
Sebulan pun telah berlalu...
dalam waktu sebulan tak mudah di lalui bagi exy...exy sering menyendiri dan menangis....malam selalu bermimpi tentang rangga....dan exy sendiri telah memutuskan keluar dari kerjanya,exy menyibukkan diri di toko bunganya dan membuka cabang di beberapa tempat.
kedalaman hati sesorang tak ada yang tau betapa hampanya hidup exy rasa.
hari hari terasa begitu menyiksa
ternyata melupakan rangga lebih sulit dari yang exy bayangkan...tubuh sehat namum hatinya terlalu sakit.
aldo lah orang yang paling menderita,betapa tidak baginya exy seperti orang asing,sikapnya dingin dan tak pernah mau tau perasaan aldo...tapi bagaimanapun aldo terus berpura pura bahagia di hadapan keluarga besarnya..tak terlontar keluhan di bibirnya..dia selalu menutupi perubahan sikap exy yang dingin terhadapnya...jika aldo merasa penat yang dia lakukan menyetir mobil dan pergi tempat sepi berteriak dan menangis smapai puas....terlalu menyiksa bagi aldo dan terlalu berat kenyataan rumah tangganya.tapi itulah konsekuensi yang harus aldo terima.
rangga telah mendengar jika exy telah keluar dari kantor...ada yang hilang di rasa rangga saat memasuki kantor....rangga pun mengundurkan diri dari pekerjaannya...rangga memutuskan akan mengurus perusahaannya..rangga telah berhasil memiliki perusahaan kopi yang maju pesat....ada berapa cabang yang telah dia dirikan dan di sana juga dia membuat tempat pariwisata yang lumayan ramai di kunjungi para tamu setiap akhir pekan di lengkapi tempat karaoke dan restoran....
exy tiba tiba pingsan saat di toko bunganya....para karyawan khawatir dan memanggil dokter pribadi keluarga exy...saat exy telah siuman,dokter memberi selamat pada exy..."selamat bu ibu lagi berbadan dua jangan capek capek..bu ibu bisa usg ya memastikan usia kandungan ibu"
exy tak dapat berkata apa apa....lalu malamnya exy pergi ke dokter kandungan benar saja exy hamil 2 bulan.dan 2 bulan exy tak pernah berhubungan badan dengan aldo,ini anak rangga....exy benar benar hancur
"mengapa ini terjadi?"ucap hati exy penuh sesal
__ADS_1
exy memutuskan menyembunyikan kehamilannya dan para karyawan di harapkan tutup mulut.
"harus kah aku pergi meninggalkan aldo dan vina...bagaimanapun aku tetap akan menjaga kandunganku....ini lah kenangan buah cinta ku bersama rangga....dan aku takkan memberi tahu rangga...."pikiran exy melayang kemana mana....ada kebahagian dan kesedihan..."lihat lah bagaimana buruknya hidupmu....harus hamil dengan cara berselingkuh begitu hinanya.."ucap hati exy semakin hancur
exy menahan tangisnya...
exy meminta izin aldo untuk menginap dirumah orang tuanya aldo dengan berat hati mengizinkan....
sesampainya di rumah orang tuanya,exy langsung masuk kamar dan mandi dan berpamitan istirahat.
exy memutuskan menelpon hanum..ternyata hanum balik ke jakarta tanpa mengabari exy,saat exy menelpon,hamun bersama fadil menemui rangga di restoran milik rangga.
rangga yang mendengar nama exy bagai tersambar petir,dadanya berdetak kencang...
"kenapa xy apa kamu hamil anak rangga?"ucap hanum keceplosan.
"Ya Tuhan exy maafkan aku,aku tak sadar aku balik indonesia aku sama fadil lagi sama rangga"ucap hanum lagi
rangga yang mendengar perkataan hanum tentang hamilnya exy langsung merebut ponsel hanum..
__ADS_1
"exy benar kah itu kamu hamil anakku?"tanya rangga gemetar,dan exy begitu mendengar suara rangga langsung terisak....
"rangga....aku aku"ucap exy sambil terisak
"sudah jangan menangis ingat jaga anakku dalam kandunganmu....boleh aku bertemu denganmu?"tanya rangga
"aku sangat merindukan mu ngga...tapi maafkan aku untuk saat ini aku belum bisa menemuimu...dan kamu jangan pernah menemuiku....aku sudah berjanji pada aldo..."jawab exy masih terisak
"tapi kehamilan mu ini..."ucap rangga
"ngga dia pasti bisa menerima...."ucap exy
rangga sangat lemas mendengar perkataan exy dia hanya pasrah saja dengan semua.exy pun menutup panggilan teleponnya.
hanum mendekati rangga.
"rangga cobaan kalian berdua begitu berat....nanti kita cari solusi terbaik buat kalian..."ucap hanum menguatkan
"num aku tetap ingin menafkahi anakku.aku harus bertemu aldo..."ucap rangga
__ADS_1
"ngga nanti kita pikirkan bareng bareng ya..."ucap fadil sambil menepuk punggung sahabatnya.