CINTA AZZURA

CINTA AZZURA
part 25


__ADS_3

 


Pagi -pagi sekali rama dan renata sudah berada di tempat parkir rumahnya mereka bersiap siap untuk pergi mengantarkan papahnya ke Bandung,,di perjalanan begitu banyak perbincangan - perbincangan yang dialami adam semenjak ada di bandung bahkan perubahan sikap yang sangat sidnifikan


 


"Pah aku tuh udah penasaran sama guru spiritualnya adam,,yang bisa merubah anak kita jadi sopan ,lebih hormat sama orang tua gak kaya dulu cuek dan dingin kalo ketemu sama orang i,sekalian mamah mau ngasih hadiah sebagai ucapan terima kasih sama gurunya"kata renata


"Kalo kamu ketemu sama dia kamu juga akan merasa malu ,karena gurunya adam lebih muda dari adam sendiri"saut pak wijaya tiba tiba


"maksud papah dia muda banget gitu,,tapi masa iya sih bisa merubah adam secepat itu jangankan orang lain istrinya aja yang adam cintai sekalipun gak bisa bikin berubah"kata renata


"liat saja nanti"saut pak wijaya


Mendengar penjelasan dari papah mertuanya renata semakin penasaran dengan sosok guru yang mendidik adam sedangkan rama dia hanya tersenyum melihat istrinya semakin penasaran


DI tempat lain terlihat adam yang sedang sibuk di kursi kebesaranya dia sedang melihat hasil laporan pengeluaran keuangan ,disana dia melihat banyak pembayaran belanja barang - barang mewah yang digunakan oleh kartu kredit istrinya ,walaupun sintya mmang hobi belanja tapi tidak sebanyak ini apalagi barang yang di beli adalah barang barang perlengkapan laki - laki,tak lama adam pun menyambungkan telpon kantor kepada asistenya


"Hallo yan ,tolong selidiki pengeluaran keuangan kartu kredit yang digunakan sintya"kata adam


"ok siap boz"saut rayyan


"apa yang sebenernya kau sembunyikan dariku sintya"gerutu adam di alam hatinya


Tak lama mobil yang dikendarai rama sampai dirumah papahnya di bandung sedangkan penghuni rumah yang ada di dalam sedang asyik melihat baju kebaya yang akan dikenakan zahra saat wisuda besok ,tak lama pintu rumah mereka diketuk sambil ada yabg mengucapkan salam


"Assalamualaikum"kata renata


"Walaikumsalam"saut nenek dan ara di dalam kamar


"nek kaya ada suara orang dateng ,siapa ya?"tanya ara


"biarin biar bi sum yang buka"kata nenek


tak lama ART pun masuk kedalam kmar ara


"Maaf bu saya amu nyampein kalo di ruang tamu ada bapak sama nyonya renata juga den rama"kata bi sum


"owh,,oia bi sum bilangin sama orang orang disini jagan bilang klo ara sudah nikah sama adam iya"kata bu fatma


"baik bu,saya permisi kedapur dulu buat kasih tau yang lain"saut bi sum yang pergi meninggalkan kamar ara


"ara kamu kluar bareng sama nenek aja biar gak canggung,nenek pastiin kamu aman nenek juga barusan udah kasih tau kakek untuk tidak menceritakan dulu tentang kamu nanti kalo kita di ruang tamu kamu pamit pulang dulu aja biar agk ketauan iya,,"kata bu fatma


"iya nek ,makasih iya"saut ara


kemudiaan Ara dan bu fatma menemui mereka yang masih kumpul di ruang tamu


"Aduhhh ya ampun sayang kalian ko mau dateng gak bilang bilang tau gitu kan ibu siapin makan yang enak-enak"kata vu fatma

__ADS_1


"sengaja biar gak ngerepotin yang disini ko bu,oia ini siapa ?"kata renata ambil menunjukkan kearah zahra


"ini zahra anaknya safa "kata rama


"ya ampun cantik sekali kamu,dulu kamu masih bayi banget nyampe adam suka minta kamu dibawa pulang kerumah"kata renata zahra yang mendengar ucapan renata hanya tersenyum


"oia maaf semua ara sekalian mau pamit pulang soalnya kasian bunda udah ditinggal dari tadi,Assalamualaikum"kata zahra yang meninggalkan ruangan itu


"Wa'alaikum salam"saut renta,bu fatma dan rama barengan


"Hati-hati iya ra"teriak bu fatma pada zahra


setelah kepergian zahra renata masih memikirkan sosok zahra yang mnjelma sudah mnjadi gadis dewasa yang sopan ,solehah,dan kelihatan baik


"Kamu kenapa dari tadi kaya orang bingung gitu"kata pak wijaya


"Masih kepikiran zahra pah,gak nyangka aja klo dia sudah tumbuh dewasa,cantik,pasti sholehah"saut renata


"tuh kan kamu aja wanita yang baru lihat dia begitu terpesona ,apalagi adam yang seorang laki laki wajarkan kalo bisa berubah drastis"kata pak wijaya


"maksud papah,jadi renata itu guru spiritualnya adam gt"tanya renata


"kalian ngobroliin apaan sih,ibu gak ngerti deh"kata bu fatma


"begini bu renata itu penasaran sosok guru yang bisa merubah sikap adam yang cuek dan dingin menjadi baik dan sopan sama orang tua,soalnya papah kemarin di rumah bilang kalo adam punya guru ngaji disini makanya bisa berubah drasti"skata rama


