
Cindy menghampiri bibi kemudian berkata.
" Ternyata asik juga ya bi,serasa punya Resto sendiri, hihi.."
" Cihh,halu nya tinggi." ucap Angga.
" Jadi,kamu sudah faham kan caranya gimana,?" tanya Bos memastikan.
" Ya bu,cuman Cindy belum bisa packing nasi,selebihnya..Cindy hafal takaran & harganya." jawabnya bangga.
" Oke,bi..Angga,tolong ajarin Cindy tentang apa saja yang belum dia mengerti.Saya sebentar lagi mau pulang." pinta Bos.
" Siap Bu.." seru Angga & bibi.
" Cindy, semangat.!" Bos menyemangati nya sebelum pulang.
Bos pun mengambil tas & sebagian uang yang ada di laci,kemudian bergegas pulang mengendarai mobil nya.
Setelah pergi nya Bos, customer belum nampak datang lagi.Cindy yang saat itu merasa bosan kemudian berjalan - jalan kecil menuju teras depan Resto.
Ternyata,nampak Uwa yang saat itu tengah menikmati semangkuk bubur ayam.
" Wa.." seru Cindy.
Uwa kemudian menoleh.
" Eh nduk..sini pengen bubur nggak,?" ucap Uwa.
" Nggak ah wa,lagian..Uwa aneh banget magrib - magrib gini makan bubur." balasnya.
Tiba - tiba terdengar suara Angga yang meneriakinya dari dalam Resto.
__ADS_1
" Cindy..Cin.." seru Angga.
" Duhh, perasaan kerjaan udah pada beres.." gumam Cindy.
Ia pun segera masuk kembali menemui Angga sembari berjalan kesal & mengoceh.
" Apalagi sii..! kayak nya lu gak tenang..gitu kalo liat gue diem Bentara doang juga." ucapnya.
Cindy terus berjalan hingga tanpa sengaja ia menginjak kulit pisang yang entah dari mana asalnya.
Angga terkejut,sontak segera menangkap tubuh Cindy & membungkam mulut Cindy yang tidak hentinya bicara.
" Upp.!!!"
Cindy kaget dengan kondisi mata nya melotot melihat Angga.
Begitupun Angga yang merasa heran dengan tangan nya yang gemetar & hati yang berdebar - debar.
Dan tanpa di duga,bi Marni kemudian muncul dari ruang dapur.
Sontak,bibi yang melihat Angga & Cindy pun berkata.
" Cie...ihiww..." ucap bibi menggoda.
Tetapi Angga & Cindy seolah tidak mendengar & masih belum beranjak dari posisi mereka.
Ternyata,kejadian itu juga di saksikan oleh pak Yudi.Kebetulan,dia baru memarkirkan mobilnya setelah berbelanja stok untuk toko nya.
Pak Yudi kemudian mengklaksoni mereka berdua dari luar Resto.
" Tiddid...."
__ADS_1
Sontak itu membuat Angga & Cindy terkejut,dan tanpa di sengaja,pegangan erat Angga pun terlepas hingga membuat Cindy terjatuh.
" Blugg..!!"
" Aw..aduh,sakit.." Cindy merasa kesakitan di bagian punggungnya.
Bibi Segera menopang tubuh Cindy saat itu.
" Beruang kutub..! lu gimana si,?sengaja ya." ucap Cindy sebal.
" Ya maaf,gak sengaja..kan gue juga tadi niat nolongin lu,gimana si." balas Angga.
" Lu sih.." Angga menunjuk ke arah pak Yudi & menyalahkan nya.
Sontak Cindy pun ikut melihat ke arah nya ,dan terlihat pak Yudi yang tengah memberikan senyuman kepada Cindy.
" ih,,dasar om - om petakilan.!" ucap Cindy membalasnya cuek.
" Udah..gak usah di ladenin..yuk kita istirahat sekarang." ajak bibi.
Bi Marni kemudian membawa Cindy beristirahat di lantai atas.
Sedangkan Angga,seperti biasa menjaga Resto sampai pukul 22.00,tepat pas Resto sudah waktunya tutup.
" Cih..bilang makasih gitu,apa ke.!" Angga mengoceh sendiri.
Angga yang saat itu tengah menonton film horor di tv milik Resto tersebut,kemudian di hampiri oleh Uwa.
Kebetulan,tugas pekerjaan nya sudah di gantikan oleh lawan sift nya.
Thank's my reader's ❤️ jangan lupa vote,like,and coment Novel karya ku ya,nantikan episode" seru lainnya 🔥
__ADS_1
Stay Update 💫