
Dimana kami berpindah ke dunia yang saat itu sedang malam hari, sungguh sangat indah bukan main, bahkan aku pun mendengar suara burung hantu yang memperindah malam,kuuuuk kukuku kuuuuuk, dimana mana pohon berwarna putih dengan bentuk yang melengkung lengkung, sungguh benar benar sangat indah sekali. Karena di negeri Dahkota sulit sekali untuk melihat malam guys keseringan pagi atau ga paling banter juga sore terus guys, makanya aku mengimajinasikan dunia seperti ini, dan ternyata beneran ada guys.
" Ini di mana oli ? " " Tuan putri kita harus segera berpindah ke tempat yang aman, aku takut di sekitar sini banyak hunters alias para pemburu " " ah dimana mereka ? " " Sudah ikut aku saja dulu ". Lalu oli tiba tiba memakai sebuah masker dan memakaikanku sebuah cadar dan penutup kepala yang begitu anggun. Lalu oli membawaku jalan yang secara tidak langsung menelusuri hutan, yang ternyata tidak jauh dari situ ada sebuah kedai kopi, ternyata di sini di tengah tengah hutan yang begitu menyeramkan ini ternyata selalu ada rumah guys jadi bukan hutan kosong begitu saja. Sepanjang perjalanan tersebut aku begitu menikmati dunia dan alam yang begitu indah dan jauh berbeda dengan negeri Dahkota, negeri apakah ini ?
Setelah itu kami berdua menyusuri masuk ke sebuah kedai kopi yang tidak terlalu luas dan ternyata di dalam sana semuanya berkumpul orang orang yang berpenampilan seperti seorang Hunter dengan topi seperti petani, pakaian jubah, ada beberapa diantara mereka ada yang membawa senapan dan ada yang tidak membawa sama sekali, ada yang membawa senjata dan macam macam lainnya. Apakah ini Hunter yang dimaksud oleh oli tadi ? Tapi dari mana oli bisa tahu bahwa ada Hunter disini ? Sedangkan ada jarak antara tempat kami berpindah dengan mereka yang ada di sini ?. Tentu saja Kedai ini tidak di putari musik karena kami mendengar secara langsung suara kicauan burung hantu yang begitu merdu, aku sangat suka negeri ini. " Hai paman " yang seketika aku menjadi sorotan semua orang di di dalam kedai tersebut " apakah kedai ini masih lama tutupnya ? " " Hah ? " Di jawab bingung oleh paman tersebut dan orang orang yang berada di situ " kau pasti bukan orang sini " " tuan putri negeri ini terkesannya seperti sudah tengah malam, tapi sebenarnya ini masih jam 11 pagi sama seperti di Dahkota, negeri ia hanya mengalami pagi atau siang hari yang sangat sebentar " " oh ya ? " " Ya adik kecil, tempat ini buka 24 jam " yang di sambut dengan nafas legah oleh Oli.
