
Rangga benar benar tidak melakukan kerja sama dengan siapapun...dia fokus dengan perkebunan kopi dan kafe serta membantu usaha bunga milik exy...hampir 1 bulan Tiara belum ada tanda menyelesaikan masalah,dan Rangga menganggap permalasahan itu sudah rampung dan tak perlu di besar besarkan.
Sementara vina di beri pengertian oleh Exy supaya mau menginap 2 atau 3 hari tempat aldo papanya,mengingat adik bayinya sudah lahir.Dan dengan berat hati,akhirnya Vina pun menuruti perkataan Mamanya.Exypun mengantarkan vina ke rumah Aldo papanya.Exy pun tidak lupa menyiapkan kado untuk anak Aldo,Exy sangat bersyukur melihat Aldo sudah menemukan kebahagiaan dengan kehadiran bayi laki lakinya.Biar bagaimanapun Aldo pernah jadi bagian dalam hidupnya.Dan dengan kebesaran hati Aldolah Exy tidak kehilangan Vina anaknya.
Sementara Rangga pergi ke Kafenya...usaha kuliner yang di suguhkan di kafe Rangga cukup banyak penikmatnya,rata rata anak anak kuliah yang nongkrong,karena kafe milik Rangga tidak jauh dari sebuah Universitas.
Saat sibuk melayani pembeli tiba tiba Rangga di hampiri oleh Tiara.Rangga sangat terkejut
Tiara menggandeng tangan Rangga dan di ajaknya naik mobil Tiara.
"kita mau kemana bu...maaf saya ga bawa tas sama ponsel saya!"ucap Rangga
Tiara tak mendengar perkataan Rangga dia melajukan mobilnya ke apartemennya.
Dalam waktu 30 menit sampailah di Apartemen Tiara.
"maaf bu saya ga bisa masuk!"ucap Rangga sopan
"saya bisa melakukan apa saja pak saya akan berteriak jika bapak melecehkan saya orang sini pasti percaya nama baik Bapak tercemar!"ucap tiara mengancam
__ADS_1
Rangga pun menuruti perkataan Tiara,dia pun mengikuti langkah Tiara masuk dalam apartemen Tiara
Tiara mengunci pintu dan mengeluarkan pisau
"jangan bu tolong berikan pisau itu,kita bisa bicara baik baik"ucap rangga gemetar
"aku benci semua ini....bapak mau liat saya matikan!"teriak Tiara
"saya mohon ibu salah paham!"bujuk Rangga sambil berusaha mengambil pisau di genggaman tiara
"itu air tolong bapak minum turuti perkataan saya jika tidak saya akan mati di depan bapak!"teriak tiara menjadi jadi
"bapak mau liat saya mati"ucap tiara sedikit melukai pergelangan tangannya
Rangga pun benar benar ketakutan dengan ancaman Tiara,lalu tanpa pikir panjang,Rangga meneguk minuman yang di siapkan Tiara
Tidak membutuhkan waktu lama,Rangga terasa gerah seluruh tubuhnya...Rangga sadar sepenuhnya jika ini jebakkan namun Rangga tak punya pilihan
Rangga seperti orang kehausan dan birahinya membuncah,Rangga mendekati Tiara dan di situlah Tiara meletakkan pisaunya di bawah ranjangnya,dan membimbing Rangga ketempat tidur
__ADS_1
Rangga dan mencumbu tiara dan ini lah yang di harapkan Tiara...Rangga mulai melucuti pakaian Tiara dan keduanya pun tidak memakai selembar pakaian...merekapun memuaskan satu sama lain,Tiara benar benar mengakui kejantanan Rangga, baru kali ini tiara benar benar terpuaskan bercinta dengan laki laki...adegan syur mereka berdua tidak lupa Tiara merekam semua.Dan malam ini Rangga lupa diri,dia pun menginap di apartemen Tiara.
Pagi pagi tiara sudah bangun dahulu dia mengaman kan rekaman vidio syurnya dengan Rangga lalu Tiara mandi dan berdandan dan berpakaian seksi
Rangga yang baru bangun tidur,kepalanya masih terasa pusing dan betapa terkejut dia melihat tubuhnya tidak memakai pakaian.lalu buru buru rangga mengenakan pakaiannya.
Tiara tersenyum dan berkata"terimakasih Pak Rangga,Pak Rangga benar benar hebat"
lalu tiara memutar vidio panasnya semalam di laptopnya...dan Rangga benar benar marah dia melempar laptop tiara
"Hancur sudah semuanya..."keluh rangga...sambil meremas rambutnya
"ga masalah laptop saya hancur pak saya masih punya banyak kopy annya sewaktu waktu bisa saya kirim ke istri bapak!"ucap tiara lembut
Rangga sangat membenci Tiara namun Rangga sangat takut jika Exy sampai melihat vidio tersebut
"saya tak akan mengirimkan vidio ini ke bu Exy,asal pak rangga kapan pun saya mau pak rangga harus datang menemani saya,dan saya ga menginginkan untuk menikah dengan bapak...saya hanya membutuhkan pelukan bapak saja!"ucap tiara
Rangga benar benar kacau...dan dengan berat hati karena tidak tahu harus berbuat apa,Rangga pun menyetujui permintaan Tiara!
__ADS_1