
"sekarang kamu sudah tau kan, apa alasan ku lebih memilih meninggalkan mu dulu, tapi di dua tahun pernikahan ku aku hampir bunuh diri tapi aku mengingatmu, aku membatalkan rencana itu dan menghubungimu namun sayang yang mengangkat telepon itu seorang wanita, aku hanya mendengar kau bertanya siapa yang menelpon sayang, aku mematikan nya" ucapku pada Alex.
"kenapa kau tak mau menyuruh Crystal untuk memberitahu ku untuk menolong mu" tanya Alex.
"karna kamu sudah bahagia" jawabku.
"Fara" memanggil ku sambil mendekat dan memelukku.
"jangan seperti ini, bisa kamu antar aku pulang, kamu kan sudah megetahui semuanya bahkan kamu sudah mengetahui statusku saat ini" melepas pelukan Alex.
"kamu harus bahagia, biar aku juga bisa bahagia tampa harus merasa bersalah padamu" ucapku lagi.
"kamu bilang aku harus bahagia, bagaimana aku bahagia sedangkan sumber kebahagianku tidak bersama ku lagi" ucapan Alex membuat ku terkejut.
"kamu berhak cari yang lebih baik dari ku, wanita yang kamu bawah di cafe itu sangat baik, pasti kamu akan bahagia dengan nya" jawabku.
"tidak kamu harus kembali dengan ku Ra, apa pun status mu aku tidak mempermasalahkannya, yang penting kamu kembali padaku" ucap Alex.
"Maaf aku tidak bisa" aku menunduk menahan air mata yang akan meluap keluar.
"Ra liat aku" mengangkat wajahku utuk melihatnya.
Alex menciumi pipi ku yang basah karena air mata, aku hanya terdiam, dan dia memelukku dengan sangat erat.
"bodohnya aku yang ingin membalas sakit hatiku padamu, ternyata kamu lebih menderita" ucap Alex sambil mengelus kepala ku.
"Kamu tak pernah salah di mataku, aku berhak dibenci oleh mu" ucapku.
__ADS_1
"tidak, mulai hari ini kamu akan kembali menjadi ratuku, seperti janji ku padamu dulu akan selalu menjagamu" menghapus air mata ku.
"bagaimana dengan wanita yang kau bawah ke cafe siang tadi? aku ngak mau dicap sebagai perusak hubungan orang lain" tanyaku.
"biar aku yang mengurusnya" jawab Alex.
Alex terus megengam tangan ku dan tak melepaskannya sedikit pun.
"Kamu mau makan" tanya Alex.
"tidak Lex aku hanya mau istirahat, ayo kita pulang pasti Crystal mencari ku" mengajak Alex untuk pulang.
"kita akan menginap disini untuk malam ini" jawab Alex sambil menarik tangan ku untuk masuk ke kamar yang ada di villa.
"Lex aku besok harus antar tim ku kebandara" ucapku.
aku hanya terdiam mendengarkan Alex berbicara.
"ayo kita tidur" ajak Alex.
aku dan Alex tidur di kamar yang sama, Alex memelukku dari belakang, sangat nyaman ini yang rindukan dari mu Lex.
Alex tidur dengan nyenyaknya, dan tak melepaskan pelukannya dari ku.
Aku memejamkan mataku tak lama aku sudah menyusul Alex kedalam mimpi, aku tertidur dengan lelap di pelukan Alex.
keesokan harinya.
__ADS_1
sinar mata hari sudah masuk melalu celah celah tirai jendela, aku membuka mataku dan masi melihat Alex tertidur disamping ku, dan tak melepaskan pelukannya.
"Kamu sudah bangun" ucap Alex mengagetkan ku.
"Iya, Lex kita pulangkan hari ini" tanyaku sambil beranjak ke kamar mandi.
Alex tidak menjawab.
aku keluar dari kamar mandi dan menanyakan nya kembali.
"Kamu mau pulang" tanya Alex.
"Iya aku mau pulang" jawabku.
"kita akan pulang, tapi pulang ke apartemenku, mulai sekarang kamu akan tinggal bersama ku, aku akan secepatnya menyuruh Rbe mengurus kepindahan kamu dari indonesia, dan masalah pekerjaan, aku mau kamu berhenti kamu hanya akan duduk manis di apartemen ku menyambut aku pulang, karna kamu sekarang Ratuku" ucap Alex menjelaskan.
"Alex jangan seperti ini" jawabku.
"tidak ad bantah Ra" ucap Alex sambil menciumi pipiku.
Aku terdiam saat Alex melakukan itu padaku.
"aku melakukan ini karena aku takut kehilangan kamu lagi dan kamu ngak akan menagis lagi" ucap Alex.
"ayo kita turun, untuk sarapan setelah itu kita pulang" ajak Alex padaku.
😊😊😊
__ADS_1
happy reading teman teman, maaf kalau ada kata kata yang kurang berkenan, jangan lupa vote dan tinggalkan komentar yah...