
Mataku menelusuri semua yang berada di sekelilingku tanpa terkecuali bahkan hingga yang terkecil dan terjauh sekalipun dari dalam keretaku. Aku menelusur semuanya,tidak ada misteri yang tidak bisa kutelusuri, tidak akan ada yang bisa bersembunyi dan lolos dari penglihatanku, karena aku adalah detektif Elvi. Bahkan yang dari balik tembok dan menyamar pun bisa kulihat " pangeranku tidak akan bisa menyamar hihi ". Selain itu aku bisa memutar leherku sampai kebelakang untuk mengamati sekelilingku, jadi aku tidak perlu repot-repot memutar badanku hihi.
" Hmmm... Apakah ada yang mencurigakan ? " Gumamku " mulai dari ekspresi mereka, mimik mereka, cara mereka bernafas, langkah mereka, gerak gerik mereka sampai yang terkecil " sambil tanganku ku bentuk menjadi teropong dan kupasang ke mataku. " Soalnya aku ga butuh teropong guys jadi gini ". " Hmm disana ada penjual buah buahan dengan posisi menjual buah durian, semangka, melon,kepala eh kelapa, pisang,apel, jeruk, anggur,lengkeng, dan sarsaparilla. Jadi detektif emg gitu guys harus urutin dari yang terbesar sampai terkecil "
" Yap guys aku berada di pusat kota dengan posisi di sebelah kanan saya ada kereta juga dan sebelah kiri adalah bangunan tua karena untuk mencari informasi harus berada ditempat yang strategis guys ".
__ADS_1
Ok ada banyak gedung gedung, kendaraan, tempat pemberhentian, orang berkerumun, orang lewat, penjajah seni, pedagang, lalu barang barang yang bertebaran, tong sampah, dari barang yang mereka bawa di tas dan saku mereka, dompet, uang koin, kartu nama, kuas, sisir, alat tulis, dan kancing baju. Disana juga ada yang mengerjakan soal matematika yang dimana belum terjawab satupun.dengan soal 66 × 36 \= 2.376. 600 × 60 × 6 × 0,6 \= 777.600. dan masih ada 8 sisanya lagi yang sudah kujawab dengan mudah dan cepat. Selesai ku melihat dan mengingat semuanya dalam otakku hanya dengan sekali gerak kepalaku dengan cepat. Ternyata tidak ada petunjuk yang bisa kudapat dari negeriku yang amat bersih ini
" Baiklah aku akan turun dan mencari informasi dengan berbaur dengan mereka sekarang " aku akan mencoba berbaur dengan bapak bapak terlebih dahulu, di sana ada bapak bapak yang sedang bermain sebuah permainan papan yang aneh dengan motif biru merah dan bidak. " Detektif Elvi saatnya beraksi "
Aku berjalan menghampiri mereka dan " Hai, sedang apa kau gadis kecil ? Sedang bermain detektif detektifan kah ? " " Ya, benar paman, aku sedang bermain jd detektif " aku harus berpura pura seolah olah sedang bermain. " Menarik sekali " " bolehkah aku ikut bergabung ? " " Tentu saja boleh " " kalian sedang memainkan apa ? " " Sungguh kau tidak tahu ini permainan apa ? Ini adalah permainan paling populer di negeri ini nama permainannya adalah catur " " wow benarkah ? Bisakah kalian ajarkan aku " " tentu saja gadis kecil hehe "
__ADS_1
" Kok bisa begitu ya " " ya itu mah biasalah gadis kecil , di negeri kita kan memang masih kuat dengan para malaikat dan dewa dewi " " iya ya benar juga, tapi kalau begitu mana seru jadi detektif tapi malah mencari tahu tentang keberadaan makhluk kasat mata " " eits jangan salah, apakah kamu tidak tahu kalau ada malaikat yang paling misterius di negeri ini ? Bagaimana kalau kamu cari tahu malaikat tersebut di negeri ini ? " " Paman bisa aja haha " " hahaha "
Setelah selesai bermain dengan mereka, aku memilih bergabung dengan remaja remaja Dahkota. Remaja Dahkota umumnya saling mengetahui 1 sama lain guys, karena kami sering berkumpul di museum atau pusat kota dan saling mengenal 1 sama lain. Aku memilih bergabung dengan para gadis, karena seperti biasa para gadis pasti suka ngomongin cowok cowok
Dari sekian banyak obrolan mereka, mereka malah banyakan ngobrolin tentang kakakku, kakakku memang populer. Demi mendapatkan sang pria tersebut yang kulihat kemarin. Aku mencoba menceritakan tentang pria idamanku seolah olah pria tersebut belum di temukan dan bertanya apakah ada pria seperti itu di Dahkota atau sekitar sini. Jawabannya sungguh diluar dugaan guys, mereka sama sekali tidak pernah melihat pria seperti itu, masa iya pria setampan itu bak malaikat tidak ada 1 pun gadis yang tahu
__ADS_1
Ini sungguh menambah tanda tanya ku guys. Dari sekian banyak yang kucari, antara mereka memang tidak mengetahui keberadaan pria tersebut. Ataukah memang pria tersebut adalah jelmaan malaikat.
Akupun pulang ke istana, hari sudah malam. Aku melamun di balkon istana dan memerhatikan rakyatku yang mengobrol, aku mendengarkan obrolan mereka. Aku seketika teringat saat kemarin aku tidak sengaja mendengar obrolan rakyatku yang mengatakan tentang malaikat yang misterius dari balkon istana. Kenapa sosok malaikat misterius tersebut tidak ada di dalam catatan malaikat di arsip Dahkota. Dan sepertinya jarang rakyat tahu tentang malaikat tersebut. Ini sungguh menambah tanda tanyaku lagi. Dari sekian banyak tanda tanya yang kudapat hari ini, pasti membuatku susah tidur malam ini