Cinta Dua Rasa

Cinta Dua Rasa
Kepolosan Reini


__ADS_3

Dava kaget atas tingkah reini yang tidak mengetuk dulu, tapi justru membuat dava tersenyum.


di sisi lain reini dalam keadaan menahan malu atas kelakuan yang tidak disengaja itu, dalam batin reini berucap "Bagaimana pun caranya saya harus menikah dengannya karena saya sudah melihat tubuhnya dan mata saya harus bertanggung jawab untuk itu" reini membatin dengan polosnya, mungkin karena reini belum pernah pacaran dan tidak terlalu dekat dengan teman lelaki alhasil reini merasa bersalah, baginya itu merupakan tindakan senonoh dirinya.


hhhh lucu juga reini...


Dan setelah dava dan reini berhadapan ada perasaan malu mereka rasakan, reini tidak sanggup menatap dava karena terfikir hal yang memalukan itu.


Dava : itu kecelakaan, tidak disengaja kan.


Reini : ..(tatapan polos)


Dava : kenapa?


Reini : saya akan bertanggung jawab (polos)


Dava : hhhhhhh..

__ADS_1


Reini : kenapa anda tertawa?, saya serius ingin bertanggung jawab!


Dava : hhh dasar wanita polos, yasudah kalo begitu kita harus menikah!!


Reini :Ha menikahhh??? saya takut


Dava : kenapa, sudah tidak ingin bertanggung jawab?


Reini : bbukkaan itu, hanya saja saya takut hamil, dengar dari teman saya (airin) kalau menikah itu ujung-ujungnya akan hamil, saya masih kecil nantinya akan ada dua orang anak kecil yang anda rawat.


Dava membatin "polos juga nih anak, hal yang begitu serius saja dianggap sepeleh, dikira menikah hanya persetujuan antara saya dengan dia tanpa melibatkan keluarga, ya sudah diuji aja mungkin saya bisa melihat apa saja yang diketahui anak ini tentang menikah"


Reini : oh gitu ya, gimana cara mendapatkan anak?


pertanyaan reini membuat fikiran dava melantur, "tahan dava, belum saatnya" dava membatin.


Dava : Kalau adek tidak keberatan saya ajarkan malam ini caranya (tertawa dalam batin)

__ADS_1


Reini : iya saya tidak keberatan, Ayoo!!


Reini tidak mengetahui apa yang iya ucapkan, baginya itu hanya sekedar pelajaran semata, wanita polos yang tidak tau apa-apa.


Dava : Haa, (tahan dava) adek nanti caranya akan adek ketahui kalau sudah menikah, sekarang bukan waktu yang tepat untuk melakukannya.


Reini : (bingung) Oh iyaiya


Dava : Yasudah, kamu masuk terus tidur, saya malam ini tidur di sofa nanti besok pagi, adek saya antar ke kos!


Reini masuk ke kamar dengan senyum merekah diwajahnya, reini berfikir bahwa dava akan marah dengan tingkahnya tadi ternyata tidak.


disisi lain dava sedang berfikir atas ucapan reini, dava tidak pernah mengira bahwa mengincar wanita ini sungguh sangatlah mudah, entah karena kepolosannya atau apa? tapi justru dava merasa senang karena reini akan menjadi wanitanya.


memikirkannya saja dava merasa geli atas ucapan reini tadi, berfikir sambil tertawa mengingat tingkat kepolosan reini. "tampaknya harus diasah dengan baik", ucap dava dalam batinnya.


Didalam kamar reini sedang ngobrol via wechat dengan airin temannya, sala satu chatnya reini bertanya tentang cara untuk hamil, Airin sontak kaget dengan pertanyaan reini, "jangan bertanya tentang cara hamil kepada orang lain ya, ingat!", ucap airin kepada reini, Reini tidak menjawab apa yang di katakan airin, reini berencana menceritakan pengalamannya malam ini, esok hari saat sedang bersama agar lebih santai.

__ADS_1


Reini Mematikan handphonenya dan segera tidur namun tidak seperti biasanya iya nampak gelisah tidak bisa tidur, untuk membuat dirinya tidur iya memutar lagu kesukaannya akan tetapi tetap sama tidak bisa tidur...


Bersambung....


__ADS_2