Cinta GreeNindia Davidson

Cinta GreeNindia Davidson
Episode 25


__ADS_3

Waktu berjalan Begitu cepat hingga kini sudah Dua pekan Reyhan dirawat tetapi belum sadar juga, Green pun masih setia menemaninya, dan terus mengajaknya bicara.


Setiap hari kedua orang tua Reyhan dan orang tua Green sendiri pun akan datang menjenguk reyhan dan melihat keadaan Green juga yang tidak ingin pulang dari RS bahkan ia meminta bunda nya untuk membawakan banyak sekali pakaiannya dan menyimpannya di dalam lemari yang memang sudah ada di dalam ruangan pribadi itu.


Orang tua Green menceritakan semua hal tentang Reyhan yang selalu datang kerumah mereka enam tahun terakhir ini, Green yang mendengar itupun tambah merasa bersalah, karena ia tidak mendengarkan penjelasan reyhan dari dulu, walau Reyhan memang menjadikannya selingkuhan tapi Reyhan tulus mencintainya dan satu hal yang menjadi kebodohan nya karena tidak melepas ella terlebih dahulu ia hanya menjauhi ella hingga ella merasa kalau mereka masih ada hubungan.


kedua orang tua Reyhan sangat kasihan pada Green yang setiap hati akan menangis saat mengajak Reyhan berbicara dan Reyhan masih belum bisa merespon semua ucapannya.


Begitu pula dengan kedua orang tua Green mereka sangat kasihan pada Green yang terus menyalahkan dirinya karena Reyhan sampai seperti ini karena menyelamatkan dirinya.


******


Kedua orang tua Green dan Reyhan sudah pulang dari RS karena sekarang sudah sangat malam yaitu pukul 22:00, Green yang merasa lelah dan mengantuk pun akhirnya membaringkan dirinya di ranjang yang memang biasa ia tempati setiap malam.


Tepat pukul 01:30 dini hari Green terbangun karena ingin ke toilet, kembali dari toilet Green tidak langsung berbaring di ranjang nya tapi memilih duduk di kursi samping ranjang reyhan.

__ADS_1


Green kembali memegang tangan Reyhan, mengusap rambut reyhan dengan lembut dan mencium pipi reyhan serta berkata cepat sadar Reyhan ku sayang.


Green yang kembali mengantuk pun berniat melepaskan tangan Reyhan tiba-tiba tangan itu menggenggam tangannya masih dengan genggaman yang lemah tapi Green bisa merasakan genggaman itu.


Green menoleh kearah Reyhan dan ternyata Reyhan sudah sadar dan tersenyum hangat kepadanya. Green yang melihat itu matanya langsung berkaca-kaca dan menangis memeluk Reyhan yang masih berbaring.


Kenapa kamu bodoh Rey, kenapa harus menolong ku jika kau akan seperti ini. kata Green masih dengan isak tangisnya.


Aku haus Green. kata Reyhan


Mendengar itu Green langsung melepas pelukan nya pada Reyhan dan segera mengambilkan Reyhan minum.


Kenapa kau harus melakukan hal bodoh dengan menolong ku Rey. kata Green lirih


Itu bukan hal bodoh Green, justru aku akan merasa hancur jika aku tidak bisa melindungi mu. kata Reyhan

__ADS_1


Kau boleh melindungi ku Rey, tapi jangan membuat dirimu harus di rawat seperti ini, apa kau tahu Rey betapa khawatirnya aku, daddy, mommy, ayah dan bunda saat melihat mu harus berbaring selama dua pekan ini di sini. kata Green kembali terisak.


Apa kau akan terus memarahi ku Green. kata Reyhan pura-pura murung agar Green berhenti mengomelinya.


Maaf Rey aku sangat khawatir pada mu. kata Green


kamu tidak usah khawatir lagi ya, aku sekarang sudah sadar kan. kata reyhan sambil menghapus air mata Green yang sedari tadi mengalir di pipi mulusnya dan Green hanya mengangguk.


********


***Bersambung....


hai kakak kakak yang cantik dan cakep, sorry yah kalau banyak kesalahan-kesalah, maklum lah ini karya pertama aku, jangan di bully yah🙏🙏


Mohon dukungannya juga yah, supaya aku bisa ngelanjutin karya ku ini♥️

__ADS_1


Like komen vote and jangan lupa tambah ke favorit yah.


Thank's😉***


__ADS_2