
"baiklah" jawab Fara singkat.
"kamu tidur lah by, aku mau berbicara sama appa dulu" ucap Alex.
"iya by" jawab Fara.
"by kalau kamu butuh sesuatu hubungi aku" sambil meletakan hp milik Fara di atas nakas.
"iya by" jawab Fara lagi.
"aku turun kebawah dulu" Alex berlalu pergi.
Alex menuruni tangga, menuju ruang keluarga disana sudah ada eomma dan appa yang sedang duduk berbicara dengan serius.
"eomma, appa" panggil Alex.
"iya..." jawab eomma sambil melihat kearah Alex duduk.
"bagaimana keadaan Fara?" tanya appa.
"dia sudah sadar appa" jawab Alex.
"terus apa yang membuat mu gelisa" kali ini eomma yang bertanya pada Alex.
"aku bingung, bagaimana caranya aku menjelaskan pada Fara kondisinya saat ini" jawab Alex.
"mau eomma bantu?" tanya eomma lagi.
"tidak usah eomma, biar nanti aku pikirkan bagaimana cara menjelaskannya" jawab Alex.
"terserah kamu saja yang penting dia harus tau kondisinya secepat mungkin, biar kita bisa bantu Fara untuk melupakan trauma yang dia alami" ucap appa menimpali pembicaraan Alex dan istrinya.
"eomma.... apa yang kalian bicarakan tadi" Alex bertanya pada eomma.
"Kamu hanya membahas tentang Alexsa, yang masi seperti anak kecil, itu saja" jawab eomma.
"Tapi tunggu, tadi eomma sempat menanyakan kapan kalian akan menikah" ucap eomma lagi.
"sepertinya aku mengetahui apa yang membuat Fara trauma, Fara trauma akan pernikahan" jawab Alex.
"apa yang telah dia alami membuat dia trauma untuk menjalin hubungan pernikahan" ucap eomma.
Alex hanya terdiam.
"eomma, appa aku ke kamar dulu" ucap Alex dan berlalu pergi.
Alex menaiki tangga sambil berpikir akan masa lalu Fara, orang itu akan membayar semua perbuatannya.
sesampainya di kamar Alex melihat Fara sudah tertidur dengan lelapnya, Alex masuk dan berganti pakai, lalu berbaring disamping Fara.
__ADS_1
sambil memeluk Fara Alex berbicara.
"apa yang telah dia lakukan padamu, kenapa kamu bisa setrauma ini untuk menjalani pernikahan kembali. Tapi aku berjanji dia akan membayar semua yang telah dia lakukan pada mu, kamu harus sembuh dari trauma ini, aku akan membuat mu melupakan trauma itu".
Alex menutup matanya perlahan dia mulai tertidur.
ke esokan harinya
Fara sudah bangun pukul 6 pagi, dia melihat Alex masi tertidur dengan lelapnya.
Fara perlahan memindahkan tangan Alex yang masi memeluknya, dan beranjak pergi ke kamar mandi.
Fara keluar dari kamar mandi, masi mendapati Alex yang masi nyenyaknya tidur, Fara menghampiri Alex dan menciumi pipi alex berucap " Selamat pagi by".
setelah menciumi Alex Fara keluar dari kamar, menuruni tangga untuk ke dapur, Fara melihat eomma sudah sibuk mengatur para pelayan yang sedang memasak untuk sarapan pagi.
"Selamat pagi eomma" sapaku.
"Selamat pagi sayang, kamu sudah bangun?" jawab eomma.
"eomma.... mau aku bantu" ucap ku.
"tidak usah sayang, kamu kembalilah ke kamar bangunkan Alex" ucap eomma menyuruhku kembali ke kamar.
"iya eomma" jawabku.
"hallo eonni" sapa Alexsa pada ku.
"hallo Lexsa" balasku.
"eonni, mau kemana?" tanya Alexsa.
"mau kembali ke kamar membangunkan Alex untuk sarapan bersama" jawabku.
"aku duluan yah eonni" ucap Lexsa berjalan menuju meja makan.
sesampainya di kamar Alex, aku membangunkan Alex untuk sarapan bersama.
"by ayo bangun eomma dan appa sudah menungguh kita untuk sarapan" ucapku membangunkan Alex.
Alex bangun dan menciumi kening Fara.
"by setelah kita sarapan bersama eomma , appa, dan Alexsa kita pulang. aku mau ada rapat, by kamu ngakpapa kan kalau aku tinggal di apartemen? setelah itu aku akan berbicara serius dengan mu by" ucap Alex.
"by kamu mau bicara apa" tanya Fara penasaran.
"nanti saja by" ucap Alex berlalu ke kamar mandi.
"Alex jangan buat aku penasaran" ucapku dengan berteriak.
__ADS_1
aku meninggalkan Alex, berlalu keluar dari kamar menuju meja makan.
eomma, appa, dan Alexsa sudah duduk di meja makan.
"Alex mana sayang?" tanya eomma pada ku.
"Alex masi di kamar mandi eomma" jawabku
aku duduk bersebelahan dengan Alexsa. Alex menuruni tangga menuju meja makan.
"kenapa kamu tak menungguh by" tanya Alex pada ku.
aku hanya terdiam, Alex duduk didepanku, sambil menatapku.
"ayo makan dulu" ucap appa mengahlikan pembicaraan.
Kamu semua makan dengan tenang, Alex masi terus menatapku dengan intens.
Alexsa menyadari itu hanya senyum senyum.
"sepertinya bakal ada perang lagi nih.." mengejek Alex.
"Alexsa..." tegur appa.
"ayo makan makannya, jangan mengganggu oppa mu" ucap eomma.
selesai makan Alex berpamitan kepada eomma dan appa untuk pulang, karena setelah mengantar Fara ke apartemen Alex akan ke kantor.
Alexsa juga berpamitan, dia mau balik ke paris karna sudah cukup dia liburan saatnya dia kembali ke aktifitas nya.
Alexsa berlalu pergi mendahului Alex, sambil berkata "kalau perangnya belum usai kabari aku aku akan membantumu" di ikuti gelak tawanya.
"bye bye oppa" melambaikan tangan masuk ke mobil.
"awas kamu yah..." jawab Alex kesal.
mobil yang di naiki Alexsa sudah pergi.
Alex menarik tangan Fara masuk ke mobil.
"eomma, appa aku pergi" ucap Alex
"hati hati yah... sering seringkali kemari" ucap eomma.
mobil Alex berlalu pergi.
😊😊😊
happy reading teman teman, maaf kalau ada kata kata yang kurang berkenan, jangan lupa untuk vote dan tinggalkan komentar yah.
__ADS_1