
Setelah beberapa hari pulang kerumah bundanya zahra akhirnya pulang ke rumah nenek dan kakek adam karena selain dirinya yang sudah rindu zahra pun merasa gak enak kalo terlalu lama tinggal bersama bundanya karena sekarang zahra sudah menjadi tanggung jawab mereka setelah adam menitipkannya,,tak lama zahra pun sampai
"Assalamualaikum"ucap zahra sambil mengetuk - ngetuk pintu
"Waalaikumsalam"saut salah seorang didalam rumah yang tak lain suara bu fatma sambil membuka pintu
"Nenek Ara kangen"kata zahra sambil memeluk bu fatma ,walaupun baru jadi menantu dari keluarga wijaya karena sifat zahra yang gampang akrab membuat mereka tidak merasa canggung seperti orang yang baru knal
"iya syaang nenek juga kangen, kamu ko gak bilang sih klo mau pulang sekarang tau gitu kan bisa di jemput sama mang agus"kata bu fatma
"gpp nek lagian rumah kita juga cuma beda kampung doang gak jauh,oia nenek pasti belum makan siang kan nih Ara udah masakin kesukaan nenek sama kakek terus di kasih cake juga buat nenek dari bunda"kata zahra
"ya ampun kamu sempet sempetnya masak dulu lagian kamu masak kya mau dteng ke rumah siapa aja,,"saut bu fatma sambil masuk kedalam rumah
"oia nek kakek ada dirumah kan?"tanya zahra
"dia lagi pergi ke jakarta kerumah papah mertuamu katanya ada urusan "kata bu fatma
zahra yang mendngarnya hnaya oh ria karena masih bingung dengan ucapan papah mertua kata neneknya itu
"ywda kita langsung ke dapur aja ,,pasti nenek udah laperkan pengen nyobain masakan Ara,yuukk!ajak zahra sambil menuntun neneknya menuju daur yang sederhnaa nmaun tampak mewah dan menarik
Disela sela makan siang mereka masih ngaler ngidul ngbrol melanjutkan obrolan yang tertunda
"enak banget ra masakan kamu,tau begini nenek minta dimasukin tiap hari sama kamu"puji bu fatma buat zahra
''Nenek biasa aja aku juga masih belajar belom jago,klo nenek pengen dimasakin tipa hari ara siap ko'''kata zahra
"Bisa gemuk nih kalo kamu uang masakin,,safa beruntung punya anak seperti kamu udah cantik, pinter, mandiri jago masak lagi andai saja kamu lbih dulu yang dipertemukan dengan adam......"sebelum bu fatma selesai berbicara tiba tiba zahra batuk dia tersedak setelah mendengar nama laki laki yang beberapa hari ini ada di pikirannya
"kamu gpp ra,nih minum dulu!"suruh bu fatma sambil memberikan minum dan mengelus ngelus punggung zahra
zahra yang mendengr hany menganggukan kepala
"maafin ara ya nek gara -gara ara selera makan nenek jadi hilang dh"kata zahra yang merasa gak enak pada bu fatma
"pake acara minta maaf segala ,,tenang masakan kamu gak bakalan dikalahkan oleh situasi apapun tetep enak "kata bu fatma sambil menghibur ara
"nenek bisa aja,jangan berlebihan"saut zahra
__ADS_1
"oia ra apa adam masih belum sering ngehubungin kamu"tanya bu fatma
Zahra yang mendengar pertanyaan itu hanya diam kebingungan harus menjawab apa
"ko diem sih,,itu tandanya adam gak pernah hubungin kamu ,iya kan?"
