Cinta GreeNindia Davidson

Cinta GreeNindia Davidson
Episode 10


__ADS_3

Satu pekan lalu Reyhan mengecek CCTV yang sudah ia pasang kemarin, tapi tidak juga melihat Green keluar dari rumah itu, ia pikir itu hal wajar tak keluar rumah satu hari. Sampai pada hari ini hari ke tujuh Green tak keluar rumah juga membuat Reyhan tambah heran, apa Green tidak melanjutkan kuliahnya, pikir rehan.


Reyhan yang merasa kebingungan harus bagaimana lagi agar bisa menghubungi Green pun akhirnya memberanikan diri untuk ke rumah keluarga Davidson, sampai di depan gerbang rumah itu Reyhan bertanya pada satpam yang menjaga disitu tapi bukan malah menjawab pertanyaan reyhan satpam itu malah menyuruh Reyhan untuk masuk ke rumah itu.


Reyhan yang tidak tahu apa-apa pun akhirnya hanya mengikuti arahan satpam, dan ya kini ia duduk di ruang tamu yang sangat luas, tak lama kemudian datang sepasang suami istri menghampirinya.


Benar kata satpam kamu kesini mencari Green? Tanya Ayah Green.


Iya Om saya mencari Green. jawab Reyhan.


Reyhan sedikit bingung mengapa harus Tuan dan Nyonya Davinson yang menyambutnya bukankah Green anak seorang pelayan disini? mengapa mereka harus repot-repot menemui ku, atau jangan-jangan Green sebenarnya.. akh sudah lah lebih baik aku bertanya dimana Green sekarang. Banyak sekali pertanyaan yang bermunculan di otak reyhan tapi ia tak ingin banyak bertanya, cukup menanyakan keberadaan Green pikirnya.


Kamu ada apa mencari Green? tanya Bunda Green pada Reyhan.


Begini tante, mungkin sebelum saya menjelaskan maksud saya perkenalkan dulu saya Reyhan Yang tinggal di rumah samping, ucap reyhan sambil menunjuk arah rumahnya.


Bukan kha itu Rumah keluarga Wijaya? tanya Ayah Green.


Benar Om itu rumah keluarga Wijaya dan saya anaknya. jawab Reyhan.


Benar kah kau anak Rianti Darson dan Zaki Wijaya? tanya bunda Green dengan semangat pasalnya rianti dan zaki temannya dari SMA sampai kuliah, tapi setelah menikah Rianti dan Zaki pindah kenegara A untuk menjalankan bisnis disana dan belum pernah kembali.


Benar tante, tante mengenal kedua orang tua saya. tanya reyhan lagi.


Tentu saya kenal mereka berdua sahabat saya dan suami saya sewaktu SMA sampai Kami kuliah. jawab Gaby bunda Green.


Kemal yang melihat itu pun tersenyum ternyata anak sahabatnya sudah besar dan sekarang mencari putrinya.


Dulu memang mereka berencana untuk menjodohkan anak mereka jika mereka memiliki putra dan putri, tidak disangka sekarang anak-anak mereka sudah saling kenal.


Baiklah sekarang kau panggil kami Ayah dan Bunda karena anak sahabat ku berarti anak ku juga. ucap kemal.


Saya sangat tersanjung bisa memanggil anda dengan sebutan ayah, kata Reyhan.


Kamu tidak perlu sungkan nak. kata Gaby


Baiklah ayah bunda, apa sekarang saya bisa bertanya tentang Green? kata Reyhan.


Silahkan. jawab kemal.

__ADS_1


Begini ayah, apa sekarang orang tua Green ada disini?


tanya reyhan.


kemal dan gaby yang mendengar pertanyaan Reyhan pun tersenyum, rupaya putri mereka tidak memberitahukan pada reyhan bahwa dia anak dari keluarga Davidson.


Apakah Green juga tidak memberitahu mu identitasnya? tanya kemal


Gaby yang mendengar itu mengerutkan kening nya, apa maksud suaminya itu, apakah ia akan memberitahukan pada Reyhan siapa Green sebenarnya.


Melihat reaksi Gaby, Reyhan tambah bingung identitas apa? pikir reyhan.


Tenang saja bunda Reyhan kan anak sahabat kita jadi tdak ada salahnya jika ia mengetahui ini, lagi pula reyhan bukan orang jahat, cukup orang tuanya yang jauh saja yang tak mengenal putri kita. ucap kemal.


