
Dava tersenyum melihat tingkah dari reini, wanita yang iya kejar sekarang tepat berada di sampingnya dengan keadaan menangis tersedu-sedu memohon ampun untuk kesalahannya, Sedangkan kejadian tadi mengingatkan pada Airin teman Reini yang memanggil.
Airin : Aneh, Tadi sepertinya melihat reini (wajah bingung)
Airin adalah teman reini dari kecil sampai sekarang, sama-sama memiliki wajah yang cantik juga manis bedanya airin sudah lama berpacaran.
Kejadian di mobil....
Reini memberanikan diri melihat lelaki yang menariknya masuk kemobil,
Reini : Aneh, sepertinya saya pernah melihatnya tapi dimana? (dalam hati reini bertanya)
Dava menyadari bahwa reini sedang memperhatikan wajahnya dan terlihat bingung, membuat dava tertawa sehingga Reini kaget dari lamunannya.
Reini : Maaf tuan, apa saya pernah bertemu dengan anda?
Dava : Entahlah.. mungkin adek sering bermimpi tentang saya (Nada tertawa)
Reini merasa familiar dengan sebutan adek darinya.
Reini : Mungkinkah itu anda? lelaki yang sering menggangu saya dengan wechat konyol?
Dava : Konyol???, hhhh
Reini tampak kesal namun masih nemikirkan tentang kesalahannya jadi tidak menggubris lelaki disampingnya.
__ADS_1
Dalam perjalanan tiba-tiba mobil berhenti disala satu rumah yang berada jauh dari kerumunan orang, jadi terbilang sunyi,
Reini : Dimana ini? ini tidak terlihat seperti kantor polisi.
Dava : Yah memang bukan, atau adek ingin mempermasalahkannya dan masuk kedalam tahanan!
Reini : (Gugup) Tiiiidaaakk
Dava membuka pintu rumah dan masuk kedalam, reini masi berdiri lemas tampak ketakutan, berfikiran yang tidak-tidak.
Dava : Adekk masuk kedalam, diarea ini sering terjadi penculikan (bercanda)
Reini : Peeemmbohoong (takut)
Dava : Ya sudah, tersera saja saya lelah ingin istirahat,
Reini : Aneh, Perasaan apa ini?(dalam lamunan)
Dava : Apakah sekarang adek ingin tidur diatas badan saya (tertawa)
Reini langsung berdiri dan terlihat gugup wajahnya memerah karena malu,
Dava : Ya sudah, masuk keruangan itu dan bersihkan badan kamu.
Reini kaget dengan ucapan dari dava membuat iya merasa takut namun perasaannya senang.
__ADS_1
Reini : maksud anda apa? saya tidak ingin menebus kesalahan dengan memberikan badan saya kepada anda,
Dava : hhh boleh juga, kalo adek suka saya tidak menolak.
Reini langsung berlari keruangan itu dan mengunci pintu kemudian iya melihat ada sepasang baju sudah disiapkan, reini berfikir mungkin iya sudah sala paham.
setelah membersikan diri reini keluar dari kamar dan melihat Dava sedang berbaring disofa, tampak kelelahan namun sangat tampan, "lelaki aneh" keluar dari mulut reini, dan membuat dava bangun dari tidurnya.
Dava : ada apa wanitaku?
Reini mendengar itu terkejut
Reini : sejak kapan saya menjadi milikmu? (marah)
Dava : Sejak kamu lahir sudah ditakdirkan menjadi milikku (senyum licik)
Reini : Dasar lelaki aneh, saya tidak mengenal anda, bagaimana mungkin menjadi milik anda?
Dava : Pada akhirnya kamu akan tetap mengenal saya dan menjadi milik saya!! sudahlah disana ada makanan silahkan makan dulu nantinya kamu tidak akan ada tenaga (senyum licik)
Reini : (tampak bingung)
Dava masuk kedalam kamar dan membersihkan badan nya dan lupa kalau pintu kamarnya tidak dikunci,
setelah reini selesai makan iya langsung kembali dan tidak melihat dava membuat reini takut berada diruangan itu dan lari dengan cepat menuju kamar dan tidak sengaja melihat dava sedang berganti pakaian......
__ADS_1
Bersambung....