
di perjalan pulang Fara hanya mendiami Alex, dan hanya melihat keluar jendela mobil.
"by kamu kenapa?" tanya Alex.
"Ngakpapa" jawab Fara singkat.
"by kamu marah?" tanya Alex lagi.
"Ngak kok" jawab Fara singkat.
"by kamu aku antar ke apartemen yah? aku harus ke perusahaan dulu ada rapat, setelah dari itu aku pengen bicara serius dengan kamu" ucap Alex.
"terserah" jawab Fara singkat.
"by aku tau kamu pasti marah" ucap Alex lagi.
Fara hanya diam tidak menyauti perkataan Alex.
setelah beberapa saat akhirnya aku dan Alex sampai di Apartemen.
Fara langsung membuka pintu mobil Alex tampa berbicara.
Alex mengejar Fara.
"by kamu itu kenapa?" tanya Alex lagi.
Fara hanya diam.
"by aku udah mau telat, kamu jangan marah nanti pulang aku langsung jelasin ke kamu. aku janji" Alex menciumi kening Fara dan berlalu pergi.
Fara langsung masuk kedalam Apartemen dengan hati yang tidak tentu, sambil bertanya tanya apa yang ingin di bicara kan Alex padanya.
__ADS_1
"apa mungkin Alex sudah melihat bekas luka yang ada punggungku" bergumam.
"tak mungkin, Alex mana pernah membuka pakaian ku" ucap Fara lagi.
"atau jangan jangan waktu aku pingsan, Alex melihatnya" masi bertanya tanya.
Alex tiba keperusahan langsung di sambut Rbe.
"pak Alex, semua sudah menungguh di ruangan rapat" ucap Rbe.
"Rbe setelah rapat ini selesai jadwal selanjutnya apa?" tanya Alex.
"meninjauh lokasi proyek kerja sama dengan pak jhon" ucap Rbe.
"setelah itu apa?" tanya Alex lagi.
"untuk selanjutnya tidak ada pak" ucap Rbe.
beberapa menit berlalu Alex sudah mulai tidak tenang, karena dia khawatir akan ke adakan Fara.
Memberikan isyarat ke pada Rbe agar rapatnya di percepat.
satu jam berlalu rapat selesai.
Alex langsung berjalan keluar di ikuti Rbe.
"Rbe kita berangkat , ke tempat proyek sekarang" ucap Alex berjalan menuju life.
"baik pak" jawab Rbe.
"Rbe bagaimana proyek kerja sama dengan Blood Fashion?" tanya Alex.
__ADS_1
"aman pak, berjalan dengan lancar" jawab Rbe.
sesampai nya di lantai dasar Alex langsung berjalan ke arah mobilnya namun tiba tiba Alex di kejutan dengan suara seorang wanita.
"sayang kau mau pergi kemana" ucap wanita itu.
Alex terkejut mendengar ucapan wanita itu.
"kapan kamu sampai Sil" ucap Alex.
"baru banget, tadi langsung ke Apartemen kamu sayang, tapi kata orang wanita yang di apartemen kamu, kamu lagi di perusahaan makanya aku susul kesini" ucap Sisil santai.
tampa di sadari oleh Sisil Alex menatapnya dengan tajam.
"siapa yang menyuruh kamu ke apartemenku" ucap Alex dengan marah.
"kok kamu marah" ucap Sisil.
"jangan datang ke apartemen ku lagi, dan juga jangan datang ke perusahan ini lagi. kita sudah tidak punya hubungan apa apa lagi, satu lagi jika terjadi apa apa dengan ratu ku, kamu akan terima akibatnya Sisil" ucap Alex dengan wajah yang memerah menahan emosi dan berlalu pergi dari hadapan Sisil.
"Alex urusan kita belum selesai, kamu ngak bisa ninggalin aku begitu saja, kamu pikir aku takut sama ancaman kamu" tantang Sisil meneriaki Alex.
Alex masuk kedalam mobil, tampa memperdulikan ucapan Sisil.
"Rbe kita langsung ke apartemenku sekarang" ucap Alex.
"siap pak" jawab Rbe.
😊😊😊
happy reading teman teman maaf kalau ada kata kata yang kurang berkenan jangan lupa untuk vote dan tinggalkan komentar yah.
__ADS_1