
dalam hati setelah mendapatkan informasi tentang Reno dan adiknya jeko. Maya mencari informasi tentang pangeran pertama. dia sangat kaget karena pangeran pertama bernama Justin. dalam hati Maya bertanya mungkinkah Justin itu adalah Justin yang kukenal. Maya mencari foto pangeran pertama. dia melihat kalau Justin pangeran pertama itu, mempunyai tubuh yang bagus dan wajah yang tampan dan matanya yang tajam. karena melihat wajah pangeran pertama Justin, dia ragu dengan Justin yang dia kenal.
"ini tidak mungkin jastin yang aku kenal, dia tidak mirip dengan Justin cinta monyetku. informasi di internet menyatakan bahwa pangeran pertama adalah pewaris tunggal perusahaan Shinhwa di Indonesia. perusahaan ini perusahaan terhebat di dunia. Justin adalah pemilik sah dari perusahaan-perusahaan yang diwariskan oleh ayahnya, yang kini dikelola oleh pamannya. Justin adalah sepupu Reno dan jeko.
"ternyata mereka benar-benar anak orang kaya, pasti mereka kurang kerjaan makanya pangeran itu menggangguku".
karena kelelahan Maya tertidur.
dia berdoa kepada Tuan semoga besok segala pekerjaannya dilancarkan, dalam hati dia juga berharap bahwa Justin baik-baik saja, dan ayahnya cepat pulang.
berita tentang kepulangan pangeran pertama dari luar negeri tersebar di seluruh Indonesia. hampir 8 tahun Justin tidak pulang ke Indonesia. Justin sibuk mengurus perusahaan miliknya yang berkembang di Amerika. penampilannya banyak berubah. kini dia tumbuh menjadi pria yang tampan, banyak wanita yang mengincar Justin, selain dia tampan tapi dia juga kaya dan terkenal. semua wartawan menunggu kedatangan Justin di bandara. mereka semua mengajukan pertanyaan kepada Justin, namun pengawal Justin sangat sigap, Justin tidak menghiraukan wartawan tersebut. Justin memang tidak suka dia didekati oleh siapapun termasuk wanita.
"dasar wartawan itu sangat berisik". Justin langsung menuju ke mobilnya dan pulang ke rumahnya. sesampainya rumah paman dan bibinya menunggu kedatangan Justin begitu juga dengan sepupunya Reno dan jeko. paman dan bibi Justin sudah seperti orang tua bagi Justin, sejak orang tuanya meninggal paman dan bibinya lah yang mengasuh Justin.
"ah sungguh indah negeriku Indonesia, 7 tahun aku tidak menikmati udara mu, bagaimana kabar payungku, brengsek kenapa aku memikirkan penghianat". dalam hati Justin merenung dan memikirkan Maya.
__ADS_1
tibanya di rumah paman dan bibi serta sepupu Justin menunggu Justin. "selamat datang Justin selamat datang di rumah, kami sudah menunggumu dari tadi".
"terima kasih Paman".
"bagaimana perjalananmu apakah menyenangkan"?
"sangat melelahkan paman".
"kalau begitu istirahatlah".
"baiklah paman".
Reno dan Justin memang tidak akrab dari dulu, mereka sering bertengkar karena ayah Reno lebih perhatian kepada Justin. Reno sangat iri, Irena Justine yang selalu dibanggakan daripada dirinya.
"oh menyebalkan sekali harus menyambut dia pulang"!
__ADS_1
"Reno lihat Justin, tanpa Justin mungkin kita akan mati kelaparan, harus belajar banyak dari dia supaya kamu lebih dewasa, kamu hanya membuat masalah saja".
"kenapa ayah terus menceramahiku".
"ayah menceramahi mu karena kamu patut ceramahi, kamu harusnya bekerja dan menghasilkan uang, kerjaanmu hanyalah bermain dengan wanita dan menghamburkan uang saja".
"ayah itu hobiku, biarkan Justin bekerja dan aku menikmati hasil pekerjaannya itu".
"kamu memang susah untuk di kasih tahu, kamu anak tidak berguna".
"iya karena mungkin aku bukan anakmu ayah, anak ayah hanyalah Justin".
"Reno jaga bicaramu, kamu harusnya membantu Justin di perusahaan, kenapa kamu hanyalah mengurus wanita, video kamu membopong wanita viral di dunia maya, siapa lagi wanita itu".
"dia calon istriku ayah".
__ADS_1
"dasar anak brengsek!! kamu jeko kamu juga harus membantu Justin di perusahaan kerjaanmu hanyalah melukis saja ayah tidak ingin kamu jadi pelukis ayah mau kamu jadi pembisnis".
jeko hanya menunduk dan diam.