" Paman bolehkah kami meminta tempat khusus ? " " Hooo apakah kalian sanggup membayar ? " " Berapa yang kalian minta ? " Oli mengucapkan hal tersebut sembari menunjukkan 1 kantong penuh uang " Hooo akan segera ku usir mereka semua dari sini " " tidak perlu paman, ruang khusus saja " " baik baik, tapi apakah kau mau menunggu sebentar akan ku siapkan ruangannya ? Akan kuberikan kau ruangan yang terbaik " " Boleh boleh paman, tolong minumannya sekalian segelas kopi susu jahe ya " " ok baik baik dengan segera ". Lalu tiba tiba seorang Hunter dari mereka menghampiri kami " kau pasti seorang pemburu bayaran yang sangat mahal ya kan ? " " Ah tidak biasa saja " " lalu darimana kau punya uang sebanyak itu ? " " Ah dari hasil meladang " " hahaha di sini mana ada ladang kau bisa saja, oh ya ngmg ngmg kau setengah mirip dengan orang yang diburu oleh para pemburu cuma kau keliatannya jauh lebih jenius dari pada orang itu " " oh ya begitulah hahaha " " tuan muda ruangannya telah siap ayo silahkan kemari, maaf telah membuat menunggu lama " " oh ya okay, hai bye ya " " oke bye bye "
__ADS_1
Lalu aku dan oli pun dibawa masuk kesebuah ruang, ruang tersebut ternyata ruang dengan atap terbuka lalu kami disediakan meja di mana di meja tersebut disediakan semacam tempat perapian ala mereka bentuknya sih seperti kompor guys tapi kelihatannya itu bukan untuk masak sih memang untuk perapian dan penghangat saja, dan ruang itu terpisah dari ruang lainnya. Sungguh sangat keren guys. Lalu kami duduk berdua dan aku menatap ke arah langit, ( hmmm romantis sekali ). Di atas sana benar benar banyak sekali bintang bintang bertebaran guys mulai dari bintang bintang yang besar besar dengan cahaya yang sangat terang, lalu bintang bintang kecil bertebaran dan ada yang membentuk pola dan tidak lupa dengan adanya pohon pohon tinggi yang cukup jauh dari jarak kedai ini, lalu ada gunung juga di balik pepohonan yang tinggi tersebut. Sungguh pemandangan malam penuh bintang yang paling sempurna yang pernah aku lihat guys. Di Dahkota memang ada pemandangan seperti ini, tapi sungguh ini jauh lebih indah daripada di Dahkota bahkan dari kamarku .
Lalu di lain sisi " ayah sejak kapan adikku bisa bermain akrobat seperti orang yang sedang duduk bahkan nyender seperti itu ? " " Benar bahkan ayah tidak pernah tahu ternyata Venus sangat hebat sekali " " iya betul, bahkan mereka dari tadi mengucapkan seperti para Hunters dan malam hari, padahal ini baru saja mau siang "
" Oh ya oli, tadi kamu bilang negeri ini adalah negeri yang selalu malam, emang negeri apa ini ? " " Ya ini adalah negeri yang hampir bisa dikatakan selalu malam hari, di negeri ini memiliki ciri khas pasukan mereka yaitu pasukan pemburu, mereka bisa berkamuflase dengan alam sekitar menjadi tembus pandang, itulah alasan mengapa aku tadi buru buru membawa tuan putri ke tempat yang aman. Lalu mereka juga memiliki ciri khas kehidupan seperti di hutan hutan dengan suara burung hantu dimana mana, mereka juga bersahabat baik dengan yang namanya burung hantu,sungguh sangat pas alam di negeri ini. Maka dari itu negeri ini disebut negeri malam " " Waaaah aku sungguh sangat suka negeri ini, karena di Dahkota malam hari itu sangat jarang dan sebentar, dari dulu aku mengimpikan negeri seperti ini, oh ya ngomong ngomong dari mana kau tahu ini semua ? Dimana lain dunia kau langsung mengetahui itu dimana ? " " Oh aku pernah membacanya di sebuah buku dulu " " oh ya ? Hanya dengan membaca buku saja kau bisa membayangkan seperti apa negeri itu ? Bahkan topografinya dengan sangat jelas ? " " Ya " " waaaw hebat sekali "
