
keesokan harinya Elda ke sekolah, saat sudah bertemu dengan Lidya, Ia merasa benar-benar bingung karena raut wajah Lidya sangat marah padanya, hingga Elda menyapanya namun dia tidak menghiraukannya.
" pagi Lid,
Lidya tidak menjawab sepatah kata pun, iya cuma diam dengan wajah yang begitu marah, namun tanpa mempedulikan nya lagi Elda pun pergi meninggalkannya dan memasuki kelas, di kelas Elda pun duduk berdiam seorang diri sambil membaca sebuah buku, tetapi walaupun membaca buku Elda pun masih bingung atas kelakuan Lidia kepadanya, Elda berpikir" apa sih kesalahanku, sehingga dia tidak menghiraukan ku, apakah Kak Adi cowoknya, ataukah?? aduh aku benar-benar bingung deh. Lidya kayak anak kecil ya, yah cuek aja deh kamu cuek, ya aku cuek dong. karena aku tahu kamu cewek yang paling cerewet jadi aku nggak mampu terus bicara sama kamu. udah Lid kalo ini permintaan kamu untuk kita akhiri persahabatan kita ya udah aku terima.
Elda pun kembali membaca bukunya.
saat asyik membaca Dina pergi menghampiri Elda, Dina meminta Elda untuk mengajarinya mengerjakan soal fisika. keduanya belajar bersama, saat belajar semua siswa mulai memasuki kelas hingga dikelas Elda dimasuki oleh seorang guru yang bernama Ibu Elis. Ibu Elis adalah seorang guru matematika, Ibu tersebut sangat kejam, maka setiap pelajaran matematika semua siswa terlihat harus benar-benar fokus pada pelajaran tersebut, tanpa harus ada yang ribut ataupun saling mengganggu sesama. ketika sedang memulai pelajaran seorang siswa yang bernama Stefan dipanggil oleh ibu tersebut diberi sanksi kepadanya, karena iya membuat hal yang tidak disukai oleh ibu tersebut.
Stefan, apa yang kamu lakukan di situ? ayo maju, dan berdiri satu kaki selama pelajaran berlangsung. kamu mengerti??
__ADS_1
dengan takut Stefan menjawab, iya Bu.
selama jam pelajaran berlangsung Stefan berdiri di depan kelas, dan ketika selesai pelajaran semua siswa keluar dari kelas banyak teman-teman Stefan mulai mengejek Stefan hingga Stefan kelihatan marah kepada mereka. Elda hanya berdiam sambil senyum sendirian, banyak pelajaran telah diselesaikan hingga waktu pulang pun tiba Elda pun keluar dari kelas menuju ke kantor untuk menemui seorang guru dan memberikan tugas yang telah dikerjakan olehnya kepada guru tersebut. saat ia keluar dari ruangan kantor tersebut ia melihat Adi dan Aster telah menunggunya di depan gerbang lalu ia bertanya, kakak berdua udah saling kenal, dan kakak nunggu siapa?
Aster dan Adi pun menjawab bersama " ya nunggu kamu lah, dikirain nunggu siapa?
ohhh gitu ya udah kita jalan sama-sama yuk.
kata aster kepada Elda.
lalu aster pergi meninggalkan Adi dan Elda.
__ADS_1
Dha...itu cowok kaya benci ya sama aku, aku bisa lihat kok dari raut wajah nya, tuh... biar aku ngajak cerita dia selalu pasang muka benci gitu, apa itu pacar kamu??
" ya ampun kak.....udah deh jangan mikir yang sembarang, mungkin dia ada benci apa gitu, sampai terbawa.
nggak Dha, bener yang aku ngomong tadi.
Dha kayaknya sembunyi dari aku deh, tapi itu cowok kalau bener Elda punya pacar, masa dia nggak narik tangan Elda biar bisa jalan bersama, aduh aku bingung....mana yang bener ya, itu Elda punya pacar, atau cuma kenalan aja.
" kak" (Elda memukul tangan Adi) kak kok khayal Mulu, mikir apa sih kak nih?
siapa yang khayal?? Dha ngawur bener deh. jangan asal nuduh ya!
__ADS_1
ya udah aku yang mengalah kok kak, karena percuma, orang lain cowok yang mengalah, nih cewe yang ngalah🤦🤦🤦🤦