
"gdubrakkk. krakk .... , aduhh kenapa aku bisa menyenggol gucci ini sih " batin tasya sambil mengigil karena takut ketahuan
" matilahh akuu sudah , pasti aku akan di beri hukumana lagi nih " batin tasya lagi sambil komat kami baca doa.
" heyy ... siapa disanaaa apa ada ornag disanaa " tanya ceo tersebut smabil melihat ke arah gucci yang jatuh itu.
" shiittttt... siapa yang berani menggangu ketenanganku di rumah ini " lirih ceo itu sambil menahan emosinya akrena dia sedang menelvon manager perusahaan yang ada di USA.
" baiklah .. aku tutup telvonnya lagi karena ada pekerjaan yang ahrus ku selesaikan malam ini " uajr ceo tersebut sambil mematokan telvonnya.
dan berjalan menuju arah sumber suara yang jatuh tadi.
" dap..dapp.dapp .dapp.. dapp, bunyi langkakh kaki semakin dekaaattt " batin tasyaa smabil menutup matanya kuat kuat.
"krekk... ahh shittt skaitnya tangan kuu kena sudut meja ini " teriakkk ceo tersebut.
karena teriakan yang sangat kuat keluar lah 5 ornag pelayan yang berad adi dapur ini
sambil menggil ketakutan karen takut di amuk harimau yang sedang marah ini.
" tuann , apa ada yang bisa saya bantu " tanay bik asih memberanikan diri bertanya kepada tuanya.
" ahh , bik tangan ku skait sekali , bisakah bibik mengambilkan ku obat p3k di dlaam lemari itu " jawab ceo itu menahan emosinya
yaa karena bi asih sudah dianggap seperti ibunya sendiri. ornag tuanya meninggal kecelakaan padaa sata merekaa akan berlibur di akhir tahun.
" ahh.. yaa baik tuan akan saya ambilkan " jawab bik asih sambil berjalan mendekati lemari itu.
" dan untuk kalian ; kalian bisa istitahat kembali ke kamar kalia " ujar ceo tersebut
" ah.. ya baik tuan , kami permisi dulu " jawba ke 4 pelayan itu sambil menundukkan kepalanya berjalan menju kamar nya masing-masing.
" bikkk...bikkk cepat seidkit bik tangan ku sakit sekalia " ujar ceo itu kepada bik asih
" iyaaaa tuann jni bibik bawakan " jawab bibik smabil berlari ke arah tuannya.
bibik pun mengobati luka tuan mudanyaa dengan sangat telaten ..
ya karena bibik dulunya adalah seorang perwata namun karena lain hal.bibik tidak dapat melanjutlan sekolah nya di bidang kedlsehatan itu.
__ADS_1
"" akhirnya , sudah siapa tuann , perban ini jangan sampai eknak air waktu mandi ya tuan " ujar bibik memperingati tuan mudanya agak tidak teledor.
" hmm...baiklah bik , terima kasih sudah mau mengobati ku bik " ujar ceo itu dengan nada sedihnya.
ntaj apa yamh ia pikirkan hingga dia sanagt sedih mengatakan itu
di lain sisi tasya yang tengah bersembunyi itu pun merasa sangat bersalah kepada tuan mudanya . bagaimanapun juga kejadian tersebut di sebabkan karena diaa . karena jika dia tidak menyenggol gucci tersbut mungkin tuan mudanya tidak akan terluka seperti ini .
" maaf kan saya tuan syaa tidak bermaksud untuk membuat mu terluka " lirih tasyaa maish bersembunyi di balik tirai jendela.
" ya sudah bik , kembalilah ke kamar bibik , sekali lagk terimakasih ya bik " ujar ceo itu kepada bik asih.
" iya tuan tak apa , ini sudah tugas saya yang selalu ada untuk tuan " jawab bik asih dengan penuh kasih sayang sambil mengelus pundak ceo itu.
alhirnyaa bik aosh dna ceo itu kembali ke . kamarnya dna ceo itu terlupa penyebab dia terluka tadi karena ingin melihat siapa yang memecahkannya.
sungguh beruntung tasya malam ini terhindar dari bencana besar.
keesokan paginya ada orang yang datang di kediaman ceo tersebut.
orang itu terus memangggil dengan sebutan richard .