"Maaf nek bukan maksud ara gak mau jujur tapi ara bingung harus jawab apa karena faktanya memang benar"saut zahra
"justru nenek yang minta maaf dengn kelakuan adam yng cuekin kamu ra,nenek merasa bersalah sebagai orang tua"kata bu fatma
"Ara gpp nek karena ara juga ngertiin mas adam di jakarta yang sibuk dengan kerjaan dan istrinya,,sedangkan Ara disini cuma istri siri dia yang kaan saja bia d tinggalkan"kata zahra sambil bersedih
"gak ra nenek gak ikhlas klo kamu yang dileas oleh adam,,klo pun itu terjadi nenek akan berusaha keras buat mempertahankannya"saut bu fatma
"oia nek ara hamoir lupa ngasih tu nenek ,klo rabu besok Ara mau di wisuda klo bersedih nenk sama kakek juga bunda dampingin Ara iya"kata zahra
" ya ampun sayang selamet yah,insyallah nenek bakalan temenin kamu"ucap bu fatma
Di jakarta tepatnya di kantor pusat wijaya grup nkakek dan anaknya rama wijaya sedang membicarakan tentang perusahan keluarga zahra yang dikelola olehnya
"kapan kamu siap untuk mengoper alih pada adam"tanya pak wijaya
"besok aku akan pulang ke bandung sambil nemenin papah,,tapi klo untuk adam langsung ikut kayanya belum bisa sekarang-sekarang nanti rama akan kabarin adam tentang masalah ini"kata rama
"iya pah rama ngerti ko,ywda kita pulang aja lagian udah waktunya jam pulang mari pah"ajak rama pada pak wijaya
Ditengah perjalan pulang saat terkena macet rama berinisiatif menelpon putranya adam untuk memberitahunya supaya datang kerumahnya malem ini
"Hallo Assalamualaikum "jawab adam disebrang sana
"iya Walaikum salam dam"saut rama
"iya kenapa pah"tanya adam
"kamu nanti malem bisa kerumah gak,ada yang perlu papah bicarakan sama kamu"kata rama
"kebetulan adam gk kemana-kemana,nanti adam pilang dari kantor langsung kerumah papah deh biar gak terlalu malem juga nympenya"kata adam
"ywda papah tunggu y ,Assalamualaikum"kata rama
__ADS_1
"Walaikum salam"saut adam
"ada apa ya ko papah tiba tiba pengen bicara sama aku"gerutua dam dalam hati
Malam pun tiba d ikediaman rumah rama sudah berkumpul di ruang makan diantara nya pak wijaya,rama ,juga renata istrinya yang sedang menyantap makan malam yang sudah disediakan spesial untuk menyambut kehadiran papahnya itu,tiba tiba suara adam terdengar dan masuk keruangan itu
"Assalamualaikum"kata adam yang menghampiri para orang tua itu sambil mencium tanganku masing-masing
Renata dan Rama yang bingung dengan perubahan sikap putranya itu kini menjadi lebih hormat dan sopan pada orang tua
"Tumben kamu dam cium tangan sama ngucapin salam,biasaanya kamu cuma menyapa gitu aja gak pernah pake acara gitu segala,iya kan pah"kata renata sambil melihat pada suminya
"iya pah,rama jadi merasa aneh sekaligus bahagia dengan perubahan adam ,,setelah tinggal di bandung beberapa bulan disana"kata rama
"mungkin disana kan lingkungannya religius dan orang - orang disana akhlak dan etika masih sangat di junjung tinggi ,jadi adam ikut terbawa suasana dan menjadi kebiasaan bukan begitu dam"kata pak wijaya sambil melirik adam
"Aduhh ujian buat orang yang mau jadi bener tuh begini nih,ada aja yang di cela"saut adam sambil ketawa
"Sabar dam kamu kan sekarang udah punya guru spiritual pribadi ,jadi bisa di diskusikan "kata pak wijaya sambil mengedipkan mata kepada cucunya itu
Adam yang mendengar ucapan kakeknya langsung pucat pasi dan tersenyum miris bagai di samber petir di siang bolong takut kakeknya keceplosan berbicara tentang zahra yang sudah menjadi istri kedua adam
"Pantesan aja dia berubah jadi punya guru spiritual sekarang,nanti kalo ke bandung mamah juga mau ikutan ngaji ke guru kamu dam"kata renata
adam yang merasa tidak aman hnya bisa mengangguk dan tersenyum karena dia juga takut salah bicara
"sudah -sudah kalo kita ngobrol terus kapan abisnya makanan,lagi pula yang mau kita bicarain kan bukan ini kita ganti topik tentang perusahaan juga adam"kata rama
"ko aku sih pah,emang ada masalah apa di perusahaan"tany adam
"jadi gini dam kedatangan kakek kesini mau bicarain maslah perusahaan keluarga tante safa di bandung yang kemarin pernah kita bahas,jadi kakek merasa udah waktunya kamu yang mengelola disana biarkan papahmu yang mengelola perusahan disini klo kantor cabang yang kamu pegang papahmu sudah memepercayakan pada sahabatmu rayyan,jadi kapan kamu sip pergi ke bandung lagi"kata pak wijaya
"tapi kek apa harus minggu ini juga adam ke bandung, masalahnya sintya lagi hamil muda jadi adam belum tega buat ninggalin dia"kata adam
"Adam kamu masih punya mamah yang siap jagain sintya knap khawatir ,,yang penting kamu fokus kerja jangan mikirin yang aneh -aneh kamu percayakan sama mamah"kata renata
"ywda klo begitu nanti adam bicara sama sintya,tapi adam mnta waktu buat beresin barang barang adam yang ada di kantor dulu "kata adam
"oke kalo begitu semua udah kita rundingin,jadi besok aku akan ke bandung sekaligus nganterin papah"kata rama
__ADS_1
renata yang mendengar ucapan suaminya hanya mengangguk memberikan isyarat bahwa dia menyetujui semuanya.
HAIIII READERS AKU UP LAGI,,AKU MAU NGUCAPIN MAKASIH YANG UDAH VOTE ,LIKE,DAN FAVORITIN CERITA AKU BERKAT KALIAN SEMUA RATTING CERITAKU NAIK TERUS SEMOGA MAKIN BANAYAK YAAAHHH,,AAMIINππ»ππ»ππ»ππππ