Mendengar itu reyhan tambah bingung.


Melihat reyhan yang bingung pun ratih mengangguk pada suaminya seperti memberi jawaban jika ia setuju dengan keputusan suaminya.


Reyhan apa kamu tau nama asli Green? tanya kemal.


Setahu ku hanya GreeNindia ayah. jawab Reyhan.


Reyhan yang mendengar itu pun tambah terkejut, jadi selama ini Green ternyata putri dari orang hebat se Asia ini, tapi mengapa ia menyembunyikan identitasnya, pikir rehan.


Kemal melanjutkan ucapannya.


Tapi kami sengaja menyembunyikan identitasnya demi keamanannya saat ia keluar karena terlalu banyak musuh yang menginginkan keluarga kami hancur, dan mereka tahu bahwa kelemahan ku terletak pada nyawa putri ku. putri yang selalu ku manja meski ia menolak, putri yang tidak pernah sekalipun mengecewakan ku.


Mendengar itu Reyhan pun mengangguk anggukkan kepalanya seperti mengerti akan alasan mereka menyembunyikan Green.


Lalu dimana Green sekarang ayah, bunda? tanya Reyhan.


Green pergi jauh untuk mengejar cita-citanya. kali ini gaby yang menjawab pertanyaan Reyhan dengan suara lirih seakan sedang merindukan putrinya.


pergi kemana bunda, tanya reyhan lagi.


Maaf Reyhan tapi sebelum pergi Green berpesan untuk tidak memberi tahu siapa pun tempatnya sekarang. jawab kemal, yang mengingat permintaan putrinya sewaktu akan berangkat beberapa hari yang lalu.


Reyhan akhirnya hanya bisa diam.

__ADS_1


Sebenarnya ada apa kamu mencari Green? tanya Gaby


Kami sepasang kekasih bunda tapi ada sedikit kesalah pahaman dan saya sudah menghubunginya untuk menjelaskan semuanya tapi Green tidak ingin mengangkat telpon dari ku, dan sekarang Hpnya sudah tidak aktif lagi. jawab Reyhan dengan wajah yang meredup seakan sedih karena tidak bisa bertemu Green.


Orang tua Green yang mendengar itu pun jadi mengerti mengapa putri mereka sangat terburu-buru ingin pergi, tapi mereka tidak ingin mencampuri urusan anak-anak mereka.


Mungkin untuk sekarang Green masih harus fokus mengejar cita-citanya jadi jika benar kau mencintainya tunggulah ia sampai pulang nanti, ucap kemal pada Reyhan.


Jika hanya untuk menunggu saya sanggup ayah, yang penting green mau memaafkan saya dan ia mau menerima saya kembali.


Orang tua Green yang mendengar itu pun tersenyum, dasar anak muda, pikir mereka berdua sambil tersenyum.


Reyhan, salam kan kami pada orang tua mu, dan kapan mereka akan ke Negara K ini sudah terlalu lama mereka pergi dan belum pernah kembali. tanya Gaby.


Daddy dan mommy akan datang pekan depan bunda dan akan menetap disini bersama Reyhan, kemarin mereka menyuruhku kesini sendiri dulu supaya saya cepat beradaptasi dengan lingkungan disini. jawab Reyhan.


Baiklah kami akan menunggu kepulangan Orang tua mu. jawab Gaby.


Kalau begitu saya pulang dulu ayah bunda dan tidak usah memberi tahu Green kalau saya datang kesini, biar nanti Reyhan yang menjelaskan kalau Green sudah pulang. kata Reyhan


Tapi sepertinya Green akan pulang 6 tahun lagi karena ia akan melanjutkan S2 disana seperti rencana yang telah ia buat, apakah tidak terlalu lama kamu menunggunya? kata kemal.


memang Green berencana untuk tidak pulang selama kuliah ia hanya meminta untuk orang tuanya yang datang ke tempatnya nanti.


Tidak ayah, jawab Reyhan singkat sambil tersenyum.


*****


Bersambung....


hai kakak kakak yang cantik dan cakep, sorry yah kalau banyak kesalahan-kesalah, maklum lah ini karya pertama aku, jangan di bully yah🙏🙏


Mohon dukungannya juga yah, supaya aku bisa ngelanjutin karya ku ini♥️


Like komen vote and jangan lupa tambah ke favorit yah.


Thank's😉


Babang Reyhan Guys😘

__ADS_1



__ADS_2