Cinta & Racun

Cinta & Racun
Siapa yang lebih tinggi posisinya ?


__ADS_3

" Oh jadi begitu ya " reaksi ku yang mengetahui siapa sejatinya Olivs tentu saja sangat biasa saja, karena aku bukan tipikal orang yang norak, apa sih yang bisa di banggakan dari itu semua ? Berkenalan dengan orang hebat ?Di mataku semua orang itu sama, tidak ada yang lebih tinggi ataupun lebih rendah, aku memperlakukan semua orang itu seperti Raja dan ratu. Aku tidak peduli siapapun dia. Walaupun sejatinya Oli bukanlah orang biasa dan itu patut di banggakan sebenarnya, tapi aku tetap tidak. Tidak ada yang istimewa dengan berkenalan dengan orang penting, semua sama. Hanya orang yang hidupnya penuh kepalsuan yang mo di anggap orang penting, yang suka bertingkah seolah olah dirinya orang penting.


Lalu aku dan oli pun berdoa bersama di kuil, setelah kami selesai berdoa tiba tiba Jamie dan Tia muncul di hadapan kami. " Lho ngapain kalian di sini ? " " Bukannya harusnya kami yang bertanya seperti itu ? " " Oh iya benar " " Aku kan biarawati tertinggi di sini " " Kamu biarawati tertinggi di sini tetapi kenapa malah membawa pria ke sini ? Itu kan tidak boleh " " kami cuma teman " " tapi itu kan tidak boleh, bagaimana pandangan orang orang nanti terhadap kuil ini " " untuk apa kamu urusi pandangan orang lain terhadapku ? " " Apa ? "

__ADS_1


" Tia kamu ini sungguh kurang ajar terhadap tuan putri " " kalian tuh yang kurang ajar " " hei kamu apakan Tia ? " " Tunggu siapa kamu ikut campur urusanku dengan Tia ? Lagipula kami tidak apa apakan Tia " " jangan banyak mulut kamu ". Tiba tiba oli berbisik padaku " orang ini sudah di peralat oleh Tia tuan putri, ia hanya merasa membela dan melindungi Tia " " kalau tidak tahu apa apa lebih baik tidak usah bicara " tiba tiba Jamie berbicara seperti itu, " kenapa kamu jadi berbicara sendiri ? Yang banyak mulut malah kamu. Yang ga tau apa apa juga kamu, kok malah kamu yang bicara seperti itu " " kalau mau duel ayo duel " " siapa yang ajak kamu duel ? " " Sudah, banyak mulut kamu " " sudah sudah Jamie, jangan berkelahi, kita ngalah aja " " hah ? Yang mulai tuh kamu " jawab aku pada Tia. " Tidak, tidak akan " tiba tiba Jamie maju menyerang ke arah Oli dengan kepala menghadap ke depan dan tangan yang ke arah depan. " Tuan putri Minggir biar aku yang selesaikan ini ", saat Jamie hampir sampai ke Oli, oli langsung menangkap tangan Jamie lalu menguncinya dengan tangan oli dan lalu di kunci kembali oleh kaki Oli dan tangan Oli naik mengunci kepala Jamie dengan menarik kepala Jamie ke belakang. Jamie tidak bisa apa apa melawan Oli, ia sama sekali tidak bisa melawan tenaga Oli, padahal tenaga Jamie dikenal terkuat di negeri ini tapi ia kalah melawan Oli, sungguh sangat kuat. " Aku menyerah ia "


Di saat bersamaan Tia buru buru menghampiri Jamie dan Oli melepaskan Jamie dari kunciannya. " Kali ini kami mengalah " celoteh Tia kepada kami " kali ini aku kalah, tapi lain kali kita duel lagi " Jamie mengoceh pada oli yang di balas dengan geleng geleng kepala oleh Oli. " Memang kamu doang yang bisa tuan putri ? " Aku hanya terdiam mendengar celotehan Tia yang dimana ia sudah kalah tapi masih terus lanjut " aku juga bisa hahaha " aku diam saja mendengar Tia nyeloteh seperti itu. " Sudah Oli ayo kita pergi "

__ADS_1


" Oh ya tuan putri bagaimana kalau kita mencoba lagi kemampuan kita berdua, apa lagi tuan putri baru saja memberi pengampunan untuk Tia " " oh iya ayo " lalu oli mengeluarkan cahaya warna gading dari tangannya dan menembakkan dengan lembut cahaya tersebut padaku, lalu tiba tiba saja Oli langsung jatuh tersungkur tanpa sebab " eh tunggu ada apa ini ? Mereka menyerang lagi kah ? " " Bukan, bukan dari mereka tuan putri " " lalu ? Apa gegara aku ? Gegara kekuatan energi ku kah ? " " Bukan bukan tuan putri, ini bukan dari tuan putri " lalu oli pingsan seketika. " Aduh bagaimana ini " saat ini suasana kuil sedang sepi. Aku pun segera mengeluarkan telepon genggam di kantung Oli dan menelpon rumah sakit dengan no kerajaan dan meminta untuk membawakan Oli ke rumah sakit. Ambulans pun datang dan membawa Oli ke rumah sakit. Aku pun ikut ke rumah sakit, dan beberapa orang kerajaan datang ke rumah sakit beserta Tia, lalu pertengkaran kami berdua pun terjadi di rumah sakit.


" Hahaha memang nya hanya kamu yang bisa seperti itu tuan putri ? " " Bisa apa ? " " Bisa memiliki pria tampan seperti oli ? " " Ah ? " Padahal posisi aku sedang sedih karena Oli sakit tapi justru pelayan ku yang 1 ini malah datang ke rumah sakit untuk mengatakan hal seperti itu, memang ada salah apa aku padanya " Inilah karma untukmu sekarang " " sekarang kau puas ? Kau puas melihat aku menderita ? " " Ya tentu saja aku kasihan pada Oli, ia di budakin terus oleh mu pasti " " terserah apa katamu, pergi kau sana " " kau mengusirku ? " " Terserah kau mau bilang apa " " setelah kamu menggitukan kami di kuil ? " " Menggitukan apa ? " " Bahkan kami sudah mengalah " " hah ? " " Kami sudah memaafkanmu " " lalu kau kenapa datang ke sini kalau sudah memaafkanku, jelas kau dendam ? Sudah kau yang mulai malah kau sendiri yang merasa seperti itu " " aku sudah Diam ya untuk tuan putri " " hah ? ". Lalu tiba tiba datang dokter rumah sakit dan mengatakan, dan Tia segera pergi dari situ " tuan putri, ajudan tuan putri Olivs tidak terdeteksi penyakit apapun bahkan fisiknya sempurna, ini sangat mengherankan karena ada manusia yang seperti ini, dan lebih heran lagi karena fisik sempurna tetapi bisa pingsan secara tiba tiba ", aku pun terbingung mendengar ini

__ADS_1


buat yang ingin membaca novel Cinta & Racun, author sudah pindah lama ya ke *********, terima kasih


__ADS_2