" richard .. richard .... keluar kauu kau harus tanggung jawab atas perusahaaan ku yang bangkrut ini " ujar bapak bapak tua itu
dari belakang terdengar suara hentakan kaki yang keras dan suara menggema karena teriakan tersebut.
ya dia adalah ceo kejam itu richard namanyaa
"siaapa yang berani datang pagi- pagi gini berteriak di rumahh kuuu " uhar richard di depan pintu nyaa
pak satpam yang datang pun terkejut karena kebisingan yang terjadi. pasalanya ia baru saja dari ke kamar kecil membuang isi perutnya :v
" aa.. eh ...tuan apa yang terjadi " ujar satpam itu gugup.
" gimana kau ini gak becus jaga rumah , hal sepele gini bisa terjaadii.. arghhhhh" bentak richar kepada satpam itu.
"maaa.maaaf.m...maaaaaf tuan sss.saaa.....saayaaa dari kmar mandi tuan " ujar satpam itu dengan gugup.
" yasudah kau bukakan pintu pagar itu , siapa yang berani menggangu ketenangan ku di pagi hari ini " ujar richard
__ADS_1
dari tempat jemuran tasya hanya melihat kejadian itu sambil menjemur pakaiannya yang masih banyak.
" hahahaa akhirnya kau bukakan pintu untukku ,,, maksud kedatangan ku kemati aku ingin perusahaan ku kembali " ujar baoak itu dengan nada yang songong.
" hahahaha apa kau bilang kembalikan perusahaan mu dengan mudah hahahaha " ujar richard sambil diiiringi tawa yabg menakutkan.
" aku tidak merampas milikmu , aku hanya mengembalikkan di mana tempat perusahaan itu srmestinya .. pahammm kauu " ujar richard berteriak di hadpaan bapak itu.
" hei kauu ,,, keluarkan dia dari rumah ku jangan sampai aku melihat dia ada di rumah ku lagi , klo tidak semuaa kalian yang berjaga akan ku pecat " uajr richard sambil masuk kedalam.
" lepaskan akuu,,,, !!!! aku bisa berjalan sendiri " uajr bapak itu
" kau lihat saja richard aku akan balas dendam denganmu " batin bapak itu.
tasya yang melihat pertengkaran itu pjn semkain bingung di buatnya
" tuhan dimanakah akau sekarang ini , baru sehari aku disini sudah banyak masalah yang terjadii , siapa sebenarnya richard ini" batin tasya.
di tempat lain kedua orang tua tasyaa menghubungi tasya namuan nomor tasya tidak akatif lagi karena hp nya terjatuh kemaren saat dia di culik oleh preman yabg membawanya sampai di tangan richard ini.
" bukk..bukkkbukk. cepetasn sini , ini sudah tidak bisa di biarkan lagi buk mari kita susul tasya bu " ujar bapak ngos ngos an menahan kekhawatirannya.
" iyaaaaa pakkkk ..... duduk dulu pakk .. tenang, ini minum dulu kopinya " ujar ibu
" tenang ibuk bilang , orang tua mana yang akan tenang sementara anaknya tak tau dimana sekarnag buk" ujar bapak berteriak ke ibuk karena sudah capek menahan emosi beberpa hari ini.
" hikkss..hiksss ...hiksss. maaf kan ibu pakk. bukan seperti itu maksud ibu " ujar ibu sambil menangis.
" cup.. cupp.cupp. maaafkan bapak buk sudah terbawa emosi ke ibu" ujar bapak mengelus pundak ibu agar ibu tenang.
"sudahlah pakk , ibuk tau ibuk salah tasya kan anak kesayang bapak " ujar ibuk masih terus menangis
" maaf buk , maafkan bapak " ujar bapak frustasii karena ibuk tak kunjung berhenti tangisannya
hyy readersssss tetap semangat terus ya bacanya πππ
tetap semangat puasanya nih π tinggal satu hari lohh ππ
kita akan menuju hari kemennagan π
__ADS_1
tetap.stay tune terus yaa di karyaaa author πππ
jangan lupa tinggalakan like , komem dan bote setiap minggunya ya ππ