CINTA KARENA NAFSU

CINTA KARENA NAFSU
Keputusan Cindy


__ADS_3

Bibi yang saat itu tertawa terpingkal - pingkal pun kemudian berkata.


" Jadi mungkin memang benar Bu,Cindy pada dasarnya memang tidak punya kemampuan memasak sama sekali." tutur Bi Marni.


" Yahh..bibi gimana sii,masa gitu aja gak tau,emang udah dari sana nya aja si anak kucing bloon." Angga tertawa puas.


" Issshh.." bibi menepuk tangan Angga.


Cindy merasa tidak terima dengan perkataan Angga yang selalu saja mencemooh nya.


" Ehh beruang kutub,so pinter banget lu ngata - ngatain bloon !" tegur Cindy marah.


" Yaudah lah,akuin aja..bukti nya lu kalah sama gue ! masa anak cewe kalah pinter sama cowo,hahayyy.." Angga terus membuat suasana memanas.


" Angga ,saya gak suka ya kamu ngomong kaya gitu.!" tegur Bos kepada Angga.


" Hehh manusia dingin,jaga mulut lu ya,gua tampol juga tu mulut.!" Cindy mengepalkan tangannya.


"Priiit....." bibi membungkam mulut Angga & Cindy.


" Hiks.." Bos menahan rasa ingin tertawa nya melihat aksi bibi.


" Apaan tuh bi,hahahh..priwit,?" tanya Bos tertawa terpingkal - pingkal.


" Habis ini,bibi bakal kasih kalian berdua kartu merah !" tegur. bibi kepada mereka.


Bos yang melihat tingkah bibi tak hentinya tertawa.


" Yaelah bi..sepak bola kali ah,!" ucap Angga.


" Cindy,soal kemampuan memasak kamu,nanti biar bibi & Angga yang ngajarin kamu ya." tutur Bos kepada Cindy.

__ADS_1


" Hahhh..!!!" ucap Angga & Cindy serentak.


" Loh,kalian kenapa,?" tanya Bos heran.


" Ya gak mau lah Bu,di bayar berapa pun juga tetep Angga gak bakalan mau ngajarin tu anak.!" bantah nya kepada Bos.


Ibu Bos yang mendengar respon Angga kemudian menegurnya .


" Angga,it's oke.tapi jangan salahin saya kalo setengah gaji kamu saya potong.!"


" Loh Buu,gak bisa gitu dong.." sahut Angga kecewa.


" Pilihan ada di kamu.!" tegas nya untuk Angga.


" Rasain lu,emang enak.." gumam Cindy merasa puas.


" Apes banget si gue,awas aja lu,tunggu tanggal main nya.!" gumam Angga.


Sesampainya di dapur,bibi kemudian mulai membagi tugas masing - masing.


" Oke,sekarang Angga bersihin daging,& Cindy kamu beres - beres hasil belanjaan dulu aja ya.Simpen di tempat nya." tutur bibi.


" Siap bii," balas Cindy.


" Loh kok dia enteng banget si bi kerjaannya,? keenakan dong .." tegur Angga tak terima.


" Angga,kamu inget dong,Cindy kan pemula..masih belajar,lagi pula,dulu kamu kan juga seperti ini dulu." balas bibi.


Cindy yang merasa menang terlihat mengejek Angga dengan menjulurkan lidah nya .


" Wlee.."

__ADS_1


" Ehh,apa lu,!" Angga tidak terima.


" Apa lu..!" balas Cindy menantang.


Kemudian mereka pun mengerjakan tugas nya masing - masing.


Lalu datang Uwa yang melihat Cindy tengah merapikan belanjaan.


" Nah..gitu dong rajin.." ucap nya sambil mengangkat alis ke hadapan bibi.


" Apaan sih wa..emang dari dulu kali.." sahut Cindy.


" Preet.." Angga menertawakan Cindy.


Cindy hanya membuang muka dari hadapan Angga.


" Bang Uwa pengen pesan apa,?" tanya bibi.


" Enggak bii,cuman pengen ngecek Cindy aja,takut nya dia nangis lagi." tegas Uwa.


" Ooh.." bibi menganggukkan kepalanya.


" gimana Cin,gampang kan kerja nya,?" tanya Uwa.


" Ya gampang sih wa,cuman kan Cindy baru belajar ginian doang.." sahut nya.


" Ya..namanya juga proses,gak ada yang bisa & sukses dari brojol nduk.." tutur Uwa.


Cindy kemudian mulai bertekad untuk bersungguh-sungguh belajar memasak,dan ingin membuktikan pada ibu nya,bahwa dia bisa.


Thank's my reader's ❤️ jangan lupa vote,like,and coment Novel karya ku ya,nantikan episode" seru lainnya 🔥

__ADS_1


Stay Update 💫


__ADS_2