Cinta CEO Muda

Cinta CEO Muda
1


__ADS_3

di sebuah gang yang sepi tergeletak lah seorang laki laki yang menggunakan pakaian sekolah sama yang sudah banyak sobekan di baju dan juga celana.


"aduh di mana aku sakit sekali kepala ku"keluh Arga dengan memegang kepalanya yang sangat sakti dan.


"oh Iyah baru aku ingat aku tadi di hajar habis habisan oleh Rendi dan kawan kawannya"ucap Arga seraya mengingat ingat kejadian yang lalu.


Please back.


sekarang ini Arga sedang menujuh ke sekolah nya untuk belajar di perjalanan Arga selalu menikmati keindahan pemandangan yang ada di sekitarnya itu dan banyak juga mobil mobil mewah menujuh sekolah Arga sedangkan Arga sendiri dia hanya bisa naik bus atau berjalan kaki karena keluarga nya adalah keluarga kurang mampu jangan kan mobil untuk bisa makan saja Arga sudah bersyukur karena keadaan ekonomi keluarga Arga sekarang sedang tidak bagus.


"halo Arga mau bareng gak masuk kelas"tawar rani atmaja kepada Arga.


"maaf rani aku tidak mau karena aku kapok terus menerus di bully oleh Rendi dan kawan kawan nya jadi lebih baik kita jalan berpisah aja biar ibuku tidak di pecat oleh Rendi"ucap Arga dengan sedikit kesal karena gara gara rani adik laki laki Arga harus meninggal gara gara keluarga rendi yang melihat Arga dan rani sangat akrab yang membuat Rendi cemburu buta dan membunuh adik Rendi satu satunya yang membuat ayah Arga meninggal karena depresi yang berlebihan yang sekarang hanya tersisa Arga dan ibunya.


"maaf Arga gara gara aku adik dan ayah mu meninggal"jawab rani menunduk seraya mimik wajah yang menyesal.


Arga tidak menghiraukan ucapan dari rani dan pergi begitu saja dan meninggalkan rani.


saat istirahat Rendi menarik Arga ke gang yang sepi dan menghajar Arga dengan teman temannya tanpa ampun hingga sekarat dan tak sadarkan diri.


please back end


"aku harus cepat pulang takutnya ibu khawatir mencari ku"ucap Arga.


lalu Arga pulang kerumahnya tanpa mengambil tasnya yang berbeda di kelas karena hari sudah jam 9 malam.

__ADS_1


"aku pulang"ucap Arga


ibu Arga mendengar suara anaknya pulang langsung keluar dan melihat anaknya yang sudah babak belur dan pakaiannya sudah compang camping dan langsung berlari menujuh anaknya dengan air mata berlinang melihat keadaan anak nya.


"astaga nak kenapa kamu bisa kaya gini?"ucap ibunya khawatir.


"biasa lah Bu masa ibu tidak tahu kaya baru beberapa kali aja"ucap Arga dengan senyuman di bibirnya menutupi sakit yang di terima biar ibunya tidak khawatir.


"sudah jangan banyak ngomong sinin ibu obati dengan obat merah dan besok kamu gak usah masuk sekolah biar ibu minta izin sama guru kamu"ucap  ibu.


"baik Bu tapi Arga ngapain Bu kalo gak sekolah kan kalo di rumah aja ngebosenin bu"ucap Arga kepada ibunya


"kamu kan bisa bantuin ibu jualan sama sekarang ibu sudah tidak bekerja lagi di rumahnya den Rendi karena tadi ibu di pecat sama den Rendi.


Arga yang mendengar ibunya di pecat oleh Rendi menjadi emosi dan marah tapi dia hanya memendam nya karena hukum bisa di beli oleh ayah Rendi yang kaya raya.


"gak kamu harus tetap sekolah gak boleh putus sekolah kamu"ucapnya tegas tetapi tidak bisa membuat keyakinan Arga runtuh dan akhirnya Rani pun mengizinkan putranya untuk berhenti sekolah karena dengan sikap Arga yang kukuh dalam pendirian dan juga keras kepala dia hanya bisa mengiyakan saja keinginan putra nya itu.


keesokan harinya Arga pun pergi untuk menjalankan jualan ibunya ke sekolah dasar karena Arga biasanya menjual dagangan nya di sana tapi saat dia masuk di SMA dengan beasiswa ibunya melarangnya dan sejak itu Arga tidak jualan lagi di sekolah dasar itu.


"gorengan anget baru jadi siapa yang mau silahkan hanya Rp.1.000.00 saja"ucap Arga yang menarik semua perhatian orang yang ada.


"ka Arga"teriak anak anak yang tiba tiba muncul menghampiri arga.


"halo jagoan gimana belajarnya seneng gak"ucap Arga kepada anak anak yang mengelilingi Arga.

__ADS_1


"gak kak soalnya gak ada ka Arga LG yang ngajarin kita"ucap salah satu anak yang mewakili teman temannya.


"maaf in kak Arga yah jagoan soalnya kak Arga harus fokus sekolah tapi mulay sekarang kak Arga akan sering sering ngajarin jagoan semua jadi belajar nya mulay sekarang harus semangat yah"ucap Arga kepada anak anak. yang mengelilingi Arga.


"Arga ini beneran kamu udah lah gak keliatan kamu tambah ganteng aja"ucap seorang guru wanita yang suka kepada arga bernama Ani.


"ah mbak Ani bisa aja tapi makasih yah mbak Ani atas pujiannya mbak Ani juga tambah cantik"ucap Arga membalas pujian dari Ani.


"ciye ciye kak Arga sama Bu Ani jadian"ucap anak anak itu mengolok olok Arga karena anak anak itu tahu Ani suka sama Arga (heran kan masih kecil dah tahu kaya gitu).


"hei kalian Masi kecil udah tahu siapa yang ngajarin?"tanya Arga heran dan kaget karena mereka masih kecil udah tahu kaya gituan.


"Bu Ani yang ngajarin kak katanya kalo laki laki sama perempuan Deket sama senyum senyum artinya mereka pacaran dan kalo pacaran mereka sudah menikah dan kalo sudah menikah mereka akan bisa memiliki anak gitu kata Bu Ani kak"ucap salah satu dari mereka


"a a a apa yang kalian ketahui sampai sejauh itu"ucap Arga kaget dan sedikit takut sama Ani.


"apa sih kamu ga lebay amat si orang aku ngejelasin yang aku tahu kok"ucap Ani dengan sedikit kemerahan di wajahnya.


"kak Arga kalo udah nikah sama ka Ani kenapa gak cium kak ani"ucap seorang anak laki-laki.


"mana mau mbak Ani sama aku yang hanya anak orang miskin dan gak punya masa depan"ucap Arga seraya menundukkan kepalanya.


"mana ada orang aku suka kok gak Mandang harta tahta dan juga kasta"ucap Ani tulus yang terlihat dari mata Ani oleh Arga adalah sebuah kebenaran jadi tanpa ragu Arga pun ingin membuat hubungan dengan Ani.


"mbak Ani mau gak pacaran sama bocah ini yah walaupun aku blm punya apa apa tapi aku akan berusaha buat membuat mbak Ani bahagia nanti.

__ADS_1


*


halo gys maaf in mimin yah mungkin Mimin akan lebih fokus sama yang ini dari pada yang 2 lainnya karena Mimin udah gak punya ide lagi untuk yang 2 nya itu jadi Mimin tamarin aja maaf in mimin yah gys.


__ADS_2