
Cindy lalu berlari,namun tetap saja Zaki bisa menyusul nya.
" Udah ayo,gua anter lu sampe balik.Entar ketabrak lagi berabe lu.!" ucap nya membujuk Cindy.
" Apaan si,gak usah kali,gue bisa sendiri.!" balas Cindy menolak.
" Udah ayo..!" Zaki menuntun tangan Cindy dengan erat .
" Eh..eh..Apa - apaan nih.!"
Sementara itu,Angga yang baru saja menyelesaikan tugasnya kemudian bertanya.
" Tumben si anak kucing gak nimrung,kemana dia bi,?"
" Cindy kan ke supermarket ga,masa kamu lupa,?" balas bibi sembari merapikan belanjaan.
" Kalo sampe salah,liat aja lu." gumam Angga.
Bibi Geleng-geleng kepala.
Tidak lama kemudian,Zaki & Cindy keluar dari supermarket tersebut.
Berhubung barang belanjaan nya cukup banyak,Cindy menjejerkan barang tersebut di teras depan.
Cindy bingung,harus dengan cara apa dia membawa barang sebanyak itu.
Kemudian,Cindy berinisiatif untuk menghubungi Angga agar menjemputnya.
" Tut..Tut.." suara speaker telfon nya menghubungkan.
Hp Angga pun berdering,dan setelah dia tahu bahwa yang menghubungi nya adalah Cindy,Angga bermalas - malasan untuk mengangkat telfon.
" Siapa Angga,? kok gak di angkat,?" tanya bibi.
" Enggak bi,biarin aja lah,gak penting.!" sahutnya berbohong.
__ADS_1
Cindy kemudian mematikan telfon nya & menggaruk - garuk kepala karena kebingungan.
Zaki yang melihatnya lalu menawarkan bantuan.
" Mau gue bantu,?" ucapnya.
" Udah gak usah,makasih.Gue bisa sendiri.!" balas Cindy kecut.
Cindy lantas berfikir untuk membawa barang - barang tersebut menuju kendaraan umum yang berada di terminal depan.
" Duh,mana gue gak kuat lagi bawa 2 barang sekaligus." gumam Cindy mengeluh.
Dia berupaya sekuat tenaga agar bisa membawa barang itu.
Nampak ekspresi Cindy sangat konyol,Zaki sampai tertawa terbahak-bahak di buatnya.
" Kata nya bisa sendiri.." ucap Angga menyindir.
Cindy masih berusaha sekuat tenaga.
" Ih,kok gitu.." ucap Cindy merengek.
Zaki menoleh tersenyum kecil " Apa..?"
" Lagian lu gak peka banget jadi cowo." ucap Cindy kesal.
" Yaudah ayo,gua bawain semua barang Lo.!"
" Tapi sampe terminal aja yah." ucap Cindy so jual mahal.
" Alaaah..gua anter lu sampe Resto." balas Angga.
Setelah menyebrang jalan,mereka berdua sampai di depan toko tempat Zaki bekerja.
Tepat di depan teman - temannya pula,Zaki bak seorang bodyguard pribadi Cindy.Dengan kuat,semua barang di bawa oleh nya.Sedangkan Cindy berjalan di depan dengan tangan kosong.
__ADS_1
Sontak hal itu pun membuat semua teman Zaki terkejut.
" Wah..mantap kii..uhuyy.." seru Rio & Raka.
" Hahahh..Jadi pahlawan kesiangan dia." ucap Marcell.
Tampak Marcell manggut & melontarkan senyum kecil kepada Cindy.
Sedangkan Cindy hanya tertunduk gugup & malu.
Setibanya di Resto,nampak Angga yang tengah menunggu Cindy di depan.
" Awas ya,lu gak boleh cerita hal apapun soal kejadian tadi." ucap Cindy memastikan.
" Yaelah..gak ada untung nya juga kali." balas Zaki.
Zaki kemudian menyerahkan semua barang yang ia bawa kepada Angga.
Angga merasa aneh dengan perasaan nya sendiri,karena seolah hatinya tidak terima,melihat Cindy berdua saja dengan Zaki.
" Heh,,berani Lo ya deketin Cindy.!" Angga tiba - tiba menarik kerah baju Zaki.
" Eh,Angga lu apa - apaan.." seru Cindy berusaha memisahkan.
" Diem.!!" balas Angga membentak Cindy.
Angga menatap mata Zaki dengan penuh amarah yang hampir tidak bisa di bendung.
" Sejak kapan nolongin orang ada larangan nya,?" ucap Zaki menahan emosi.
" Ya tapi kenapa harus Lo.!!" bentak Angga.
Thank's my reader's ❤️ jangan lupa vote,like,and coment Novel karya ku ya,nantikan episode" seru lainnya 🔥
Stay Update 💫
__ADS_1