
saat semua siswa berkumpul bersama, Lidia pun mulai mencari aster agar bisa bersama nya. Lidia dan Aster pun duduk bersama, mereka duduk berdekatan dengan Elda, agar membuat Elda cemburu. tanpa takut Elda pun duduk bersama mereka, Elda membuat dirinya agar tidak terlihat cemburu, Elda mulai mengajak temannya agar mendengar ceritanya, saat Elda bercerita Lidia kembali melakukan hal- hal yang membuat Elda cemburu, iya memeluk Aster, dan mengajak aster agar pergi mengantarnya hingga sampai ke rumah, aster dengan senyum pun menyetujui semua yang Lidia katakan.
senyuman Aster tak benar- benar dari dalam hati, namun iya hanya melakukan agar Elda cemburu, dan saat melakukan hal-hal yang sangat romantis, Aster memandang Elda yang terus tersenyum, Elda tidak pernah terlihat cemburu atau pun iri kepada keduanya.
Elda bersama sesama siswa mendengarkan pengumuman dari seorang guru.
Elda terlihat tidak cemburu, karena iya lebih berfokus pada guru tersebut.
iya tak pernah memandang sedikit pun kepada aster dan Lidya.
Dengan bersembunyi aster memandang Elda, dalam hati iya berkata" Dha andaikan kau tahu kalau aku sangat mencintaimu apakah engkau akan menerima aku? ataukah engkau terus membenci aku? aku bingung Dha apa lagi yang harus aku lakukan. aku melakukan ini, namun engkau terlihat sangat bahagia, tak ada rasa cemburu pun dari dalam dirimu atas kelakuan ku. ya itu semua bisa menandakan bahwa Dha nggak cinta aku.
Aster.... aster..... Aster.........
__ADS_1
aster pun kaget saat mendengar teriakan.
" apa sih Lid??? kamu gila ya, atau kamu lagi ngga waras???
" aduh aster......aster kamu lagi hayal siapa sih, ini semua udah pulang loh, kamu masih duduk Mulu ditempat yang nggak jelas gitu.
ayo pulang, kamu kan udah janji mau nganterin aku.
" iya....iya...... bawel banget nih anak, usia udah kayak gitu, masih aja nyuruh ngantar, nih apalagi kalau masih kecil. oh( menggelengkan kepalanya)
aster dan Lidia pun pergi, ketika mereka berada di depan gerbang, aster melihat Elda sedang duduk bersama Adi. Elda dan Adi sangat bahagia, keduanya duduk sambil memainkan game.
saat aster memandang, aster terlihat sangat cemburu, namun iya berani untuk menegur Elda dan Adi.
__ADS_1
" hei...... kalian belum pulang? masih berdua ya?? asyik bener ya.
Elda terlihat cemburu, dan tidak menjawab sepatah kata pun. namun dengan wajah yang tersenyum, Adi menjawab Aster.
" hmmmm, bukan mau berdua² ya, tapi masih capek banget kok. ayo mampir bersama.
" nggak usah kok Di, lagi buru pulang, mana masih ngantar orang depan lagi. duluan ya!
" ohhhhh, gitu! iya² kok.
aster dan Lidya pun pergi, saat dalam perjalanan, Lidia bercerita tentang yang di6 oleh nya saat berada di kelas, iya menceritakan bahwa dirinya tidak berteman dengan Elda, namun sayangnya apa yang iya cerita tak sedikitpun terdengar pada telinga aster. Aster terlihat senyum bahagia, karena iya bener-bener melihat Elda cemburu, dan tanpa sadar, Aster berteriak" hore......yes.....dan yes 😀😀😀.
" hey (marah) kamu kenapa sih?? apa kamu bahagia sama yang aku ceritakan tadi ya?? iya dong siapa lagi, kalau bukan aku
__ADS_1
" iya², kamu Ok 😀( hahahaha ternyata bohong, lagian aku senang karena aku tadi bener² melihat Elda cemburu)