Cinta Dibawah Hujan

Cinta Dibawah Hujan
SADAR


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA😘


Begitu pun dengan Arka yang membayangkan masa-masa berantem dengan Nisa dan Arka mulai meneteskan air matanya.


"Kus please..kamu yang kuat nanti temen berantem gue siapa kalau bukan elu,gue ada disini kus, si dodol basi lu ada disini".Batin Arka dalam hati.


"Saya pamit pulang dulu ada kerjaan yang harus saya urus,nak Fani kamu nggak usah khawatir masalah biaya biar om yang bayar,kalau gitu saya pamit nanti saya akan kesini lagi".Pak Ferdi pun pergi menuju lift.


Setelah 4 jam oprasi akhirnya selesai juga setelah itu Nisa dibawa ke ruang perawatan dan semua orang melihat Nisa tak berdaya dengan slang oksigen dimulutnya membuat Semua menangis.


Lalu Fani pun berlari mengikuti para suster yang membawa Nisa di ikuti Rizal,Arka,mbk Fina dan Arga yang juga ikut mengejar para suster.


"Maaf,adik tunggu diluar dulu ya pasien masih dalam tanganan dokter,permisi".ucap suster itu lalu menutup pintunya.

__ADS_1


Setelah beberapa lama menunggu akhirnya dokter keluar dan seketika wajah Fani yang mengantuk kembali segar.


"Gini ya adik-adik pasien mengalami benturan di kepala yang hebat sehingga pasien mengalami lupa ingatan untuk sementara tetapi masih bisa di pulihkan dengan menceritakan masa lalu nya atau apa pun itu jadi kalian tidak perlu khawatir dan sekarang keadaan pasien masih lemah kalau kalian mau nengokin boleh tapi jangan berisik,kalau gitu saya permisi".Dokter itupun pergi.


Tentu saja itu membuat semua orang merasakan kesedihan yang mendalam,Fani pun kembali menangisi sahabatnya itu.Dan masuk ke dalam.Melihat sahabatnya yang terbaring lemah tentu saja Fani merasakan kesedihan yang teramat mendalam.


"Blewah bangun dong gue ada di sini nanti kita perang bantal lagi,lo mau manggil aku tusuk sate kan silahkan Nis,tapi elo harus bangun hiks hiks hiks".Fani pun menangisi sahabatnya itu.


"Iya Nis gue juga ada di sini nanti kalau lo bangun gue beliin ice cream corneto yang banyak deh pokoknya".Rizal pun juga meneteskan air mata.


"Seandainya elu tahu isi hati gue sebenarnya gue tuh kangen berantem sama elu Kus,".Batin Arka yang duduk di sofa.


"kalau gitu semuanya saya pamit pulang dulu nanti saya kesini lagi buat bawain makanan untuk kalian".mbk Fina pun pamit pulang.

__ADS_1


Kemudian Fani tertidur di pundak Arga dan Rizal tidur di pundak Arka.


Pagi pukul 07.00 mereka terbangun karena dibangunkan suster yang mau mengecek Nisa.Dan Arka kaget melihat Rizal tidur dipangkuannya sambil meninggalkan kerak air liur di wajahnya begitu pun sebaliknya Rizal juga kaget melihat Arka.


"Hiyyyyy...apaan sih lo tidur di pangkuan gue enak aja najis tau,tuh kerak iler lo tuh".Arka mendorong Rizal sampek jatuh ke lantai.


"Ihhh...siapa juga yang mau tidur sama elu,lu nya aja tuh yang deket-deket gua".Rizal kemudian bangun dari jatuhnya.


"GR banget sih jadi orang orang elu yang nempel-nempel ke gua".Arka yang tak terima membalas Rizal.


Dan mendengar perdebatan itu susternya pun memarahi Rizal dan Arka karena terlalu berisik.


"Udah diam Dik nih pasien udah mulai sadar".Suster itu pun memberi tahu keadaan Nisa.Dan kemudian Fani segera mendekat ke ranjang Nisa.

__ADS_1


"Bener sus,sahabat saya udah sadar".Ucap Fani kegirangan karena melihat Nisa yang sudah membuka matanya.


SELAMAT MEMBACA😘


__ADS_2