
aku telah sampai di depan perusahan AA GRUP dengan hati yang sedikit cemas aku melangkahkan kaki masuk kedalam gedung itu.
"permisi saya mau bertemu pak Alex" sapa ku pada resepsionis yang kemarin.
"oh ibu Fara yah..?" tanyanya.
"Iya... atas nama Ibu Fara" jawabku.
"silahkan bu, ini kartu pas nya, naik pakai life yang sebelah kanan" jawabnya sambil menunjuk life yang akan saya masuki.
"iya, makasih" berlalu menaiki life.
didalam life jantungku berdegup sangat kencang, tangan ku mulai berkeringat, perasan ku mulai tak tenang, pikiran ku mulai kacau, kembali bertanya apakah aku siap bertemu dengannya? ting....( bunyi life telah sampai ke lantai 20 ).
"mengambil nafas dalam dalam kamu pasti bisa Ra" menyemangati diri sendiri.
"ibu Fara yah.." sapa sekertaris Alex pada ku.
"Iya.. " jawabku singkat.
"silahkan masuk bu, ibu sudah di tunggu pak Alex di dalam" mempersilahkan masuk.
"iya terima kasih" jawab ku berjalan menuju ruangan Alex.
sekali lagi aku mengambil nafas dalam dalam, memberanikan diri untuk mengetuk pintu ruangan itu.
mengetuk pintu
"permisi pak Alex" memberi hormat.
"silahkan masuk dan silahkan duduk" jawabnya singkat.
"terima kasih pak Alex" jawabku.
__ADS_1
"jadi bagaimana atas tawaran ku kemarin apakah kamu bersedia?" tanyanya tampa berbasabasih.
terdiam sesaat...
"yah.. saya menyetujuinya" jawabku.
"baik, kalau begitu saya akan menyuruh asisten saya untuk membuat kontrak kerja samanya" berbicara sambil memencet tombol interkom.
"Rbe ke ruangan ku sekarang, dan siapkan kontrak kerja sama antara AA grup dan Blood Fashion.
"baik pak.." jawab Rbe di seberang sana.
mengetuk pintu
"permisi pak, ini surat kontrak kerja samanya, saya sudah siapkan, silahkan dibaca kembali" berjalan menghampiri Alex dan memberikan surat kontraknya.
"ini silahkan kamu baca dulu" ucapnya sambil memberikan kontrak kerja samanya kepada ku.
aku membaca setiap lembaran surat kontrak kerja samanya, melihat tiap poin poin yang ada.
"jadi bagaimana? kamu setuju sama poin poin yang kami ajukan?" ucap Alex memecahkan kesunyian yang terjadi.
"Iya.. saya setuju" jawabku.
"silahkan ibu Fara tanda tangan disini" tunjuk Rbe padaku.
menandatangani kontrak kerja sama.
" terima kasih Pak Alex, semoga kita bisa bekerja sama dengan baik, dan secepatnya saya mempersiapkan berkas yang lainya" berjabat tangan.
Alex hanya terdiam sambil menggenggam tanganku erat.
"pak Alex.. permisi Pak Alex... bisa tanganku dilepaskan" ucapku.
__ADS_1
Alex masi terus memegang tanganku, tiba tiba pintu ruangan Alex terbuka, seorang wanita masuk, mengunakan pakaian yang sangat seksi menatap ku dengan tajam.
"sayang... sayang...." berbicara sambil melepaskan tangan Alex yang memegang tangan ku.
Alex terkejut ketika tangan wanita itu, melepas dengan kasar tangannya.
"Apa yang kamu lakukan" ucap Alex dengan keras kepada wanita itu.
"aku ngak suka kamu pegangan tangan sama dia" menunjuk ke arahku.
"dia hanya rekan bisnisku sayang" jawab alex melunak sambil mengelus pipi wanita itu.
wanita itu makin bermanja sambil memeluk Alex dengan mesra.
" kamu duduk disana dulu" menunjuk kursi kebesarnya.
wanita itu berlalu pergi ke kursi yang ditunjuk Alex.
"saya pamit dulu pak , jika berkas nya sudah siap saya akan menemui bapak kembali" ucapku berlalu keluar.
entah kenapa hati gelisah melihat Alex memperlakukan wanita itu dengan baik.
apa yang terjadi pada ku.
sepulangnya dari perusahan Alex, aku langsung menuju ke cafe Crystal.
sesampainya di cafe aku langsung masuk dan duduk di sudut ruang yang berbatasan dengan jendela kaca, sambil melihat ke arah luar cafe.
Crystal menghampiriku.
😊😊😊
happy reading teman teman, maaf kalau ada kata kata yang kurang berkenan, dan jangan lupa untuk vote yah...
__ADS_1
tinggalkan komen kalian biar bisa jadi pembelajaran.