
Hampir sebulan adam tinggal di Bandung rasa rindu pada sintya istrinya pun semakin memuncak terkadang saking rindunya dia ingin segera pergi ke jakarta namun apa daya pekerjaan yang tak mengijinkan untuk pergi ,hanya lewat telpon mereka saling melepaskan rindu namun akhir akhir ini keduanya sibuk sampai akhirnya mereka sama sama lupa tak saling memberi kabar ,,di waktu yang senggang adam menyempatkan diri untuk menghubungi sintya karena sudah seminggu lebih dia tak tahu kabar istrinya akhirnya adan menelpon sintya mumpung hari weekand dia pun ada di rumah dan tak ada kerjaan yang di bawa kerumah
"Hallo ,,sayang gimana kabarmu?"adam
"baik sayang,,maafin aku y aku lagi sibuk bnget ini,,aku janji nanti klo udah gak sibuk aku hubungin kamu lagi"ucap sinta disebrang sana
"ok"adam yang menjawab singkat dengan perasaan kecewanya ,,
"kamu habis nelpon siapa knpa tiba -tiba wajah mu murung dam,,padahal ini kan weekand jalan - jalan sana cari udara segar"nenek
" aku nelpon sintya nek,,tapi dia gak bisa lama- lama karena lgi sibuk dngan kerjaannya"jawab adam nenek yang nyang mendengar curhatan adam hanya menghela nafas
"kamu betah iya punya istri yang sama sibuknya,, pdhal kalian sudah 5 tahun berumah tangga nenek liat cuma gitu-gitu aja, gak ada niat buat program punya anak apa berumah tangga kebahagiannya itu akan lengkap kalo ada anak percuma kalian berdua sibuk cari populeritas ,uang banyak tapi gak ada artinya saran nenek sih suruh sintya tinggal dirumah jangan kerja lagi biar kalian lebih fokus mengurus keluarga kecil"
"entahlah nek Terkadang adam juga mikir begitu,,tapi adam gak boleh egois dengan keinginan adam kasian sintya menjadi model adalah cita citanya dari kecil"sahut adam
"terserah kamu sih nenek cuma memberi saran tapi kalo kamu masih punya prinsip begitu ,,nenek bisa apa"nenek
adam pun terdiam usai neneknya berbicara seperti itu aa dia memikirnya ,,Ntahlah yang tau hati dan pikirin adam
Rumah zahra
"Ara bunda boleh minta tolong?"bunda
"ya ampun bunda knapa bilang begitu udah kewajiban ara bantuin bunda sebagai anak,emang bunda mau nyuruh ara apa?"tanya zahra
"bunda minta anterin lagi kue,,tapi ini ketempat bu fatma sama kerumah nak ikshan"terang bundanya
__ADS_1
"yaampun bunda aku kira apa kan udah biasa ara nganterin"zahra
"ywda siap siap gih ,,nanti kuenya bunda yang siapin dimeja" zahra pun masuk kekamarnya untuk mengambil tasnya tak lama dia pun keluar dan langsung pamit pada bunda nya
"Bun ara pamit y,,sekalian ara mau minta ijin pulang nganter kue ara langsung pergi ke kampus soalnya ada seminar ,,nanti ara kabarin lagi kalo pulangnya lama"pinta zahra
"ywda ,,kamu hati-hati sayang" ucap bunda zahra sambil mengelus kepala zahra yang sedang mencium tanganmu
"zahra berangkat ya bun,,Assalamualaikum"zahra
"Walaikumsalam"bunda
karena rumah bu fatma nenek adam jaraknya lebih dkat dengan rumahnya zahra pun hanya berjalan kaki tak lama dia pun sampai kerumah nenek adam yang sederhana namun luas begitu pula halaman rumahnya yang terdapat beberapa mobil milik yang punya rumah.
"Assalamualaikum,,"ucap zahra sambil mengetuk-ngetuk pintu tak alma nenek adam pun keluar
"emmmzz,,makasih nek maaf zahra cuma mau nganterin pesenan kue nenk dari bunda,kalo bgitu zahra langsung ijin pergi lagi"zahra
"loh belum juga nenek siapin kamu minum,,"bu fatma
"gpp nek makasih ,,lagian zahra mau anterin lagi kue ke kampung sebelah sekalian pergi ke kampus"
"owh ywda sekalian bareng adam aja dia juga mau ke supermarket cuci mata, kamu gak bawa kendaraan kan"tanya bu fatma
"gak enak nek,,zahra biar naik angkutan umum aja"zahra
"gak enak apanya sih orang adam gak keberatan kok,,lagian itung- itung nostalgia dulu kalian waktu kecil maen bareng"bu fatma
__ADS_1
"tuhh kebetulan adam keluar,,dam kamu sekalian anter zahra y dia mwu pergi ke kampus kan searah sama supermarketnya"pinta nenek
"iya nek,,ayo ra"ajak adam
zahra yang namanya di sebut langsung mengekor di belakang adam yang menuju mobilnya,,zahra pun masuk di jok kursi penumpang yang kedua bukan tak menghargai tapi dia menjaga jarak pada orang yang bukan muhrim apalagi berdua.adam yang melihat tingkah zahra bingung masa iya yang punya mobil serasa supir yang sedang bawa majikannya zahra yang mengetahui gelagat adam yang protes dia langsung berbicara untuk menjelaskan
"maaf mas klo aku duduk. belakang ,,bukan mksud gak ngehargain tapi aku cuma jaga jarak krn kita bukan muhrim"ucap zahra
mendengar perkataan zahra adam mulai mengerti,di dalam mobil adam tak ada obrolan mereka saling terdiam dengan pikiran masing-masing adam yang fokus menyetir dan zahra yang melihat kearah jendela dg pikirannya sndiri
" rumah yang mau kamu anter kuenya yang mana katanya jaraknya dekt dari rumah"tanya adam tiba tiba
"owh maaf mas,,rumahnya di depan yang
pagar warna hitam" ahut zahra yang kaget dari lamunnanya adam pun hanya menganggukan palanya tak lama mobil yang ditumpangi zahra sampai di depan rumah ikshan zahra pun turun memberikan kue yang kebetulan ada ART ikshan yang sedang diluar zahra pun menitipkan dan buru buru menghampiri adam yang menunggu di mobil untuk melanjutkan zahra ke kamapusnya,
"makasih y mas udah mau nganterin zahra,,maaf kalo udah direpotin"zahra
"sama-sama,,lagian aku juga lagi gak sibuk ini"adam
"aku kedalam dulu,,Assalamualaikum"zahra
"Walaikumsalam"ucap adam sambil tersenyum kearah zahra dngan muka merah merona karena menahan rasa malu namun adam tak menghiraukannya
setelah kepergian zahra dari mobilnya tak sadar tiba- tiba adam membayangkan raut wajah zahra ya menurutnya manis dan begitu lucu ketika melihat wajah merah merona pipi zahra yang malu, adam pun tersenyum sendiri di dalam mobil tak menyangka anak kecil yang begitu lucu yang selalu diajak maen oleh dirinya sampai sampai dia meminta mamahnya untuk membawa pulang bayi kecil itu kini menjelma menjadi gadis dewasa yang menurutnya manis,dan juga sholehah.
Akhirnya aku up lagi part selanjutnya tadinya aku mau nanti aja berhubung inspirasinya lagi ngumpul takutnya buyar lagi dan tak lupa mengingatkan buat yang udah baca tolong tinggalkan jelek kalian dengan tekan like dan jadikan favorit di daftar bacaan kalian y,,happy readingππππππ
__ADS_1