
Setelah agak lama berbincang-bincang,lalu terdengar Pak Yudi ,Bos dari Uwa tengah meneriaki nya dari luar.
" Behh.." Seru nya.
" Oyy.." balas Uwa.
Terlihat Pak Yudi yang tengah melambaikan tangan nya & mulai kerepotan melayani customer toko nya.
" Uwa tinggal dulu ya nduk.." Ucap Uwa.
Cindy mengangguk.
" Awas,jangan di usilin terus ga.." Tegur nya kepada Angga.
" Iya beh.." Jawab Angga.
Setelah Cindy membereskan tugasnya dengan baik,dia melihat bibi yang sedang memasukan rempah untuk di blender.
Cindy yang penasaran dengan nama - nama rempah tersebut lalu mulai bertanya.
" Bi,itu nama rempah nya apa aja sih bii,?" ucapnya.
Bi Marni kemudian menyebutkan satu persatu nama dari rempah itu.Lalu Cindy mulai mengambil buku catatannya & menulisnya.
" Kalo belajar tuh simpen nya di otak,bukan di buku cing.." Ujar Angga.
" Bener - bener yah ni orang kayanya paling gak bisa ngehargain usaha orang lain.!" jawab Cindy.
" Udah..,seenggak nya kan Cindy bisa menghafal lewat tulisan dia ga.." tutur bibi lembut.
Tidak lama kemudian,Ibu Bos memasuki ruang dapur & melihat Cindy.
__ADS_1
" Kamu lagi nulis apa Cin,?" tanya Bos.
" Ini Buu,Cindy lagi nyatet nama - nama rempah." balas bibi mewakili Cindy.
" Ohh,,oke good.!" Sahutnya bangga.
" Adonan itu udah jadi kan bi,?" Bos menunjuk ke arah adonan.
" Udah Bu,"
" Oke Cindy,kamu sekarang belajar bentuk adonan prekedel itu sama saya." tegas bos.
" Aduh..gawat.kudu di apain tu adonan." gumam Cindy.
" Mampuss Lo.!" gumam Angga puas.
Cindy kemudian mengikuti perintah Bos ,sembari membuat & menggoreng adonan,Bos berusaha untuk membuat Cindy percaya diri.
" Cindy,ada satu hal yang perlu kamu tau.Saya dulu seperti kamu,saya gak bisa masak,saya gak hafal apa itu rempah,bahkan saya takut terkena cipratan minyak goreng." tutur Bos.
Cindy yang mendengar ucapan Bos nya tersebut merasa kurang percaya & hanya mengerutkan keningnya.
" Perempuan itu harus serba bisa Cin..," ucap bibi.
Cindy yang saat itu mulai termotivasi kemudian mengangguk kan kepalanya.
Disamping itu,Cindy mulai bisa membentuk adonan setengah sempurna.
Angga yang melihatnya merasa tergelitik untuk menggoda Cindy.
" Yah..penyon - penyon,hahahh.." Angga tertawa puas.
__ADS_1
" Ihh,apa si..diem deh.!" Cindy kesal di buat nya hingga melemparkan satu sendok adonan ke arah Angga.
" Plokkk..!!!"
Adonan mendarat dengan sempurna di mulut Angga .
" Uhh,mampuss lu.! makan tuh adonan mentah." Cindy merasa puas.
" Pwahh..cihh."
Angga melepehkan adonan itu dari mulut nya.
Bos & bibi dibuat tertawa terpingkal - pingkal melihat kelakuan Cindy.
" Uh,apaan si lu,sensitifan banget jadi cewe." Angga kesal dibuatnya.
" Wlee.." Cindy membalas kekesalan Angga dengan ejekan.
" Udah - udah,fokus lagi belajar nya,bentar lagi kamu pasti bisa ." Seru Bos kepada Cindy.
Setelah agak lama Cindy terus menerus berusaha membuat bentuk adonan itu sempurna,pada akhirnya,Cindy mendapatkan bentuk yang sesuai dengan adonan milik Bos.
" Wah...Bii,liat bi,Cindy bisa bi..!" Ucapnya riang.
" Bu,liat Cindy bisa.!" Sambungnya.
" Nah,itu tuh bentuk yang saya maksud,akhirnya..kamu hebat Cindy." Bos memuji Cindy.
" Alahhh..baru bisa gitu doang bangga." Angga ngedumel.
Setelah dia berhasil dengan satu adonan,tentu Cindy belum merasa puas.Dia menerus kan usaha nya agar mendapatkan hasil yang maksimal.
__ADS_1
Thank's my reader's ❤️ jangan lupa vote,like,and coment Novel karya ku ya,nantikan episode" seru lainnya 🔥
Stay Update 💫