
pyyyyaaaaaannnggggggg....
lukisan ibu Maya pecah. Sarah dan ibunya, menginjak lukisan ibu Maya.
"rasain low, biar kapok, berani beraninya merebut pacar aku.
tibanya dirumah, Maya sangat kaget, ia melihat foto lukisan ibu nya di rusak dan dirobek menjadi banyak bagian oleh sarah dan ibu tirinya.
"kakak, ibu apa yang kalian lakukan?".
"oh kamu akhirnya pulang juga".
kakak ibu, kenapa kalian merusak lukisan ibuku?"
"enak sekali ya, kamu bersama pangeran ke 2".
"maksudnya apa kak".
"lihat ini,lihat"!!
mereka menunjukan video. di video itu ada Maya yang di bopong oleh Reno. Maya sangat kaget.
"kakak Maya hanya bekerja menjadi pelayannya saja".
"apa!!!, kamu fikir aku percaya".
"sumpah kak, aku hanya pelayan, dia adalah tamu hotel di tempatku bekerja".
"Maya, Maya dia itu pemilik hotel bintang 5 tempatmu bekerja, kamu dungu apa kurang canggih sih"!
__ADS_1
"kakak aku tidak tahu, tega sekali kalian merusak lukisan ibuku". Maya menangis sejadi jadinya.
"eh asal kamu tau ya, aku sudah mendambakan Reno dari dulu, tapi tiba tiba ada berita Reno sama kamu, terus banyak gosip beredar kalo kamu pacaran, ngeselin banget kan"!
"kakak aku bukan pacarnya, aku pelayannya".
"mana ada pelayan dibopong sih". kata ibu ketrin.
"sumpah aku bukan pacarnya ibu".
"asal kamu tau ya, pangeran gak cocok sama kamu, Reno cocoknya sama aku".
"terserah kalian". hiks hiks hiks.
Maya menangis sambil mengumpulkan sisa sobekan lukisan ibunya, sementara kakak dan ibu tirinya terus mengoceh, menghina memukul Maya dengan kaki mereka tapi Maya tidak mempedulikan mereka, Maya hanya memungut lukisan ibunya. lalu Maya pergi keluar karna tidak tahan lagi dengan kakak dan ibu tirinya.
"ibu, ibu, maafkan aku ibu. mereka sangat tega menginjak dan merusak lukisan ibu, apa yang harus aku lakukan ibu?, sudah 6 tahun mereka menyiksa dan memperlakukan aku dengan tidak adil. hanya lukisan ibu yang aku punya, satu satunya kenangan yang aku miliki, tapi mereka malah merobeknya, hiiks hiks hiks, Maya menangis sambil memeluk lukisan yang sudah robek itu. Maya teriak dan memaki kakak dan ibu tirinya.
"dasar wanita kejam, aku sumpahin kalian bakal sial terus.
"ayah kenapa ayah pulang kerja lama, ayah aku rindu", hiks hiks hiks.
"ini semua gara gara pangeran ke 2 bermuka bencong itu, enak enaknya dia maksa aku ke dokter mata dan kerumah sakit jiwa, dasar cowok aneh, aku akan kasih dia pelajaran, dasar brengsek Reno brengsek, siapa sih dia, kenapa kakak mendambakan laki laki kayak dia sih! oh bikin hidupku sial aja."
lalu tiba tiba suara laki laki muncul.
"kamu ribut sekali".
"maaf, maaf saya tidak tau ada orang disini, maaf saya akan pindah duduk".
__ADS_1
"tidak usah, kamu disini aja".
"nih". pria itu memberikan Maya sapu tangan.
"apa ini"?
"hapus air matamu".
"oh terimakasih".
"kenapa kamu nyumpahin orang pas aku tidur".
"maaf, hari ini adalah hari sial bagiku, maaf ya".
"sini aku akan memperbaiki lukisan ibumu".
"tapi" Maya ragu
"beri aku seminggu, aku akan memperbaiki lukisanku, kamu tidak percaya?".
"maaf, tapi kita baru kenal, mana hp kamu".
"ini no aku, kamu bisa hubungi aku di no itu".
"tapi" Maya masih ragu
"hapus saja air matamu, aku tidak tahan melihatnya".
laki laki itu pergi meninggalkan Maya dan membawa lukisan ibunya yang sudah robek.
__ADS_1