"ya ampun bapak kamu ada ada aja"kata bu fatma


"bisa di bilang gitu sih,karna selain cantik ara itu ngajar ara itu cantik mengerti agama ,pinter masak,juga seorang desainer loh"kata bu fatma


"masa sih,,, paket komplit dong"kata rama


"pokoknya kalo jadi in mantu dia itu idaman para mertua deh"kata bu fatma


"Ya ampunn aku jadi makin penasaran sama zahra ko kalian semua sampai terpikat begitu,tapi syaangnya aku gak lama di sini''kata renata


"loh kalian mau kejakarta lagi kapan"kata pak wijaya


"nanti malem pah,mungkin habis maghrib soalnya rama nunggu orang nganterin berkas laporan keuangan perusahan reyhan"kata rama


"oke ,biar bisa sekalian kita obrolin persiapan oper alih nanti"kata pak wijaya


Tak memakan waktu banyak untuk zahra menempuh rumahnya dengan jalan kaki,,tok tok tok suara ketukan pintu terdengar oleh bundanya zahra


"Assalamualaikum"kata zahra


"Wa'alaikum salam"kata safa


"sayang kamu udah kesini lagi baru kemarin kamu pulang,bu fatma emang ngijinin kamu kesini lagi?"tanya safa

__ADS_1


"maafin ara sama keluarga nya mas adam juga,Ara kesini sengaja bun soalnya di rumah pak wijaya ada orang tua mas adam"kata zahra


"tapi kenapa kamu disuruh pulang"kata safa


"masalahnya takut mereka curiga pada zahra ,soal setatus zahra yang sudah menikah karena mas adam juga belum siap menyampaikan ini termasuk ara juga ,bunda gak marah kan"tanya zahra


"bunda sih cuma bisa mendo'akan yang terbaik buat kamu ,kalo kamu merasa gak bahagia dengan pernikahan ini kamu bilang yah sama bunda"kata safa


"Bunda ko ngmong gitu mulu,,walaupun ara menikah tanpa cinta sama mas adam tapi ara yakin kalo mas adam masih ada rasa sayang waktu kecil ke ara"kata zahra yang meyakinkan bundanya


"ra apa kamu udah cinta sama adam,sampai kamu bilang gitu ,dan apa kamu siap jadi istri kedua adam seutuhnya"tanya safa


"Bun insyaallah ara siap dengan resikonya,dan ara yakin kalo keluarga besar mas adam akan nerima zahra walaupun mungkin ini berat buat istrinya mas adam"kata zahra


"Tapi gimana dengan omongan orang lain diluar sana"lanjut safa


"Ara gak peduli bun dengan omongan mulut orang yang banyak diluar sana,karena ara hanya mempunyai dua tangan yang akan menutup telinga ara supaya tak terdengar,ara juga selalu berdoaa sama Allah buat kasih jalan terbaik buat kehidupan ara kedepan karena ara juga yakin kalo ini semua udah di takdirkan untuk zahra"saut zahra


"Yasudah kalo itu keputusan kamu,sekarang kamu mandi dulu udah sore nanti keburu maghrib''suruh safa


"iya bun,ara ke kamar dulu yah" kata zahra


sesampainya zahra di kamar tiba tiba ponsel zahra berbunyi dan terlihat nama adam yang memanggilnya zahra yang melihat layar ponsel langsung melotot tak menyangka jika adam menelpon lagi setelah 2 minggu yang lalu adam baru menghubunginya lagi.Dengan perasaan agk karuan zahra pun mengangkat ponggilan itu


"Hallo Assalamualaikum"kata zahra sambil terbata


"Walaikumslaam"saut adam


"kenapa mas ,tiba tiba nelpon"tanya zahra


"maaf ra sebelumnya kalo aku jarang ngehubungin kamu,tapi aku benar benar syok denger papah sama mamah ada di bandung"kata adam


"maaf mas kalo ucapan aku menyinggung kamu,mksd aku emmzz...."sebelum melanjutkan ucapan zahra pun langsung di potong sama adam


"kamu gak salah ko ra,aku disini yang benar -benar salah karena aku sudah jarang nelpon sekalinya aku hubungin kamu gara -gara hal sepele kaya gini,aku janji smaa kamu ra suatu saat nanti aku pasti sampaikan setatus kita ini tapi untuk sekarang aku minta maaf karena belum ada waktu yang tepat buat nyampeinnya"kata adam


"ara gpp mas ,ara juga ikutin mas adam aja krna mas adam sekarang imamnya ara yang harus dipatuhi karena mas adam ladang pahala sekaligus surga ara sekarang"saut zahra.


"syukur kalo kamu gpp,klo gitu aku tutup iya Assalamualaikum"kata adam


"Wa'alaikum salam"saut zahra


 


Setelah adam menelpon ada perasaan bahagia dalam diri zahra walaupun adam menelpon dirinya karna gara gara orang tuanya yang datang tiba - tiba,,,


"Ya Allah kenap jantung ini berdebar"rutuk zahra dalam hati


Sebelum zahra tertidur zahra mendapatkan notif chat dari neneknya kalo orangtua adam sudah pulang jadi besok pagi zahra sudah bisapulang kembali.

__ADS_1


 


__ADS_2