CINTA KU KEPENTOK PELAYANKU

CINTA KU KEPENTOK PELAYANKU
BAB 3


__ADS_3

" akhirnya pesanan yang ditunggu pun datang 🀀🀀" ujar tasya sambil melihat ibu warteg berjalan kearahnya.


"ini nak pesanan kanu tadi " uajr ibu tersebet sambil tersenyum ramah .


lagi asyik menikmati makanan ada sekelompok orang yang merasa tak jauh dari meja makan tasya terus melihat kearahnya.


orang tersebet memiliki muka yang seram , memiliki tato di lengan kanan dan kirinya , sedangkan dua lagi berambut gondrong dan tegap.


" aduh... siapa sih , kenapa lihatin aku begitu yaa " batin tasya.


" apa ada yang salah yaa dari cara ku memakan makanan ini" dalam hati tasya bertanya-tanya


namun tasya tak kunjung menemukan jawabnnya. tasya pun buru-buru menghabiskan makanannya dan ingin mencari kost-kostan yang akan ia tempati untuk beberapa bulan kedepan.


"alhamdulillah , sudah habis semuaa ,perut ku terasaa penuh sekali " uajr tasyaa


tasya pun melangkah pergi dan membawa barang-barnnya ingin mebayar berapa semua makannan yang iya makan.


" berapa bu total makanan saya semuanya ?" tanya tasya


" 12 ribu neng " uajr ibu smabil tersenyum ramah


" haaaa.. murahnya bu, hanya 12 ribu padahal saya tadi mesan lumayan banyak ya bu " ujar tasya kaget.


"gak disangka-sangka ternyata murah juga yaa , padahal ku kira tadi hanpir 20 ribuan, soalnya kan aku pesan teh es juga " batin tasya.


" iya neng , memang segitu harganya neng " jawab ibu ramah


" hehehehe iya bu, ini bu uangnya " jawan tasya sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal


" terima kasih neng ,sering sering mampir ya kesini " ujar ibu


" siap bu , kapan-kapan kesini lagi udah enak banyak , murah lagi 😁😁 " jawab tasya sambil cengengesan .


tasya pun kembali berjalan smabil menyusuri jalan untuk mencari informasi kost-kostan yang murah .


tapi ada sesuatu yang mengganjal seperti ada yang mengikutinyaa dari belakang.


saat meneloh ke belakang


" sepertinya itu mereka , yang ada di warteg neglihatin aku tadi " batin tasya


saat tasyaa hendak siap-siap ingin mengambil ancang-ancang untuk lari...


"brukk... ah sakit " keluh tasya


tasya terlambat untuk berlari karena tangannya sudah di pegang oleh 3 preman tersebut


"hiks..hikss...hikss.. perih kakiku " rengek tasyaa

__ADS_1


karena kaki dan seluruh tubuhnya terlukaa


tasya sempat melawan sebelumnya untuk melawan tapi kekuatannya kalah besar oleh 3 preman tersebut.


tasya pun di sekap di dalaam sebuah rumah kosong berantakan banyak sarang laba-laba dan debu


kaki dan tangan tasya di ikat, mulut nya di lakban


" hei kau , kau jaga gadis ini jangan sampai kabur " ujar ketua preman kepada anak buahnya.


"baik bos" jawab anak buah preman


" jangan kau sakiti dia , beri dia makan jika dia sadar nanti" ujar ketua preman


" siap bos laksanakan" jawab anak buah preman.


di tempat lainnya kedua orang tua tasya sedang cemas kepada tasya. pasalnya tasya belum memberitahu kedua orang tuanya bawa dirinya sudah sampai di kota . namun malang nasibnya kini ia berada di rumah kosong karena di sekap oleh preman tersebut


"bu, kok belum ada kabar tasya ya bu, seharusnya kan dia sudah sampai dan sudah mengabari kita ya bu " ujar bapak cemas


"sabar pak , mungkin tasya lagi istirahat karena kecapean perjalanan pak " jawab ibu berusaha tenang


"aduh nakk dimanaaaa kamu sekarang berada kenapa belum ada kabar jugaa " batin ibu cemas


di sisi lain ketiga sahabat tasya di desa


rara, ratih dan mauli mereka sedang bersiap-siap ke kota ingin melanjutkan kuliah mereka. karena mereka bertiga dari kalangan yang berada di desa tasya.


