CINTA KARENA NAFSU

CINTA KARENA NAFSU
Halusinasi tinggi


__ADS_3

Zaki butuh waktu untuk mempertimbangkan ucapan teman - teman nya.


" Ya gue gak dendam si,cuman gue gak terima aja gitu,niat baik gue di anggap sampah Ama tu orang.!" Ucap Zaki kesal.


" Tapi boleh juga bro,lumayan..muka lu jadi tambah estetik kalo ada benjolan di jidat.Hahay.." guyon Marcell.


" Ah diem lu..!!" sahut Raka.


Setelah larut malam,Cindy belum juga bisa tertidur.Cindy melihat bibi sudah begitu pulas tidur disampingnya.


Cindy merenung,kemudian teringat kejadian tadi siang.


" Ternyata..cowo itu baik juga ya,cuman sayang,orangnya bikin ilfil 7 turunan." gumamnya dalam hati.


" Tapi kalo dia gak ganjen mungkin dia keliatan lebih cool sih.." Sambungnya.


" Tapi btw,cowo yang senyumin gue tadi juga gak kalah ganteng sii..senyum nya bikin kesemsem,hihi.." Cindy senyum - senyum sendiri.


" Andai aja si cowo itu yang anterin gue tadi." Cindy terus mengkhayal tinggi.


Disamping itu,Zaki yang sama - sama merenung ternyata tengah memikirkan hal yg sama.


Dikamar nya,Zaki di temani oleh Marcell yang kebetulan sedang meminjam laptop miliknya.

__ADS_1


Zaki yang tiba-tiba teringat dengan Cindy kemudian bergumam.


" Kalo tu cewe gak galak, sebenernya dia cantik juga si,cute gitu.orang nya juga menarik,galak - galak manja." Zaki tersenyum - senyum sendiri.


" Kalo..aja tadi gue pangku dia kaya film - film Korea," sambungnya sembari memeluk bantal guling yang ada di sampingnya.


Marcell yang melihat tingkah aneh Zaki kemudian berkata.


" ih Ki,lu ngapain cium - cium guling kaya gitu,? dah sarap lu,?" tegur nya.


Zaki terlihat tidak perduli,dan sudah masuk terlalu jauh ke dalam lamunan nya.


Tiba - tiba,Zaki di kejutkan oleh sosok yang mirip dengan Cindy tengah berada di depan nya.


" Zaki,kamu kenapa,?" ucapnya dengan membelai wajah Zaki.


Zaki yang terkesima di buatnya tentu tidak menyia - nyiakan kesempatan itu.Zaki mendekat & memeluk tubuhnya dengan erat,membelai rambutnya & mulai memajukan bibirnya hendak mencium seorang Cindy.


Perlahan-lahan,bibir Zaki mulai mendekat,dan ternyata,semua itu hanya khayalan Zaki semata.


Orang yang dipeluk & hendak di ciumnya tiada lain adalah Marcell, temannya sendiri.


Marcell yang jijik dibuatnya terus menerus berusaha melepaskan pelukan erat Zaki sembari berkata.

__ADS_1


" Ki..Woyy..sadar lu,apaan nih..!" ucapnya sembari menggampari pipi Zaki.


Setelah di tunggu - tunggu,Zaki akhirnya tersadar dari khayalan nya.


Zaki tersadar ketika ia hampir mencium bibir Marcell yang hanya tinggal 1 cm lagi.Sontak Zaki terkejut & melepas pelukan eratnya.


" Ihh,buset..Apa - apaan lu.!!" ucapnya sembari menghempas Marcell.


" Lu yang apa - apaan..udah gak normal lu,pake acara mau nyium gue segala.!" seru Marcell merasa geli.


" Apaan..siapa juga yang mau nyium Lo,ogah.!! orang gue tadi liat nya si Cindy." sahut Zaki.


" Ooh..jadi lu lagi mikirin tu cewe bro,?" tanya Marcell penasaran.


" Ah udah - udah lah,Lo keluar sana.Bawa aja lah tu laptop,gue mau tidur.!" balas Zaki.


" Heuhh..halu lu ketinggian.!!" seru Marcell sembari bergegas keluar dari kamar Zaki.


" Ah,sialan..!!ternyata,cuma halusinasi gue doang." ucap Zaki kecewa.


Marcell yang masih berada di depan kamar Zaki merasa tak terima.


" Jangan sampe gue kecolongan start lagi Ama si zaki.pokoknya,gue harus menangin taruhan itu.!" gumamnya.

__ADS_1


Thank's my reader's ❤️ jangan lupa vote,like,and coment Novel karya ku ya,nantikan episode" seru lainnya 🔥


Stay Update 💫


__ADS_2