
Di ruangan keluarga ibu fatma dan pak handoko sedang berbincang bincang sambil menikmati teh hangat tiba tiba kegiatan mereka terhenti ketika terdengar suara adam yang baru pulang
"Assalamualaikum"kata adam
"Wa'alaikum salam"saut nenek dan kakek
"gimana keadaan zahra dam"tanya nenek
"dia sudah sadar tapi dia masih syok dengan kejadian itu nek,,adam bingung harus berbuat apa dan harus jelasin bagaimana pada zahra klo dia benar benar sudah pulih dengan pernikahan ini"kata adam
"jalanin saja dulu ,,nanti kedepannya kita pikirkan sambil berjalan"kata kakek
"tapi kek apa zahra akan menerima semuanya,adam juga bingung apakan sintya mamah juga papah harus di beri tahu sekarang atau tidak"kata adam
"kakek rasa jangan dulu,,takutnya suatu hari zahra meminta pembatalan pernikahan biar semua mengalir apa adanya saja dulu"kata handoko
"ywda kek nek adam ke kamar dulu pengen mandi dan istirahat rasanya kepala adam udah mau pecah" sahut adam yang langsung menghilang kedalam kamar
"pak jujur kalo aku senang sekali kalo adam sama zahra bisa nikah,,karena dilihat dari orilakunya zahra iyu wanita baik baik tidak seperti sintya dia hanya memikirkan egonya saja tanpa mau peduli pada adam"tutur nenek
"bapak juga sbnernya senang juga,tapi kasian adam klo bgini dia harus bisa membagi waktu dan perhatiannya kepadanya wanita belom dengan pekerjaan"sahut kakek sambil menoleh nafas panjang
Setelah tiga hari di rawat zahra akhirnya bisa ekmabli pulang kerumahmu dia di jemput oleh adam yang bersetatus suaminya walaupun zahra belum mengetahuinya setelah tiba dirumah adam mengantar zahra ke kamarnya
"maaf mas sampai depan pintu kamar saja,,ara gak enak klo ada laki laki yang masuk ke kamar ara selain sodara"ucap zahra tiba tiba bundanya pun ikut berbicara
"gpp ra biar adam anterin kamu masuk lagi pula kan ada bunda kecuali kamu sendiri,lagian kalian berdua kan udah sah jadi suami istri"kata safa
zahra yang mendengar bundanya berbicara sedikit kaget antara dia salah dengar atau sungguh yang di bicarakan bundanya"maksud bunda apa,,trus suami itu suami siapa"?
"biar adam yang jelasin semua pada zahra y"potong adam
"Yasudah kalian bicarakan dulu,,bunda mau bersihin pakaian yang kotor tadi"kata bunda
akhirnya adam pun menceritakan kejadian pada malam itu ketika zahra pingsan sampai dia berada di rumah sakit zahra yang mendngar itu semua merasa tidak enak pada adam krena demi menolong zahra dia harus rela mengorbankan dirinya untuk bertanggung jawab
"tapi kenapa mas adam mau nikahin zahra,,padahal kan zahra tidak sedikit pun ternodai mereka "tanya zahra
__ADS_1
"aku kemarin bingung harus jawab apa,,sedangkan bukti semua berarah pada diriku sampai aku tak bisa melindungi diriku sendiri"kata adam
"sekali lagi zahra minta maaf,"ucap zahra sambil menangis
"gak usah sedih aku ikhlas ngelakuin itu semua sekarang mendingan kamu istirahat nanti sebelum ashar aku bangunin "saut adam melihat zahra yang sudah tertidur adam pun keluar kamar zahra
"nak adam makan dulu,bunda liat kamu belum sedikit pun masuk nasi"kata bunda
"iya tan,,ehhh maksud adam bunda"jawab adam yang belum terbiasa memanggil safa bunda
setelah selesai akan adam menerima suara panggilan dari hpnya yang tak lain adalah sahabat sekaligus sekretaris juga asisten adam yaitu rayan
"Hallo Assalamualaikum,,knpa yan"tanya adam
"Walaikum salam,,wahh bneran banyak berubah y bro,,lu kpan balik gw denger kerjaan udah beres di bandung buruan balik gw udah pengen cuti buat liburan stres gw sendirian kerja"jawab rayuan sambil ketawa
"kayanya gw bakalan tinggal d bandung gw betah disini"saut adam sambil ketawa
