Cinta Dibawah Hujan

Cinta Dibawah Hujan
HUJAN MENGINGATKANKU PADA...


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA😘


Fani pun meminta izin ke Dokter Romi untuk membawa Nisa jalan-jalan ke taman dan dokter Romi pun mengizinkan tapi harus dengan pengawasan suster.


"Nis kata dokter Romi boleh aku ajak kamu jalan-jalan yuk".Ajak Fani yang lupa kalau Nisa belum bisa jalan.


"Bantuin lah Fan gue kan belum bisa jalan kayak elu".Pinta Nisa dan kemudian suster Nisa datang.


"Biar saya bantu ya Dik ntar jatuh lo".Kata suster yang di baju nya terdapat nama Siska.


Fani pun dengan sabar menunggu sahabat nya yang sedang dibantu suster untuk ke kursi roda.


"Huuhh..makasih ya sus,suster nama nya Siska ya".Tanya Nisa.


"Iya benar sekali dik yaudah sekarang kamu bisa jalan-jalan dengan teman mu tapi saya juga harus mengawasi".Ucap Suster Siska.


"Oke sus,ayuk Nis".Sahut Fani kemudian mendorong kursi roda Nisa.


"Ihhhh ini infus lo ngehalangin penglihatan gue lo Nis".Fani pun risih dengan slang infus Nisa yang ada 3 itu.


"Ya mau gimana lagi Fan ini juga si Dokter nya yang pasang".kata Nisa kemudian mereka naik lift dan menuju taman rumah sakit itu.


"Wahh di sini enak banget ya Fan udaranya seger banget dari pada di kamar bau obat semua ckckckck".Ucap Nisa sambil menghirup udara segar itu.


"Iya Nis tapi sayang mendung kalau nggak mendung pasti tambah enak".


Awan di langit sudah meneteskan air dan mulai lah gerimis kemudian suster Siska mengajak ke dalam.


"Ayo dik semua kedalam udah hujan nih".Ucap suster Siska.


"Iya sus,ayo Nis kita ke dalam".Ajak Fani dan mendorong kursi roda Nisa.


Mereka pun kembali ke kamar inap Nisa.


"Hhhh padahal baru sebentar lho tadi".Ucap Nisa kecewa.


"Ya mau gimana lagi Nis".jawab Fani sambil makan nasi goreng dari Arga dan Nisa pun duduk di kursi roda sambil memandangi hujan.


"kenapa ya Fan,saat gue ngeliat hujan,gue ngerasa inget seseorang tapi siapa dan orang itu kayak ada hubungan nya sama gue".Nisa mulai ingat sesuatu tapi masih belum jelas.


"Jangan dipaksain dulu Nis,mikir yang relax aja atau mikirin gue jiaaahhhh".Fani pun mulai ngegombal.


"Apaan sih lo Fan ini gue lagi serius juga".


"Iya gue tahu elu lagi serius tapi gue aja nggak tau isi hati elo".Ucap Fani sambil menyantap nasi goreng.

__ADS_1


"Ahhhh kok gue lupa sih Fan".Teriak Nisa kesal.


"Udah mendingan lo bobok-bobok manja aja biar nggak stres apa makan kayak gue nih".Fani pun memberi solusi.


"Gue mau apel itu Fan,kupasin yak".Pinta Nisa ke Fani yang sedang makan.


"bentar-bentar Nis gue habisin nasi goreng gue dulu".Fani menyuapkan nasi goreng terakhir ke mulutnya.


"Oke,minum dulu sana ntar seret lho".


Waktu menunjukkan pukul 13.00 dan waktunya Nisa dapat makan siang.


"Selamat siang Nisa bagaimana keadaan kamu udah mendingan kan".Tanya suster Siska sambil membawa nampan makan siang.


Fani yang tadinya tertidur kini kembali bangun karena mendengar suara Suster Siska.


"Alhamdulilah Sus udah mendingan kok kapan saya bisa pulang,saya udah nggak betah di sini di tusuk jarum terus".Oceh Nisa.


"Kamu belum boleh pulang sama dokter Romi karena kaki kamu yang masih butuh perawatan itu".Suster Siska menjelaskan pada Nisa.


