
__ADS_1
" haduh kok tiba-tiba Maya terlihat cantik sekali ya".
Reno terus menatapi Maya. lalu Maya tiba-tiba berakting untuk mengasih pelajaran kepada kepada cowok yang sok ganteng dan tak tahu malu ini. Maya juga ikut menatap Reno, sampai-sampai Reno salah tingkah.
"dulunya aku tidak seperti ini, namun tiba-tiba aku disakiti oleh lelaki yang aku cintai, tapi hatiku dihancurkan olehnya, karena dia berkhianat kepadaku. akhirnya aku tidak percaya akan cinta, tapi saat aku bertemu denganmu, hatiku berdegup kencang, mungkin aku, dalam hati Maya menghitung, 1, 2 3.
lantas Rino cegukan keras. sepertinya Reno sangat gugup.
hahahaha Maya tertawa melihat reaksi Reno yang salah tingkah.
"sial kenapa dia tiba-tiba menjadi cantik, apa yang terjadi kepadaku kenapa apa aku terasa deg-degan,oh sial jantungku terus berdetak", dalam hati Reno terus bertanya tanya.
"haduh, panas sekali cuacanya hari ini, gara-gara kamu suasana menjadi panas tahu nggak".
Reno pura-pura kegerahan, dia berusaha menyembunyikan kalau dia sekarang malu melihat Maya.
lalu Reno pergi meninggalkan rumah sakit.
"ke mana lagi kita hari ini Tuan?".
__ADS_1
lalu tiba-tiba mobil Reno berhenti.
"kamu turun saja di sini, cari angkot sama aku tidak mau mengantarmu pulang".
"ya Tuan".
Reno meninggalkan Maya di jalan.
"ingat besok kamu harus bekerja lagi"!
"baik Tuan".
setelah itu Reno pergi meninggalkan Maya. Maya kembali ke rumahnya dengan naik bis. bagi Maya hari ini sangatlah melelahkan.
hmmmmm. "perasaan apa tadi itu, kok jantungku terasa mau copot ya". Reno meraba dadanya, untung jantungku masih utuh".
"jangan-jangan aku sakit jantung lagi, ah tidak mungkin, aku tidak mungkin sakit jantung. tapi Maya sangat lucu, meskipun mulutnya pedas kayak petir tapi aku kok senang melihat Maya".
"ah sial kenapa aku memikirkan wanita aneh itu"!!
__ADS_1
"ayolah Reno kamu harus fokus kamu ingin merasakan ciuman cewek petugas kebersihan kan?, ayo kita coba lagi, semangat"!
sambil membawa mobil terus memikirkan Maya. dia berbicara sendiri mengenai jantungnya. mungkin dia sudah kena senjatanya sendiri. bukan Maya yang jatuh cinta padanya tapi dia sendiri yang jatuh cinta kepada Maya.