
Green syokh karena hampir saja ia di tabrak truk dan ia belum menyadari kalau ia diselamatkan oleh orang yang mendorongnya ke pembatas jalan, untung saja orang yang menyelamatkannya tepat waktu hingga green tidak tertabrak.
Melihat hal itu orang-orang yang ada disana menghampiri green dan memberi Green minum agar bisa tenang.
Green yang sudah merasa lebih baik pun akhirnya menyadari orang-orang yang berkerumun di tengah jalan dan bertanya pada orang yang memberinya air minum.
Mbak kenapa ditengah jalan banyak orang. kata Green
itu mbak, orang yang menolong mbak tadi tertabrak truk dan dia terluka cukup parah. kata orang itu
maksud mbak, dia menolong saya dan akhirnya dia yang tertabrak. kata Green
iya mbak. kata orang itu.
Green yang mendengar itu pun akhirnya tersadar kalau tadi ada orang yang menyelamatkannya dan berdiri melangkah ke arah orang yang sedang berkerumun.
Green yang melihat orang yang sangat Familiar baginya dan orang itu sedang berlumuran darah pun langsung menangis histeris memeluk tubuh orang itu.
Tolong panggil kan ambulan. kata green sambil terisak.
Kami sudah menelpon ambulan mbak sebentar lagi ambulan akan datang. kata orang yang ada disekitar green.
Green terus menangis melihat orang yang di dekapannya tak sadarkan diri.
__ADS_1
Rey aku mohon bangun. kata Green masih dengan tangisnya yang tak kunjung reda.
Ternyata yang menyelamatkan Green itu adalah Reyhan.
Rey aku mohon bangun lah, lihat aku rey aku disini sama kamu, katanya kamu mau mulai semua dari awal kok kamu malah kayak gini sih, Rey bangun. kata Green.
Tak lama kemudian ambulan datang dan Green langsung membawa Reyhan ke rumah sakit Permata Hijau salah satu rumah sakit milik keluarga Green.
Sampai di rumah sakit Reyhan langsung ditangani oleh dokter, karena dalam perjalanan tadi Green sudah menelpon pada pengelola rumah sakit kalau dia akan datang dan menyuruh mereka untuk bersiap-siap menangani reyhan yang sudah tidak sadarkan diri.
Sudah sekitar 30 menit Reyhan di dalam UGD tapi Dokter yang menangani reyhan belum juga keluar.
Tiba-tiba Hp Green berbunyi dan ternyata itu telpon dari bundanya.
Percakapan Telpon
Bunda.. Hiks hiks hiks. Green tidak sanggup menyelesaikan perkataannya karena tidak bisa menahan tangisnya.
kamu kenapa sayang, kamu dimana sekarang, bunda samperin kamu yah. kata gaby yang semakin khawatir.
Green di rumah sakit kita bun, permata hijau. kata Green.
Oke bunda kesana sekarang. kata Gaby dan panggilan telpon pun tertutup.
__ADS_1
karena mendengar suara putrinya yang sepertinya sedang menangis pun gaby tidak banyak bertanya dan langsung menghampiri suaminya untuk ke rumah sakit bersama.
Mas. panggil gaby pada suaminya
iya sayang, kamu kenapa kok kelihatan khawatir gitu. kata kemal ayah Green
Aku ngak bisa jelasin sekarang mas karena aku juga belum tau kejadian sebenarnya intinya kita ke rumah sakit kita karena Green ada di sana. kata gaby
Green kenapa sayang. kata kemal yang ikut khawatir
aku ngak tau mas pokoknya kita kerumah sakit sekarang. kata Geby
ayo. kata kemal
Mereka berdua pun pergi kerumah sakit...
****
Bersambung....
hai kakak kakak yang cantik dan cakep, sorry yah kalau banyak kesalahan-kesalah, maklum lah ini karya pertama aku, jangan di bully yah🙏🙏
Mohon dukungannya juga yah, supaya aku bisa ngelanjutin karya ku ini♥️
__ADS_1
Like komen vote and jangan lupa tambah ke favorit yah.
Thank's😉