"Kalau gitu ini makan siang kamu setelah itu di minum ya obatnya".Kata suster Siska dan kemudian keluar dari kamar Nisa.


"Yaudah gue suapin ya Nis".Fani pun mulai menyuapi sahabatnya meski baru bangun tidur.


"Makasih ya Fan,elu tetap ada saat gue butuh elu,emang elo sahabat terbaik gue yang ter aku sayang".Nisa pun memeluk sahabatnya itu sambil meneteskan air mata.


"Udah lah kok pakek nangis segala,ini jadi makan apa enggak sih".Ucap Fani melepaskan pelukan nya lalu mengusap air mata Nisa.


"Ya udah Haaaaa".Nisa membuka mulutnya.


Dan Rizal pun datang.


"Ehh Nisa udah makan siang ya".Tanya Rizal.


"Eh Zal elu liat Arga nggak tadi dia tidur di sofa kan gue tinggal ke taman sama Nisa terus tu orang ilang".Fani baru sadar kalau Arga nggak ada di sofa.


"Mana gue tau kan baru sampek Fan".Rizal pun duduk di sofa.


"Haaa Fan udah habis nih".Nisa kembali membuka mulutnya.


"Nih,Zal lu suapin Nisa ya,gue mau cari Arga dulu nih".Fani pun memberikan piring makanan Nisa ke Rizal.


"Siap kalau nyuapin Nisa mah aku mau banget ckckck".Razal mulai girang.


"Hai nama kamu Rizal yak".Tanya Nisa.

__ADS_1


"Iya,yaudah yuk aku suapin".


"Kok aku pernah liat kamu ya".Tanya Nisa yang nggak asing melihat muka Rizal.


"La kan kamu liat aku disini wkwkwk".Jawab Rizal sambil tertawa.


"Bukan,aku tuh kayak pernah liat kamu udah lamaaaa banget".


"Asal lu tau Nis sebenarnya temen kecil lo ada di sini,dulu kita sering main petak umpet bareng dan kalau kamu jatuh pasti nangis dan aku yang harus gendong kamu,semoga elu cepet ingat gue Nis".Batin Rizal dalam hati.


"Woyyy elu kenapa bengong".Tanya Nisa sambil mengibaskan tangannya ke muka Rizal.


"Enggak cuma mikir siapa orang yang kata elo mirip denganku yang sudah lama ketemu,itu doang kok".Rizal mencoba mencari alasan.


"Ohhh kalau gitu haaaa".Nisa membuka mulutnya agar di suapin Rizal.


Dan Fani pun datang bersama Arga.


"Kemana aja lu Ga tuh cewek lu panik nyariin lo".Sahut Rizal.


"Tadi itu gue nyariin Bebeb sama Nisa gue udah muter-muter kukira tadi mereka di culik".Jawab Arga dengan kepolosannya itu.


"Hadehhh dari dulu pikiran lo polos banget sih,mikir dong ini rumah sakit gedeee masa ada penculikan pasien kan banyak penjaganya".Ucap Rizal penuh emosi.


"Ya siapa tau Zal".


"Udah Zal jangan marahin bebeb aku dong kan dia juga khawatir tadi".Fani pun menegur Rizal.


"Ihhh mentang-mentang lu pacaran si Arga di belain huuu".Rizal mulai emosi lagi.


"Iya dong,ya nggak beb".Fani dan Arga pun tos bareng.


"Kok gue nggak di suapin lagi kan dari tadi gue nunggu makanan gue,malah ribut sendiri huhhh".Nisa mulai kesal.


"Oh iya ya nih".


KEESOKAN PAGINYA


"Hoooaaaammmm,jam berapa nih".Fani pun terbangun dari tidurnya.


"Udah jam setengah enam,emang lu nggak sekolah".Tanya Rizal yang udah siap mau sekolah.


"Dari kapan elu disini?tapi Zal kalau gue sekolah nanti siapa yang jagain Nisa".Ucap Fani sambil menunjuk ke arah Nisa yang masih tidur.


"Saya aja nak".Tiba-tiba mbk Fina datang dengan Arka yang sudah memakai seragamnya juga.

__ADS_1


SELAMAT MEMBACA😘


__ADS_2