Cinta Manusia Robot.

Cinta Manusia Robot.
Sama sama terdampar


__ADS_3

Deg


Keduanya terkejut melihat sorot mata tajam yang seakan akan ingim menerkam mereka.


"Apa dia manusia?"batin keduanya dengan bulu kuduk yang berdiri.


" Hey Kau menakutinya,Meraka hanya siswi yang terbawa arus!"ucap sistem yang hanya didengar oleh aiden.


Aiden lalu meninggalkan keduanya yang masih mematung ketakutan.


"Hey,tu-tunggu!"afsana terbata-bata bicaranya karena masih ketakutan.


tanpa mendengar gadis itu bicara aiden langsung meninggalkannya begitu saja.


"na itu kelapanya belum kamu minum!"ucap azkia.


"eh,iya"afsana meneguk air kelapa itu.


"mau?"tanya afsana.


"mau dong!"azkia juga meneguk kelapa itu hingga habis.


"sekarang gua lapar"ucap azkia.


"iya,aku juga masih lapar"jawab afsana.


"tuh ada kepiting!"ucap afsana lalu menangkap kepiting yang ia lihat menggunakana ranting pohon.


afsana memukul kepiting itu.


"yah kok lu pukul sih kepitingnya!"ucap azkia.


"biar mati,gak capit tangan aku kia"jawab afsana.


,eh iya ya!"


afsana lalu mengumpulkan ranting ranting pohon untuk membuat kayu bakar guna memanggang kepiting tangkapannya.


"na,ini lu nyalain apinya gimana?"tanya azkia.

__ADS_1


"iya,ya kan gak ada kaca apalagi korek"jawab afsana,ia mulai kecewa dan gelisah takut tidak makan.


...................


"Hey mayat prof ada di dekat pantai!"ucap sistem.


"kenapa gak kamu kasih tahu!"gumam aiden.


aiden lalu kembali menuju pantai.


"hey itu dia!"ucap azkia menunjuk aiden yang sedang mencari sesuatu di pinggir pantai.


aiden yang sudah menemukan jasad profnya ia lalu menggendong jasad tersebut.


""eh itu bawa apaan!"ucap afsana terkejut melihat aiden menggendong sebuah jasad.


aiden menyadari bahwa kedua gadis itu masih ada dipantai,ia lalu mendekati keduanya sambil menggendong jasad profesornya.


"mau apa kamu!"ucap afsana gemetar.


aiden menyadari bahwa keduanya hendak membakar kepiting tetapi tidak ada alat yang bisa digunakan untuk membuat api.


"ma-makasih"ucap afsana.


aiden lalu menunggu keduanya selesai makan.


"kok dia disini sih,bikin takut aja!"batin azkia yang melihat aiden sedang mengusap usap rambut jasad itu.


berbeda dengab afsana ia bisa merasakan kesedihan aiden melalui sorot matanya.


"kasihan sekali dia,apa kungkin dia sama kayak kita yang terdampar dipulau ini?"batin afsana.


setelah kepiting itu matang afsana membagi menjadi tiga bagian.


"nih"ucap afsana membagikan bagian dagingnya pada azkia dan aiden.


afsana menyodorkan dagingnya pada aiden tetapi aiden menolaknya.


"gak,makasih"ucap aiden menatap afsana lalu kembali menatap wajah profnya itu.

__ADS_1


setelah ditolak afsana memberikan bagian aiden pada azkia.


"makasih na!"ucap azkia memngambil daging kepiting itu.


setelah mereka makan aiden mengajak kedua gadis itu untuk ikymut ke tempat tinggalnya dihutan digua kecil.


"Mau ikut?"tanya aiden.


"kemana?"bukannya menjawab afsana malah balik bertanya.


aiden lalu membuat gambar besar dipasir itu tanda ada orang yang terdampar.


"ayo,nanti mereka akan menunggu kita dipantai ini"ucap aiden.


Kedua gadis itupun pasrah mengikuti aiden.


"hey tunggu"ucap azkia.


"Aiden".ucap aiden


"Aiden tunggu!"


setelah masuk kedalam hutan yang lebat.


"tunggu aiden jalannya jangan cepat cepat"ucap afsana.


aiden melambatkan jalannya hingga mereka berdua berada disamping aiden.


setelah sampai digua.


"kalian istirahat dulu"ucap aiden lalu meninggalkan keduanya.


"istirahat?,didalam?"mereka berdua kebingungan.


"ayo masuk!"


......BERSAMBUNG.


maaf ya pendek.

__ADS_1


tapi semoga kalian suka


__ADS_2