Cinta & Racun

Cinta & Racun
Santa Claus Part 2


__ADS_3

Tiba tiba negeri dahkota di turuni hujan permen , orang orang begitu kebingungan melihat hal ini, mengapa hal ini bisa terjadi. Meski negeri Dahkota adalah negeri yang sangat maju, dan masih sangat identik dengan dewa dewa, tidak serta Merta membuat rakyat Dahkota langsung berpikir ini adalah dari dewa dewa, mereka tetap berusaha mencari tahu dari mana hujan permen ini berasal. Mengingat negeri Dahkota merupakan negeri pusat penerbangan dunia, termasuk penerbangan no 1 terbaik di dunia, mereka berusaha mencari tahu melalui penerbangan di negeri mereka.


Tapi tidak dengan anak anak, mereka begitu riang gembira dan mengambil semua permen yang berserakan di lantai tersebut, bahkan ada yg menampung permen permen tersebut dengan ember. Sedangkan orang orang dewasa banyak yg memakai payung untuk menahan permen yg jatuh tersebut. Bahkan ada juga yang menampung permen permen tersebut dengan payung yang terbalik. Setelah itu tiba tiba seluruh jalan di negeri Dahkota berubah warna menjadi pelangi seperti cake pelangi, hal ini sungguh membuat keheranan seluruh warga negeri Dahkota.


Tia yang melihat ini langsung curiga akan perbuatan Lvenus dan buru buru kembali ke kuil dan ia tidak melihat Lvenus di manapun ia berada, ia hanya melihat kitab yang ditinggalkan dalam keadaan terbuka. Ia begitu marah mengapa malaikat dalam kitab itu pilih kasih , sedangkan ia yang seumur hidup nya membaca kitab tersebut malah tidak pernah muncul malaikat tersebut, sedangkan Lvenus yang tidak pernah membaca kitab tersebut dan tidak pernah hidup dalam kehidupan kuil , malah di senangi oleh malaikat tersebut, kebenciannya pada Lvenus semakin menjadi jadi


Lalu tiba tiba Lvenus nongol dan membuat Tia sangat geram melihat hal tersebut ia langsung menegur Venus " lihat kitab ini kamu tinggalkan dalam keadaan terbuka, apa kamu tahu kalau di dalam kitab ini ada malaikat pelindungnya ? Meninggalkan sebuah kitab dalam keadaan terbuka adalah sebuah dosa besar, kamu harus di hukum " terang saja, Tia adalah kepala suster yang dimana pemahamannya itu sangat tinggi tentang keagamaan.


Ternyata setelah itu masuk seorang pria yang sangat tampan dengan rambut panjang berwarna merah dan tubuh yang tinggi dengan mata bercahaya biru. Tia yang melihat pria tersebut sungguh sangat terkejut, karena siapa pria tampan tersebut. Belum sempat Tia bertanya siapa pria tersebut . Pria tersebut langsung menjawab " kamu mungkin sudah membaca kitab tersebut belasan tahun, tapi tahukah kamu ? Bahwa gadis ini sejatinya adalah pemilik kitab tersebut di surga sana dan aku lah bawahan dari gadis ini di surga sana ". Tia sungguh marah di dalam hatinya ketika mendengar hal tersebut. " Lalu tadi kamu mau menghukum gadis ini padahal dia tidak bersalah sedikitpun, dan dimana kamu selama ini selalu menyiksa dan menekan gadis ini dengan cara yang halus, kamu akan ku hukum dengan hukuman mengalungkanmu dengan tanda budak di dadamu seumur hidupmu, dan kalung tersebut tidak akan bisa di lepas dan justru akan melemahkan dan menyiksamu jika kamu melakukan kejahatan. Dan hukuman ini akan selesai jika kamu menemukan seorang pria yang tulus mencintaimu "

__ADS_1


Tia yang mendengar itu dia begitu marah dan tidak senang di dalam hatinya, namun tiba tiba saja jantungnya terasa seperti terbakar kuat dan ia begitu menderita " Aaaaaaggghhh, tolong aku, jangan buat aku seperti ini ". Lvenus yang melihat hal itu ingin memohon pada pria tersebut untuk mencabut hukuman tersebut. pria tersebut langsung mengajak Lvenus keluar dari ruangan tersebut


" Tenang Lvenus, sebenarnya hukuman tersebut sangatlah ringan dan kecil tp di hati orang itu begitu menyiksa. Dan hukuman itu berasal dari niat hatinya sendiri, jadi kalau dia sendiri yang melanggar dia akan langsung dihukum, jadi itu semua salah dia sendiri " Lvenus yang mendengar hal tersebut begitu legah. Namun Tia yang dihukum seperti itu malah tidak memberikan efek jerah sedikitpun . Tia segera keluar dari ruangan tersebut dan keluar dari kuil .