"seriuss lu,,terus nasib gw gimana masa uya sibuk kerja klo bgini terus kapan gw dpet jodoh"kata rayan
"ntar gw kasih cwe badung yang cantik yang pasti juga sholehah"jawab adam sambil becanda
"sintya memangnya dia kenapa"tanya adam
"gpp sih,,nanti aja deh klo waktunya udah tepat gw tutup dulu y soalnya ini masih di kantor banyak kerjaan juga ,,Assalamualaikum"tutup raya
"Walaikumsalam"saut adam
lagi lagi adam kemakan omongan sahabatnya dan dia pun teringat lagi beberapa bulan yang lalu kalo mamahnya pun sempat menanyakan tentang kegiatan sintya,, setelah sekian banyak perubahan sintya yang adam rasakan juga akhirnya adam memutuskan untuk kembali kejakarta dan meninggalkan zahra dulu di bandung dengan bundanya
Di ruang tv zahra dan bunda nya sedang asyik nonton kemudian adam menghampiri mereka dan langsung memulai pembicaraan
"Maaf sebelumnya kalo adam ganggu ,,tapi ada yang ingin adam bicarakan pada kalian"kata adam
"bicara saja nak tak perlu singkat sekarang kamu sudah menjadi bagian keluarga kita"tutur safa
"ra juga bunda adam besok minta ijin buat pulang ke jakarta karena adam juga punya kewajiban terhadap sintya jadi adam minta supaya kalian mengerti "kata adam
__ADS_1
"pergi aja mas lagi pula yang lebih berhak atas mas adam adalah mba sintya,,lagi pula zahra disini hanya setatus istri siri yang hanya di kasihani bukan dasar karena cinta"ucap zahra
"maksud kamu apa ra,,maafin saya kalo ucapan saay menyinggung perasaan kamu"kata adam
"iya nak adam kamu jangan merasa bersalah,,kami berdua justru yang tidak enak karwna harus merebut sebagian milik orang lain"kata safa
"iya mas ,,mas adam pergi saja temui mba sintya mas adam bebas mau datang kapan saja semau mas adam karna aku gak berarti apa apa buat mas adam"kata zahra
"tidak zahra bagiku pernikahan adalah sakral yang sudah Allah amanahkan pad saya untuk menjaganya ,jadi sekarang kamu juga adalah tanggung jawab duni dan akhirat saya"saut adam
"makasih ya mas atas semua pengorbanan"kata zahra
"kalo begitu aku mau kerumah nenek dulu buat bicarain soal ini ,,dan untuk rasa tanggung jawab aku apa boleh saya minta zahra untuk tinggal bersama nenk dan kakek selama saya tinggal ke jakarta soalnya saya gak enak dngan orang orang kampung ini nanti dikira saya gak ada tanggung jawabnya?"kata adam
"Bunda akan kasih ijin,,lagian rumah kita kan deket cuma beda kampung jadi bunda juga bisa kapan saja bertemu,Yaudah berangkat sana nanti keburu malem"kata safa
Tak lama adam dan zahra pun tiba dirumah neneknya dengan menggunakan sepeda motor milik zahra
"Assalamualaikum"ucap zahra dan adam sambil mengetuk pintu
"Walaikumsalam"ucap nenek dari dalam
"siapa y malem-malem bertamu"kata nenek dalam hatimu
"y ampun adam zahraayo sini masuk nak,kenapa harus malam begini sih kaya gak ada besok aja klo mu mampir"kata nenek
"kita sengaja kesini karena mau tidur disini gpp kan enk"ucap adam
"seriusan kamu dam,,nenek sangat senang mendengarnya klo begitu kalian istirahat saja udah malem juga besok kita lanjut lagi ngbrol"saut nenek
adam dan zahra pun masuk kekamar yang selama ini di huni oleh adam
"ra kamu di kasur aja tidurnya,,biar aku di sofa saja"kata adam
"mas adam yakin tidur disitu,,biar aku aja mas yang ngalah masama kan pemilik kamar ini"ucap zahra
"gpp aku kan cwo jadi harus tahan banting,, klo gitu aku tdur duluan yah "ucap adam sambil tersenyum
__ADS_1
zahra pun hanya mengaanggukan kepalanya dia tak menyangka adam yang dikira zahra cwo dingin dan cuek ternyata mempunyai hati yang sangat baik bahkan dia rela mengorbankan kebahagiaan demi orang lain