
Semenjak pertemuan terakhir dengan Aiden,Afsana terlihat murung dan menyebabkan sahabatnya khawatir,Diperjalanan kapal menuju indonesia,afsana tidak bicara sepatah kata apapun,pada saat sudah sampai diindonesia afsana langsung menuju Kosan untuk beristirahat,ia tinggal sendiri karena kedua orang tuanya sudah wafat.
sedangkan Azkia masih memiliki keluarga yang lengkap,namun hal ini tak membuat Afsana iri,justru ia juga bahagia karena kedua orang tua Azkia menganggap Afsana sebagai anak mereka.
Azkia menceritakan kejadian yang menimpa dirinya dan juga afsana,setelah menceritakan kejadian itu,orang tua Azkia khawatir pada teman anaknya,dan menyuruh anaknya untuk membawa afsana atau azkia yang menginap dikosan Afsana.
"Assalamualaikum mamah,papah!"ucap Azkia.
"waalaikumsalam Kiya".
Azkia langsung mengendarai motornya dengan kecepatan sedang menuju kosan sahabatnya.
"Assalamualaikum Nana!"
namun tak ada yang menjawab.
clek.
"kok gak dikunci,astagfirullah"Azkia merasa khawatir dan panik lalu bergegas masuk kedalam dan ternyata Afsana sedang tertidur.
"huh"azkia menghela nafas lega kemudian mengunci pintu dan ikut tidur disamping Afsana.
Jam 12 malam.
"tunggu,jangan tinggalin aku"
"Tunggu"
"tunggu".
"jangan pergi"Afsana mengigau agak kencang dan membuat Azkia terbangun.
"astagfirullah,nana"Azkia kaget.
"bangun nana!"azkia membangunkan tubuh Afsana.
"Hah!"Afsana kaget lalu memeluk sahabatnya.
"Hiks...Hiks...Hiks..."
"tenang oke?"Azkia mengusap punggung sahabatnya.
"Aid-den Kiy,aiden tadi d-datang trus langsung pergi kiyaa!"
"udah ya tenang dulu".
"udah ah tidur lagi"ajak Azkia.
__ADS_1
"a-aku takut kiya".
"tenang ya ada aku".
mereka berduapun kembali tidur namun baru saja satu jam Afsana tidur bayangan Aiden kembali muncul dan bahkan sekarang lebih menakutkan lagi.
"Gak,aku gak mau ikut".
"Gak mau!"
"lepas"
"lepas"
"aku gak mau ikut,please lepasin aku"Afsana mengigau,badannya bergetar dan ia mengeluarkan air mata saking takutnya.
"astagfirullah nana".
Azkia lalu membacakan ayat kursi pada telinga Afsana.
"hiks....hiks......hiks...,aku takut kiya"
Azkia memberi Afsana air dan terus mengusap punggung sahabatnya itu.
setelah tenang Afsana menceritakan Mimpinya pada azkia.
"gimana ini?"tanya afsana.
Kini mereka berdua tertidur lelap hingga adzan subuh membangunkan mereka,setelah melaksanakan sholat subuh,Afsana menenagkan pikirannya dengan cara mandi setelahnya baru azkia yang mandi.
Setelah afsana memakai pakaiannya ia mendengar ketukan.
Ia buru buru memakai baju panjang dan Hijabnya.
"Cklek"Betapa terkejutnya ia melihat Aiden ada disana.
"brak"karena kaget ia menutup pintu dengan keras lalu menguncinya.
"pergi!"teriak afsana.
azkia yang mendengar teriakan afsana buru buru menyelesaikan mandinya dan memakai pakaiannya.
"ada apa na?"tanya azkia.
"Aiden datang"ucap afsana.
"Bagus dong"ucap azkia.
__ADS_1
"kok bagus?".
"iya bagus,bukannya kamu tidak mau dia pergi ninggalin kamu,sekarang dia jemput kamu kamu gak mau?"ucap afsana.
"Hey kiya,Dia itu bukan manusia"Ucap Afsana.
"Masa sih,masa hantu jemput cewe?".
"aduuh kiya,kamu gak ingat kemarin dia bisa menghilang begitu saja dengan cepat?"ucap afsana.
"Astagfirullah,aku lupa".
"heh dodol"gumam Afsana.
"Gimana nih?"sekarang Azkia yang panik.
Tok...tok.took.
"Gimana nih"gumam mereka berdua.
"Assalamualaikum"ucap Seorang pria.
"tuh buka"ucap azkia.
"gak mau takut".
"lah ngapain itu tuh orang kalo hantu kan gak bisa ngucap salam".
akhirnya afsana memberanikan diri membuka pintu dan melihat siapa yang bertamu.
"cklek".
"waalaikumsalam pak,Ada apa?"tanya Afsana pada pria yang punya kosan.
"Ini nih teman kamu,kok langsung ditutup?"tanya bapak itu.
"temen siapa pak?"ucap afsana lalu aiden menunjukan dirinya yang yang berada dibelakang bapak tadi.
"astagfirullah"teriak afsana.
"Kok astagfirullah sih neng,kasian dari tadi nunggu kamu diluar".
"h-Hai na,apa kabar?"tanya aiden.
"baik alhamdulillah".
"yaudah kalian ngobrol diluar ya bapak permisi dulu"
__ADS_1
"ya pak!"
"maaf na"Aiden menundukan kepalanya.