Cinta GreeNindia Davidson

Cinta GreeNindia Davidson
Episode 08


__ADS_3

Dalam perjalannan menuju bandara Green merasa berat jika harus meninggalkan orang tuanya tapi kembali lagi ia berfikir bahwa ini semua ia lakukan pula demi tidak mengecewakan orang tua nya dimasa depan karena dialah satu-satunya yang akan mewarisi kedua perusahaan besar milik kedua orang tuanya.


Sesekali Green memikirkan reyhan dan ia pun merasa sedih untuk jauh dari reyhan tapi ia sudah terlanjur kecewa pada reyhan yang sudah menjadikannya selingkuhan, green juga tidak ingin mendengarkan penjelasannya karena baginya itu hanya percuma, ada atau tidaknya penjelasan tidak akan ada yang berubah bukan? Begitulah pikiran green karena ia juga tidak mungkin egois untuk memiliki reyhan yang kenyataannya telah lebih dulu dimiliki oleh ella.


Sampai di bandara Green menatap lekat wajah kedua orang tuanya tak sadar ia menitikkan air matanya, tapi ia tidak ingin mengurungkan niatnya karena ini sudah menjadi keputusannya sejak lama.


Melihat putri mereka menangis kedua orang tua green ikut menangis serasa tidak ingin jauh pula dari putri mereka tapi mereka juga menghargai keputusan Green. Mereka memeluk Green erat seraya mengisyaratkan green untuk jangan bersedih karena mereka akan ikut bersedih.


Sampai saat ini belum ada yang mengetahui identitas asli green, kecuali sahabanya Amel itu pun karena Amel sangat kaget mendengar bahwa Green akan kuliah di harvard, bagaimana tidak membuat amel kaget secara green mengatakan bahwa dia anak seorang pelayan, lalu sekarang akan kuliah di harvard yang sangat WOW itu, siapa yang tidak kaget coba. pertama kali mengetahuinya Amel sampai tercengang dan juga marah ternyata selama ini ia bersahabat dengan anak orang terkaya di Asia ini, dan marah karena mengapa tidak jujur dari awal. Tapi karena Green menjelaskan alasannya akhirnya Amel pun mengerti.


Kini tiba saatnya keberangkatan green, green melepas pelukan kedua orang tuanya dengan perasaan berat dan tangis yang tidak mereda orang tunya pun menghapus airmata putri mereka dengan lembut.


Berangkatlah sayang kejarlah cita-cita mu dan jangan lupa jaga kesehatan mu selama kau disana. Ucap Ayah Green.


Green sayang jangan menangis lagi yah, nanti bunda dan ayah pasti akan mengunjungi mu. Ucap bunda green.


Iyah bunda. jawab Green. Kalau begitu green masuk ya bun, yah.


Orang tua green pun mengiyakan.

__ADS_1


Green melangkah dengan kaki berat dan akhirnya sekarang ia ada didalam pesawat ang akan membawanya ke Amerika.


Sebenarnya kedua orang tuanya ingin mengantarnya dengan jet pribadi milik mereka hanya saja green tidak mau, itu terlalu mencolok pikirnya, ini kan hanya sekedar pergi kuliah mengapa harus menggunakan jet. Karena green tidak mau orang tuanya pun tidak memaksa, dan akhirnya mereka juga tidak mengantar green karena green meminta agar mereka istirahat saja, green tidak ingin orang tuanya kelelahan.


Setelah 15 jam dalam perjalanan akhirnya pesawat yang membawa green mendarat di bandara Bosto logan international Amerika serikat.


Green dijemput oleh Robin, robin adalah orang yang akan menjadi supir sekaligus bodyguard nya selama tinggal di Amerika. Robin mengantar green ketempat green akan tinggal, green akan tinggal di apartemen yang sudah disipkan oleh orang suruhan kedua orang tuanya.


Dalam perjalanan green hanya terus menatap pemandangan disekitar jalanan yang mereka lalui tampak sekali kekaguman dimata green akan keindahan tempat dimana ia akan hidup beberapa tahun mendatang.


Sampai di apartemen green disambut oleh pelayan yang sudah disiapkan pula oleh kedua orang tuanya, pelayan yang akan mengurus segala kebutuhannya nanti. Sebenarnya green tidak ingin ada pelayan yang akan melayaninya karena green ingin hidup mandiri tapi kedua orang tuanya memaksa karena tidak ingin nanti green kelelahan. Karena merasa ini pertama kalinya kedua orang tuanya memaksakan kehendak mereka green pun hanya bisa menyetujui toh itu juga dilakukan demi kebaikannya juga, piker green.


Selamat datang nona, perkenalkan nama saya sari saya pelayan yang akan memenuhi segala kebutuhan anda. Ucap sari sambil sedikit membungkuk.


Iya terima kasih sebelumnya, oh iya sari kamu tidak perlu sungkan apa lagi memanggil ku nona cukup panggil aku green saja, jawab Green.


Tapi nona …


Belum selesai berbicara green segera memotong ucapan sari, tidak ada kata tapi lagi sari. Ucap green.

__ADS_1


Baik lah jika itu keinginan anda no.. eh maksud saya jika itu keinginan mu green.


Green tersenyum mendengar ucapan sari.


Karena melihat green yang sepertinya sangat kelelahan sari pun mengambil koper yang sedari tadi diletakkan green dilantai. mari green aku antar kamu ke kamar mu, kata sari pada green, sebenarnya ia tidak nyaman harus memanggil green dengan namanya apa lagi mengatakan kamu, tapi itu semua permintaan green jadi sari hanya menurut saja saja.


Ayo. Kata Green.


*****


Bersambung....


hai kakak kakak yang cantik dan cakep, sorry yah kalau banyak kesalahan-kesalah, maklum lah ini karya pertama aku, jangan di bully yah🙏🙏


Mohon dukungannya juga yah, supaya aku bisa ngelanjutin karya ku ini♥️


Like komen vote and jangan lupa tambah ke favorit yah.


Thank's😉

__ADS_1


__ADS_2