
"lo suka sama rey bil ?" tanya cinta sambil menatap sabil untuk meminta jawabannya.
"gueee gak tauu, pokoknya gue gak tau. Jangan tanya gue plissss" jawab sabil sambil menatap ke arah lain.
"gue gak maksa lo buat jawab kok bil, gue cuma mau lo jujur sama kita" jelas cinta. Sedangkan Wili dengan Mona hanya mendengarkan.
"yang gue dengar, dia punya pacar . Tapi beda kampus, cewek nya lumayan lah. Nama nya kalo gak salah Hani deh" jelas cinta kepada teman-temannya.
"Hellleh, ini yang paling waw, lo tau kan Siska yang satu jurusan sama dia ? Nah mereka juga dekat loh" sambung mona.
Sabil hanya diam mendengarkan sahabatnya. Sabil pun mulai sadar, dia baru kenal dengan rey. Mungkin ini hanya perasaan sementara. Lagian sabil emang mudah dekat ,mudah suka, dan mudah juga menghilang dari para cowok. Kejelasan hubungan nya dengan cowok yang lagi dekat ajaa gak ada ujungnya.
kemudian, dengan tenang nyaa sabil menceritakan apa yang ia rasakan kepada sahabat-sahabatnya. Dan mereka mendukung keputusan sabil buat menjauh dari rey sebelum terlanjur. Lagian sabil juga udah dapat jawaban tentang rey dan siska.
Keesokan harinya, sabil menalani rutinitas pagi nya seperti biasa. Tiba tiba
Ting
Rey- sabil, gue didepan kos lo
Sumpah demi apa, sabil kaget dan ragu. Karena dia sudah membulatkan niat nya untuk menjauhi Rey. Tapi apa yang harus ia lakukan.
Sabil pun menghampiri Rey yang ada didepan kos nya.
"Gue duluan ya Rey, gue ada janji sama Pak Doni" ucap Sabil sambil terus berjalan.
__ADS_1
Rey pun menarik tangan Sabil masuk kedalam mobil nya. Sabil pun terkejut dengan tindakan Rey.
Hening
Diam
"Hmmm lo mau ngapin sih Rey, gue udah ada janji nih sama dosen gue" ucap sabil ketika mau membuka pintu.
Rey pun langsung menancap gas dan memngemudikan mobil nyaa ke arah pantai.
Di pantai
"Rey, gue mau ke kampus. Lo kok gak ngomong apa- apa dari tadi. Lo ada perlu ? Bilang. Jangan kayak gini Rey" ucap sabil kepada rey
TIiba-tiba Rey langsung memeluk Sabil dan mencium kepala Sabil.
Kemudian Rey kembali mengemudikan mobil nya ke arah kampus. Setiba nya dikampus
"Udah d kampus, sana lo pergi temui dosen lo" suruh rey kepada sabil.
Daan Sabil pun hanya mengangguk. Dia sedang tidak mengerti dengan kondisi seperti ini.
***
Rey pun tidak mengerti dengan sendiri. Dia hanya ingin dekat dengan Sabil. Tapi dia juga memiliki kekasih. Siska ? Gampang mah.
__ADS_1
Hubungan Rey dengan pacarnya baik-baik saja, komunikasi pun lancar. Hanya saja, Rey tidak bisa menjalani LDR dan tidak bisa juga memutuskan kekasihnya. Sehingga dia dekat dengan Siska. Siska hanya untuk permainan baginya ketika dia lagi rindu akan kekasih.
Jahaaattt yaaa Rey 🙃
***
Ketika dikampus, Sabil kepikiran dengan sikap Rey. Tapi dia berusaha untuk tidak terlalu memikirkannya, karena dia tau kalau Rey sudah mempunyai kekasih. Dia tidak mau menjadi perebut pacar orang lain.
Tiba - tiba, Ting ting
Rey- Sabil
Rey- lo dimana ?
Ketika sabil membaca pesan yang masuk, dia berusaha untuk biasa saja. Toh dia juga belum terlanjur. Dan dia bakalan mengganggap Rey sebagai teman , yaaa hanya teman.
Sabil- di perpus, kenapa Rey ?
Setelah membalas pesan Rey, Sabil pun memasukkan Hp nya kedalam tas dan kembali lagi fokus dengan bacaannya.
Ternyata, Rey mengajak Sabil untuk makan berdua. Sabil pun mengiyakan ,karena itu hal yang wajar baginya untuk pergi berdua sama cowok. Dia berusaha menghilangkan perasaan nya sama Rey.
Ketika di cafe, ternyata Sabil melihat Siska disana
"Rey, lo sama siap" tanya siska dengan manja kepada Rey
__ADS_1
"Kenalin, ini Sabila. Jurusan tetangga. Kitaa satu kepanitian" jawab Rey dengan jujur.
Iya sih, emang gak ada yang salah dari jawaban Rey. Tapi setelah apa yang dilakukan Rey kepada Sabil. Membuat Sabil menjadi bingung. Dia sangat berusaha untuk lupa, tapi sikap Rey sangat berbeda ketika lagi berdua dan bersama orang lain. Apa dia takut ketahuan oleh pacarnya, sementara siska bagaimana ?