"eh iya ni maul aku juga nih tergantung si ratih aja sih 🀭, soalnya kan di antar dia yang punya mobil " ujar rara


" hi guys , gimana nih ya aku tinggal nunggu papa aku aja sih soalnya papa aku lagi ada dinas di luar kota guys " ujar ratih


" eh iya guys , gimana keadaan si tasya sekarang yaa , ku dengar dia mencari kerja ke kota D juga " tanya rara.


"aku juga nih gak tau soalnya kan si tasya gak punya hp yang ada wa nya ,jadi susah buat hubungin dia " ujar mauli.


"iya yaa kasihan dia loh harus banting tulang untuk keluarganya " ujar ratih


"yaudah lah ya guys kita doakan ajalah semoga si tasya cepat dapat kerjaan dan dia juga bisa kuliah kayak kita " ujar rara


"amiiinn " ujar ratih


" amiinn........" ujar mauli


"oh iya guys aku tidur duluan yaa soalnya besok pagi harus bantu ibu beli keperluan dapur " ujar rara


" iya nih aku juga harus bangun pagi juga " ujar mauli


" yaudah klo gitu bye bye guys" ujar rara

__ADS_1


" byeee... byee semuanya " ujar maul


"bye bye guys... semoga lancar urusan kalian semuanya " ujar ratih


" night guyss 😘😘😘😘" ujar ratih


malam yang begitu sunyi, angin yang begitu dingin hingga menusuk nusuk tulang


tempat yang lembab , yang terdengar hanya suara kodok


tasya terbangun dari tidurnya , ternyata dia menyadarinya dia tengah di sekap oleh orang yang ia temui siang tadi


" aduhhh.. perutku lapar sekali " lirih tasya


" tuhan maaf kan keslahanku yang lalu , kuatkan aku menghadapi semua cobaan ini tuhan " batin tasyaa


" hei kau, kenapa bising sekali ini sudah malam" ujar anak buah preman tersebut dengan kuat


" aaa. aaa ak aakku laa. laa laapar " jawab tasya sambil menangis karena ia di bentak dan juga menahan sakit di perutnya.


" cihhh.. kau ni merepotkan sekali , tunggu sebentar akan ku carikan kau makanan " ujar anak buah preman itu.


" untunglah aku tidak di pukulnya " batin tasya sambil menatap punggung anak buah preman yang hampir menghilang dari pandangnnya.


" brumm.... brummm...brummm , ayo boy kita berangkat cari makanan " ujar anak buah preman kepada motor kesayangnnya.


udah hampir setengah perjalan anak buah preman belum juga menemukan makannan


akhirnya ia pergi ke persimpangangn kota untuk mencari makanan di tengah malam begini


" ahhh akhirnya ketemu jugaa nih nasi gorengnyaa " batin anak buah preman .


" pak , saya mau beli nasi goreng 2 porsi ya " ujar anak buah preman kepada bapak penjual nasi goreng.


" oke siap " jawab bapak nasi goreng


tak sampai 10 menit akhirnya nasi gorengnya pun jadi


" kangg ..kangg nih., nasi gorengnya sudah jadi 25 ribu totalnya " ujar bapak nasi goreng sambil berteriak karena preman tersebut mennungu di atas motornya.


" eh ini pak uangnya , terima kasih " ujar preman tersebut


" iya sama-sama " jawab bapak nasi goreng


hai readersss tetap stay tune terus yaa di novelnya author nih 🀭🀭😁


ikutin terus kisah selanjutnya karena bab- bab berikutnya makin seruh nih 😘😘


bakalan banyak menguras tenaga dan air mata loh πŸ₯³πŸ₯³πŸ₯³

__ADS_1


jangan lupa favorite kan dan vote terus karya author ya πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰


__ADS_2