
Keesokan harinya aiden berkeliling di halaman belakang menggunakan kursi roda karena luka dikakinya masih terasa sakit,aiden melihat prof. Kayana sedang minum teh didalam gazebo,aiden pun menghampirinya.
"Prof!"
"Eh aiden,duduk dulu den"
"Mau nge teh?"
"Mau prof?"
Aidenpun meminum teh bersama prof kayana.
"Aiden nanti kamu pulangnya setelah melakukan pelatihan agar kamu faham fungsi tubuh baru kamu"ucap prof.kayana.
"Baik,prof."ucap aiden.
"Manggilnya jangan prof ganti lah"ujar profesor kayana.
"Terus apa dong,manggil om?"
"Enak aja!"
"Iya aku ngerti,aku manggilnya kakak ya.
"Nah gitu dong kan aku masih muda"
TIGA HARI KEMUDIAN
aiden sudah menyelesaikan pelatihannya sekarang ia diperbolehkan pulang dengan syarat 3 kali sehari ia harus berkunjung pada prof kayana untuk melakukan isi darah(bukan isi bensin ya guys)dan sebenarnya prof. Kayana ingin ada seseorang yang menemaninnya mengobrol,maklumlah prof kayana kan baru berusia 26 tahun dan harus mengerjakan tugas membuat robot seorang diri,karena prof kayana jarang berinteraksi dengan orang lain,tetapi merasa nyaman ketika bersama aiden yang ia anggap sebagai adiknya.
Disekolah.
Aiden datang ke sekolah pagi sekali entah untuk apa mungkin piket, rajin banget si abang,seperti biasa aiden menyapa satpam.
"Selamat pagi pak!"sapa aiden.
"Selamat pagi den!"
Sampainya dikelas karena sepi aiden langsung menuju tempat duduknya dan............
Dia tidur!!! (Padahal author kira dia rajin bakal piket)aiden tidur karena lelah sebelumnya ia melakukan pelatihan yang diberikan prof. Kayana cukup berat.
__ADS_1
Beberapa lama kemudian.
"Brak"ada seseorang yang menggebrak meja.
Aiden langsung terbangun.
"Baby?".
"Aku mau kita putus dasar kau playboy!!!"ucap diana.
"Kapan aku mendua sama kamu beb?"ucap aiden.
"Plak"diana menampar aiden dan berlari keluar kelas aiden.
Temen laki laki aiden yang bernama Bryan sylas yang melihat diana keluar kelasnya langsung masuk kelas dan mendapati aiden yang sedang mematung memegang pipinya.
"Hai bro,napa tuh cewe lu nangis?"tanya Bryan.
"Gua juga kagak tahu"ucap aiden.
"Lu sebaiknya ajak dia ngomong baik baik"ucap bryan.
"Den lu selama 5 hari kemana dah ?tanya bryan.
"Sekarang lah!"ujar bryan.
"Berisik dah,nanti bro gua ngantuk nih"ujar aiden.
Aiden kembali tidur dan guru yang melihat aiden tidur membiarkannya karena aiden adalah murid yang pintar dan mampu menjawab pertanyaan dari guru padahal ia hari ini dari awal pelajaran tidur.
"Beda ey sama murid jenius mah"ujar bryan kepada salah satu temannya.
"Kalo lu mau tidur minimal kaya dia minimal nilai lu jangan merah"celetuk temannya.
"Sialan lu,lu tega ama gua"ucap bryan dengan memasang muka sedih.
"Udah ah lu jadi tambah jelek kalo gitu kaya banc* "
"Hihihi"mereka menahan tawa karena masih ada guru disana.
.............
__ADS_1
Pada pulang sekolah aiden mencari keberadaan diana dan menemukan diana sedang duduk di taman belakang sekolah.
"Beb"panggil aiden.
Diana melirik arah suara dan hendak akan pergi tapi tanganya ditahan aiden.
"Ngapain sih lu pegang pegang,sengkirin tangan kotor lu!!"ujar diana.
"Beb please kita bicara baik baik dulu"ucap aiden.
"Apa yang mesti dibicarakan lagi sih,ni ada buktinya!!"ucap diana sambil memperlihatkan poto dihpnya.
"Trus kamu percaya?"ucap aiden yang merasa kesal karena kekasihnya mudah dibohongi dengan sebuah poto.
"Emang kamu punya bukti kamu gak salah"ucap diana.
"Punya lah tapi di mobik kamu ya ini soalnya rahasia banget"ucap aiden.
"Awas kalo macam macam!'ucap diana.
Setelah berada didalam mobil.
"Udah cepetan aku pengen pulang!!!"
"Beb sebenarnya aku tuh kecela-"
"Stop!!mana buktinya!!"
"Nih pegang"ucap aiden menyuruh diana memegang tangannya.
"Buat apa?"
"Buruan"
Ketika memegang tangan aiden diana terkejut.
"Kok keras,kayak logam"gumam diana.
"Iyalah kan memang dari logam,kamu tahu kenapa tangan aku jadi begini?"ucap aiden
"Aku ditabrak mobil lalu mereka menebas tangan aku"ucap aiden yang membuat diana terkejut.
__ADS_1
"Mereka juga menusuk mataku ini cuma mata palsu terbuat dari mesin buatan"ucap aiden sambil mencokel satu matanya lalu memasukannya kembali hal itu yang membuat diana terkejut ia merasa bersalah karena lebih memercayai poto dari pada pacarnya sendiri