
Cup
Rey mengecup bibir mungil sabil. Sabil seakan mati rasa. Ingin berontak tapi tidak bisa. Kemudian rey kembali menempelkan bibirnya ke bibir sabil.
Rey pun tersenyum kemudian beranjak pergi.
"good night, besok kita pulang bareng yaa" ucap rey sambil meninggalkan sabil yang sedang mematung.
Tak jauh dari tenda sabil, ada yang melihat rey keluar dari tenda tersebut sambil tersenyum. Dia merasa ada yang tidak beres. Ingin rasa nya pergi ke tenda sabil, tapi tiba-tiba dia dipanggil seseorang.
Sabil masih terdiam. Dia memegang bibir nya. Selama ini dia hanya nonton di film korea, dan sekarang dia merasakannya sendiri.
"gue kenapa, kok gue mau-mau ajaa yaa. Tapi gue sukaaaaa. Reeeeyyyy " teriak sabil dalam hatinya.
Matahari pun telah masuk melalui celah-celah tenda. Sabil yang sudah siap dengan seragam nyaa pergi ke arah perkumpulan panitia. Acara akan ditutup dan semua nya bakalan kembali ke rumah masing-masing. Tak sengaja sabil berselisih dengan Rey.
deg
deg
deg
"jantung gue tolong di amanin" teriak sabil dalam hati.
kemudian jarak mereka hampir dekat. Dengan santai nya Rey mengacak rambut sabil. sabil hanya melongo dengan tingkah Rey. Dia langsung melihat ke arah sekitar.
Huffftr amaaan.
Jam pulang pun telah tiba. Semuaa panitia dan peserta menuju bus nya masing-masing. Tinggallah Rey dan sabil yang membereskan tenda mereka. Kemudian di ujung sana juga ada cinta dan alex.
Cinta terus melihat ke arah sabil.
"ayuk pulang, pake mobil aku aja" ajak alex ke cinta.
"aku sama sabil aja deh, dia juga sendirian." tolak cinta kepada alex
"udah lah, disana kan juga ada rey cintaa" jelas alex sambil menarik tangan cinta.
"Udah selesai semua nya ? tanya rey kepada sabil.
"udah, gue pulang bareng panitia yang lain aja yaa. Lagian tu siska juga nungguin elo" sindir sabil sambil mengambil tasnya.
"lo tunggu bentar yaa" perintah rey.
tak cukup beberapa menit, siska pun pergi menuju bus panitia. entah apa yang dibicarakan oleh rey kepada nya.
"ayok pulang, siska dia sama panitia yang lain, lagian lo kan pergi sama gue. Pulang nya dama gue jugaa. Bus semuanya juga udah penuh. Banyak yang pulang pergi mobil sendiri-sendiri" ajak rey.
Sabil pun menuruti rey untuk pulang bersama. Entah kenapa, suasana dalam mobil semakin canggung. Lebih canggung dari yang kemaren.
Kemudian rey memberanikan diri untuk menggenggam tangan Sabil. Sabil pun hanya diam dan menerima perlakuan rey.
Rey pun tersenyum dan melajukan mobil nya dengan santai. Mereka berangkat udah dari sore , kemungkinan bakalan sampe malam hari.
Rey pun berhenti sejenak untuk istirahat. Sabil hanya diam sambil melihat ke arah depan. Sesekali dia melihat jemari nya yang digenggam oleh rey.
Rey pun menatap sabil. Kemudian mencoba menarik tangan sabil agar lebih dekat dengannya. Sabil seakaan terhipnotis dengan apa yang dilakukan rey.
Kemudia rey mencoba mendekatkan wajah nya kepada sabil.
__ADS_1
Dan Rey sedikit ******* bibir sabil. Ini hal pertama bagi sabil. Dia hanya mode diam. Rey pun tersenyum dalam hatinya.
kemudian rey pun menghentikan aktivitas mereka.
"lanjut yuk" ajak rey kepada sabil
"haa lanjut? ngapain ? gue mau pulang rey" rengek sabil sambil melipat tangannya di depan dada nya.
hahahahahahahaahahah
"lo tu yaa, maksud gue lanjut jalan. Emang mau lanjut ngapain ? hmmmm" goda rey
Ya ampuuunnn, gilaa lo sabil. Kok lo bisa mikirin itu sih. Mamaaaaaa. anak mu udah dewasaaa maaa. tolonggggggggg. teriak sabil sambil memukul kepala nyaa.
Setelah sampai di depan kos sabil, rey kembali menarik tangan sabil kemudian memeluk nyaa dan mencium kening sabil.
"selamat istirahat" ucap rey sambil mengusap kepala sabil.
"Alamaaaakkk, mati gue. Tolong. Ini kenapa si rey jadi gini siihhh. Kan gue bisa jadi nyamaan samaa diaaa. Gobl*okk lo sabil. lo baru kenaalll." rutuk sabil dalam hati nya.
tidak menunggu waktu lama, sabil langsung berlari ke arah kos nya. Rey hanya geleng-geleng kepala.