Lalu kami mencari tempat kosong untuk berpindah diam diam, tapi tidak lupa untuk berkamuflase dulu dengan alam sekitar karena kami tidak tahu kapan adanya Hunters di sekitar kami. Lalu kami langsung sampai di sebuah tempat yang tentu saja sangat mirip dengan dunia kami " ah akhirnya kita pulang juga yuhuuuu, bersama tuan putri hidup sungguh penuh surprise "
__ADS_1
Aku kan berpikir untuk berpindah dunia yang belum pernah ada kenapa justru berpindah ke dunia ku sendiri ? Apakah itu artinya duniaku itu aslinya dunia imajinasi saja ? Apakah itu artinya ? Aku itu tokoh utama dalam sebuah cerita, lalu mereka adalah pemeran pembantu ? ketakutanku dalam hati
Lalu tiba tiba aku melihat ada para ksatria berpedang sedang berkumpul di sebuah kafe ( sungguh pemandangan yang langkah ya guys ) " apa ? Jadi kita belum pulang ? Oh tidak " oli yang begitu lesu melihat hal tersebut tapi berbeda denganku yang langsung lari lari dengan senang " yuhuuuu " " itu anak apa emang baterainya ga bisa low ya ". Di sepanjang perjalanan aku melihat sebegitu banyak orang yang berpenampilan seperti seorang ksatria, tentu saja oli pun juga terkesan sama seperti mereka di sini hihi. Lalu aku pun menyapa salah 1 dari mereka yang kebetulan berada di dekatku " hai kalau boleh tau kenapa banyak yang berpakaian ksatria ya di sini ? " " Oh itu karena disini adalah desa tempat berkumpulnya para ksatria pemberani " " oh keren sekali "
" konon di desa ini dulu pernah ada seorang laki laki pemberani yang tidak di ketahui asal usulnya dan membawa pedang yang telah di berkati oleh pendeta kuil desa ini pergi membunuh ular raksasa berkepala tujuh. Dari semua kepala ular tersebut masing masing memiliki kekuatan yang berbeda beda dan sangat luar biasa hebat. Awalnya kami semua berusaha menahan ia untuk pergi bertarung melawan ular tersebut karena ia sebenarnya adalah pemuda yang cuma numpang lewat di desa ini, tapi karena ia mendengar suara tangisan dan penderitaan penduduk yang dimana ular tersebut meminta tumbal setiap tahunnya di tambah lagi penampilannya untuk bertarung sangat tidak meyakinkan. Tetapi tidak ada yang sanggup menghentikan pemuda tersebut, hingga akhirnya pemuda tersebut tetap pergi untuk bertarung melawan ular tersebut, dan sungguh diluar dugaan ksatria tersebut berhasil mengalahkan ular tersebut dan ular tersebut tidak pernah muncul kembali. Lalu pemuda itupun berseru pada para penduduk desa untuk bersatu dan menyatukan kekuatan untuk melawan para dewa yang ingin menghancurkan dunia manusia, makanya kenapa banyak sekali ksatria dari desa ini, itu karena pemuda tersebut. Setelah pemuda itu berseru ia pergi dari desa ini tanpa meninggalkan jejak, tetapi keberaniannya sungguh tidak pernah padam di hati kami " " waaah sungguh kereeen " " tentu saja " " terima kasih atas infonya " " oh ya tentu sampai jumpa "
Lalu aku dan oli bermain ke museum di desa tersebut karena seperti yang kalian ketahui kebiasaan anak muda Dahkota adalah bermain ke museum. Dan ku dapati pedang yang konon katanya digunakan ksatria tersebut untuk membunuh ular berkepala tujuh tadi nama pedangnya adalah pedang takdir seorang ksatria. " Aku jadi penasaran apa pedang ini sungguh memiliki kekuatan yang hebat yang diceritakan orang tadi ? " " Ya makanya itu kisahnya sulit dipercaya dan di buktikan, ditambah lagi tidak ditemukan adanya asal usul tentang pemuda tersebut sampai hari ini, entah kisah itu benar atau tidak " " ya betul ini sungguh sangat membingungkan sesungguhnya kita berada di dunia apa " " ya ". " Kenapa setiap kita berpindah dunia yang ada masalah yang kita emban selalu bertambah ya ? " " Entahlah tuan putri ".
__ADS_1
Aku dan oli pun segera berpindah kembali dari dunia ini untuk pergi ke dunia selanjutnya, tentu saja oli sangat berharap untuk pulang