Venus segera menemui ayahnya dan bertanya apakah ayahnya nanti malam akan sungguh sungguh membagikan anak anak hadiah. Ayahnya memberikan jawaban " tentu saja tidak sayang itu hanya gurauan ayah " " tapi ayah semua anak anak sudah menunggu dan berharap diberikan hadiah " " Hohohoho " ayahnya malah tertawa dan pergi meninggalkan Venus


Venus yang melihat sikap ayahnya ia begitu kecewa pada ayahnya, ia segera pergi dan mencari cara supaya ia bisa memberikan hadiah pada anak anak. Venus tidak mau memaksakan diri dengan membelanjakan uangnya untuk membeli hadiah untuk anak anak, meskipun ia tahu ia mampu karena ia adalah tuan putri, tapi Venus bukanlah pribadi yang memaksakan diri untuk memberi. Ia memilih cara yang sederhana dengan membuat kaus kaki hasil rajutan tangannya, karena ia tahu bahwa kaus kaki bisa dibuat untuk semua orang bahkan dengan jenis kaki yang besar sekalipun. Ia akan membeli semua bahan tersebut dengan jumlah banyak, ia menjahitnya sendiri dan berniat membagikannya nanti malam


" Kapan akan kamu bagikan itu semua ? " " Malam ini " " apa ? Kau gila ? Apa kau sedang bercanda ? " " Aku serius ". Pria tersebut terlihat begitu keheranan mendengar hal tersebut. " Baiklah akan ku bantu " aku yang mendengar hal tersebut tentu sangat senang sekali " dengan senang hati pangeran ". Tentu di balas dengan heran oleh pria tersebut

__ADS_1


Ooooh hadiah tahun baru macam apa ini, cintaku pada pandangan pertama langsung hadir di depan mataku secara mengejutkan ( garis miring )


Aku pun mengajaknya ke istanaku, pria tersebut awalnya pun mengira aku bercanda saat aku memperlihatkan rumahku adalah istana. Lalu kami pun membuat kaus kaki itu berdua di ruang kerja istanaku, diluar dugaan pria tersebut sangat jago dan cepat guys. Bahkan ia juga mengajariku cara menjahit dengan cepat ditengah ia sedang menjahit kaus kaki tersebut, ia benar benar memperagakannya dengan tanganku dan di tuntun pelan pelan. Dan aku pun akhirnya dapat mengerjakannya seorang diri, di luar dugaan aku sanggup menyelesaikannya sampai akhir, padahal aku orangnya sulit konsisten sampai akhir apalagi sampai bermimpi gila menyelesaikan semuanya dalam 1 malam.


Lalu aku dan pria tersebut pun bekerja sama untuk memasukkan hadiah kaus kaki tersebut ke rumah rumah melalui cerobong asap dengan diam diam pada pukul 12 malam. Sungguh perlu usaha ekstra keras untuk semua ini.


Lalu di tengah tengah usaha kami tiba tiba muncullah seseorang yang mirip dengan ayahku mengenakan kostum yg mirip ayahku kenakan tadi pagi dengan menaiki kereta kuda yang ditarik kuda putih. Ternyata ayahku sama sekali tidak berbohong, aku sontak memanggilnya dengan senang " Ayah " " Hohohoho aku bukan ayahmu nak " " oh iya kamu adalah Santa Claus " " oh bukan nak, aku adalah sinterklas " " hahaha ayah memang pintar bercanda " " terima kasih anak muda telah membantuku memberikan hadiah pada anak anak malam ini, selamat tahun baru hohohoho " tapi setelah aku lihat lagi, ia memang bukan ayahku, lalu siapa dia ? " Eh tunggu kamu siapa ? "


Bersambung

__ADS_1


Bonus : " apa yang mau kau minta ? " " Hmmm, hujan permen untuk anak anak. Lalu jalan raya menjadi warna pelangi. Dan dewa Narden menjadi orang baik " permintaannya polos sekali ( garis miring ). Sang malaikat, sambil geleng geleng kepala dan tertawa


__ADS_2