Kemudian sabil pun langsung membersihkan diri nyaaa dan bersiap untuk istirahat.
Ketika sabil udah siap untuk pergi ke dunia mimpinya. Tiba tiba ting ting ting
Rey- Sabil 🤗
Sabil- eh iya rey, ada apa ?
Rey- gak ada. cuman mau mastiin kamu udah tidur apa belum.
( Sabil terkejut ketika rey menyebut kamu)
Rey- yaaahh. Aku masih mau chatn sama kamu bil. Tapi ya udah deh. Selamat tidur Sabilaa 🤗
Sabil hanya membaca pesan terakhir dari rey. Dia sangat heran dengan tingkah Rey. Dia juga penasaran hubungan Siska dengan Rey. Tapi diaa juga malas memikirkannya. Terlalu cuek nii anak.
semantara di tempat Rey...
Rey- hallo sayaang. Aku udah sampe kos nih. Ini mau istirahat lagi.
Hani- iya sayaang, selamat istirahat yaaa. Jangan capek-capek. Miss you
rey- miss you too sayaaang.
(bener-bener nih si rey 😡)
Keesokan harinya. Tanggal merah. Perkuliahan libur. semua panitia dan peserta acara sangat senang. Karena mereka masih merasakan capek habis acara kemaren.
Tiba-tiba d kos sabil.
tok
tok
tok
"Sabil bukain pintu. Masih molor aja lo" Teriak wili didepan pintu kamar sabil.
__ADS_1
tok
tok
tok
Sabil yang berusaha mengumpuljan niat nya untuk bangun pagi, mencoba membuka pintu dengan sekuat tenanga. Setelah pintu terbuka. Sabil kembali lagi sembunyibdalam selimut.
"woi sabil. Bangun. Udah jam 11 nih" teriak cinta
Diaaam
Sabil tanpa ada gerakan.
cinta pun mulai iseng ngerjain sabil.
"ya ampun sabillll, ini chat sama misscall dari rey kok banyak banget, (padahal cuman satu) " goda cinta kepada sabil.
Sabil lun langsung terkejut dan mengambil hapenya.
Ketiga sahabatnya menatap sabil dengan tajam.
Sabil yang menyadari suasana sepertti itu langsung sembunyi lagi dalam selimut.
Ketika sahabatnya tak tinggal diam.
Mereka menarik selimut sabil dan hp yang ada ditangan sabil. Dann hape nya terkunci.
"Sabil, lo ada apaan sama rey? tanya mona yang belum tau apa-apa. Cinta baru cerita sama wili. Mona anaknya emang sedikit lola sih.
Sabil yang seperti disidang pun duduk, merapikan rambutnya, merapikan tempat tidurnya. Kemudian berdiri lurus dan langsung pergi ke kamar mandi. Teman-temannya bingung dengan tingkah sabil.
sabil yang berada di dalak kamar mandi.
"aduuh bodoh gueee, bodoh lo sabil. Lo kenapa bisa kejebak sih sama cinta" sabil pun berjalan mondar-mandir sambil gosok gigi dan memikirkan jawaban kepada teman-temannya.
Setelah sabil selsesai dengan rutinasnya di kamar mandi.
kreeeeeeiikk ( bunyi pintu kamar mandi dong)
ketiga sahabatnya menoleh dengan mata yang penuh penasaran terhadap sabil.
Sabil hanya bisa menelan ludahnya dan menggaruk kepalanya.
"Gue kemaren dilapangan liat lo satu tenda sama rey. Coba jelasin" ucap cinta sambil meminta kejelasan sama sabil.
"haaaaa, jadi cinta liat Trus pas rey cium gue di dalam tenda. keliatan juga gak yaa" ucap sabil dalam hatinya.
"Gu gue gak ngapa-ngapain ko. Cuman cerita doang. Bahas acara sama rey." jawab sabil dengan ekspresi gugup.
"Lah siapa juga yang bilang lo ngapa-ngapain sabil." ledek wili
Beg******* itu yang terucap dalam hati sabil.
Akhirnya sabil pun mengalah dan menceritakan semuaa nya kepada sahabtnya. Dari awal mereka satu mobil membeli seragam, apa yang terjadi pas mereka berangkat bareng, apa yg terjadi di mobil, apa yang terjadi pas ngumpul, kemudian apa yang terjadi d tenda, hal yang terjadi ketika mau pulang, kemudian perubahan sikap rey. Semuaa nyaa lolos dari mulut sabil. Dia menceritakan serinci-rinci nyaaa.
Namun, yang didapatkan oleh sabil adalah hanya wajah diam teman-temannya. Padahal dia sangat semngat untuk cerita.
"lo suka sama rey bil ?
__ADS_1
Helooo reader kuu tersayaang, sabil jatuh cinta kayak nyaa yaa sama si play boy.
Bersambung dulu yaaa, nanti kita lanjut lagi yaaaa