CINTA OH CINTA

CINTA OH CINTA
Bagian 42


__ADS_3

Hampir 2 jam Aldo baru sampai rumah,dia sangat berat melangkah kan kaki menuju rumahnya.Sementara Rana telah menunggu dari tadi.


"maaf jalan macet"ucap aldo serak


"ga apa mas,ayo kita makan aku belum makan!"ucap Rana sengaja membujuk suaminya.


Aldo pun menuruti perkataan Rana untuk makan bersama sama.


"mas...jangan sedih setelah kelahiran anak kita nanti,rumah ini akan ramai lagi...dan anak kita bisa membuatmu bahagia lagi...jadi aku mohon,buang jauh jauh kekecewaanmu...apa yang kita lakukan saat ini demi kebaikan kita semua...khususnya vina,dia bahagia juga tinggal bersama mamanya!"ucap rana panjang lebar


Aldo mendengar perkataan Rana hanya mengangguk sambil mengelus pucuk kepala Rana.


Rana pun sangat bahagia,suaminya mau mendengar perkataannya.


Sementara di kediaman Rangga dan Exy,Rangga dan Exy menemani kedua anak kembarnya dan vina bermain...mereka berdua sejenak melupakan permasalahan yang menimpa Rumah Tangganya.


Vina begitu ceria dia begitu menyayangi kedua adik kembarnya yang lucu,Rangga dan Exy melihat anak anaknya pun merasa bersyukur..

__ADS_1


Tiba tiba ponsel rangga berbunyi ternyata WA dari Tiara"Pak Rangga jam 7 malam temui saya di kafe xx"isi WA dari Tiara


Lalu Rangga mendekati Exy dan menunjukkan pesan WA dari tiara.Tiara mengangguk sambil menatap sedih wajah Rangga.Rangga meremas jemari Exy berusaha meyakinnya.


Setelah puas bermain,Vina dan kedua adik kembarnya pun tidur siang.Exy dan Rangga beserta ketiga anaknya.Jika Rangga dan Exy merindukan untuk bercinta,baru mereka berdua ke kamar sebelah.


Malam pun tiba...Exy memberi tahu vina jika dirinya dan om Rangga akan pergi ke suatu acara.Jadi bisa bisa mereka pulang larut.Vina mengangguk tanda mengerti.


Rangga dan Exy pun berangkat menuju kafe tempat janjian bertemu Tiara.Sesampainya di kafe ternyata Tiara belum sampai.Hampir 1 jam menunggu Tiara belum ada muncul.


Exy pun mengangguk setuju.


Sebenarnya Tiara sudah tiba lebih awal dari Rangga dan Exy,namun Tiara sengaja tidak mau menemui Rangga,karena ada kehadiran Exy bersama Rangga.Dan Tiarapun mengangkat panggilan telpon setelah 4 kali panggilan Rangga di ponselnya.


"Maaf Pak Rangga saya tiba tiba mag saya kambuh,akhir akhir ini saya tidak bisa makan dengan baik jadi nanti saya cari waktu yang baik untuk membicarakan masalah ini"ucap tiara di buat seolah olah tertekan dan menahan tangis.


"Ooo begitu bu...ya sudah lah,silahkan istirhat dan jangan lupa minum obat saya tunggu khabar dari ibu selanjutnya".ucap rangga kecewa sambil menutup panggilan telepon

__ADS_1


"Ya udah kita pesan makan saja ya..."ucap exy


"yaa...terimakasih xy...kamu percaya padaku dan selalu mendukungku!"ucap Rangga terharu


"makanya jangan terlalu baik dengan wanita...kamu itu tampan di mana saja pasti di sukai wanita!"ucap exy sambil mencubit pipi Rangga


"aduhh sakit sakit...iya iya istriku yang cantik!"ucap Rangga


Pesanan makan mereka pun telah tiba,mereka pun menyantap makanan tersebut dengan lahabnya karena dari peristiwa kemarin mereka berdua tidak berselera makan.


Setelah makan,Rangga sengaja membawa Exy menyewa kamar hotel Rangga memberikan permaian ranjang yang membuat Exy menggelepar berkali kali.Setelah membuat Exy terbang ke langit ke tujuh,lalu Rangga mengajak Exy untuk pulang.


Hampir jam 10 malam mereka tiba di rumah setelah membersihkan badan mereka,lalu keduanya menyusul tidur di samping ketiga anak mereka.


Di kediaman Tiara,dia memikirkan cara untuk menjebak rangga,Tiara sangat menginginkan tubuh Rangga dia akan berusaha agar bisa tidur dan bercinta dengan Rangga,Tiara menyadari meluluhkan pria satu ini tidak mudah,"apa mungkin karena dia begitu mencintai istrinya ya.."ucap hati tiara.


Tiara tak mau memikirkan hal hal lain...intinya dia harus bisa membuat Rangga jatuh di pelukannya suatu saat,dengan begitu dengan mudahnya menghancurkan rumah tangga Rangga dan istrinya.

__ADS_1


__ADS_2