Cinta CEO Muda

Cinta CEO Muda
28


__ADS_3

"mohon perhatiannya buat peserta ospek yang bernama Ahmad Ali firdaus mohon ke tempat saya sekarang"teriak wanita yang di dekat Rani, Rani yang kaget langsung mencoba menutup telinga mei mei.


2 menit berlalu seorang laki laki muda dan tampan dengan postur tubuh yang amat sangat bagus datang menghampiri wanita yang memanggilnya tadi.


Ali yang mendengar namanya di panggil langsung mencoba meregangkan tubuhnya sebentar lalu berdiri dan berjalan menuju sang wanita dengan menggunakan celana panjang ospeknya dan baju tanpa lengan yang bisa memperlihatkan lengannya yang kekar.


"ada apa yah mbak" tanya ali belom menyadari kehadiran sang istri dan juga anaknya ada di sana.


"papa" panggil mei mei seraya berlari dengan merentangkan kedua tangannya.


"eh jangan lari sayang nanti jatoh, ada anak papa kenapa ke sini sayang hem" ucap ali seraya menggendong mei mei


"hehehehe mei mei kesini sama mama mau nganterin pakaian kantor papa terus mei mei mau izin buat jalan jalan sama mama boleh ka pa"jawab mei mei seraya tertawa.


"yah tentu boleh dong sayang masa anak papa mau jalan jalan sama mama papa larang"ucap ali seraya mencolek hidung mei mei.


"heheheh"cengir mei mei senang.


"mas ini baju ganti kamu buat ke kantor nanti sekalian aja kalo mau kamu versi bersi nya di kantor aja dan aku gak suka kamu make baju ini kalo di luar tapi kalo dikamar aku suka malah kalo perlu gak usah pake baju juga gak apa apa" ucap rani seraya lama ke lamaan suaranya semakin kecil.


"aduh mbak ku sayang iya deh ini juga lagi ngadem sebentar, oh yah mbak pakaian yang nanti di bawa ke rumah udah di siapin" ucap ali seraya bertanya.


"udah kok mas oh yah nanti palingan aku sama mei mei mau main ke mall milik mas aja yah sekalian aku lihat lihat mall milik mas"ucap rani seraya tersenyum.


"iya gak apa apa sayang jangan kan jalan jalan mau borong di mall milik mas pun boleh, oh yah ini ada kartu kredit mas buat kamu udah mas isi buat belanja sama mei mei nanti setiap bulannya aku isi lagi"ucap ali seraya memberikan card hitam kepada rani.


"ok deh mas ku sayang ini pakaian nya aku sama mei mei mau jalan jalan dulu dah asalammualaikum" ucap rani seraya pamit dan mencium tangan sang suami.

__ADS_1


"dah pa mei mei mau jalan jalan dulu"teriak mei mei seraya melambaikan tangan nya.


"waalaikumsalam dah hati hati yah" ucap ali seraya membalas lambaian tangan mei mei.


setelah kepergian Rani dan mei mei ali kembali ke dalam kelompoknya lagi.


"baik lah untuk ketua kelompok mohon menghadap kepada panetia karena akan kita bagi peralatan untuk games selanjutnya" teriak salah satu panetia ospek.


"baik lah ayo teman teman Lisa semua semangat kalo bisa kita sapu bersi games ini"teriak ali seraya menyemangati teman temannya.


"siap" teriak teman teman di kelompok Ali.


"ayo teman teman jangan mau kalah kita semangat juga" teriak salah satu ketua kelompok lawan Ali.


"ok" teriak kelompok mereka.


"baik ini adalah perlengkapan untuk games kali ini dan nama dari games kali ini adalah estafet air kalian. pasti paham kan cara bermainnya tidak harus di contohkan dahulu"ucap sang panetia seraya membagikan alat untuk.


di lain tempat seorang laki laki muda sedang terikat dan tidak menggunakan apapun.


"halo sayang gimana enak gak"ujar sang wanita dengan sinis.


"dasar wanita sialan lepaskan aku"teriak sang laki laki.


"alah munafik kamu Dimas firdaus orang pas di gilir kamu ke enakan kok hahaha"ucap sang wanita lagi.


"lapor ketua kami menemukan informasi baru beberapa bulan ini di keluarga firdaus telah hadir seorang remaja laki laki yang di yakini anak kepala keluarga firdaus ketua"lapor seorang wanita dengan menggunakan pakaian ala ala ninja.

__ADS_1


"oh wow tidak di sangka sang alat kita sudah menampakkan dirinya sekarang hahahaha"ucap sang wanita yang di panggil ketua tersebut.


"tapi ketua rumor nya dia sudah menika ketua"lapor sang ninja lagi.


"terus kenapa kalau dia sudah menika kita masih bisa menangkapnya hahahaha"tawa sang ketua menggelegar di dalam ruangan tersebut.


"hahahaha dasar nenek nenek kau kira keluarga firdaus tidak akan melindunginya jangan harap"teriak sang laki laki yang sedang terikat.


"hahahaha kau lupa aku ini siapa jangan kan sekarang dahulu pun kamu dan saudara laki laki mu selalu di jaga oleh banyak pengawal yang hebat tapi apa kalian selalu menjadi mainan bagi kami kelompok mawar hitam sudah paham kan sayang"ucap ketua dari kelompok mawar hitam.


di tempat mei mei dan rani yang sedang jalan jalan di salah satu mall milik Ali sedang mendapatkan masalah dari istri sekertaris Ali sendiri.


"dasar anak haram kalo tidak sanggup membeli di mall ini jangan mencari alasan tidak membawa dompet"maki sang wanita istri dari sekertaris Ali.


"kenap memangnya suamiku bilang kalo mau ambil saja tidak perlu membayar karena mall ini milik suamiku"ucap rani dengan santay dan juga sedikit jengkel dengan wanita itu.


"hahahahah kau kira ini mall milik suamimu tidak harus bayar dasar miskin"maki sang wanita lagi.


"iya memang ini adalah mall milik suamiku emang kenapa"jawab rani mulay judes dan tidak senang.


"hahahah lihat wanita murahan ini mengaku ngaku jadi nyonya tuan Muhamad Ali firdaus jangan mimpi emang tuan Ali mau sama kamu yang murahan"ejek sang wanita dan tertawa keras.


"Hade sudah lah kalo kamu tidak mau mendengarkan ku lagi tapi ingat satu hal lagi jangan memohon pada ku kalau besok suamimu sudah menjadi pengangguran dan kalian menjadi gelandangan di jalan"jawab rani kesal lalu menarik mei mei untuk pergi dari sana untuk kembali ke rumah nya karena Rani sudah tidak ingin untuk jalan jalan lagi dan untuk putrinya mungkin dia akan mengajaknya bermain di rumah saja nanti.


setelah itu Rani dan mei mei pun pulang ke rumah Rani dan menunggu ali pulang dan pergi ke rumah keluarga firdaus hal itu lah yang sedikit membuat Rani tenang mengingat dia akan meminta ketenangan dari sang suami yang selalu bisa membuat dia bahagia.


halo gys maaf yah Mimin jarang upload soalnya mimin lagi mager buat nulis jadi yah kaya gini jadinya dimohon harap *********** yah gysπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»

__ADS_1


__ADS_2