
Rana memeluk anak nya air matanya menetes deras,sakit perih jadi satu!
Tak sengaja Rana mengemasi kamarnya barang barang yang sekiranya hanya buat sampah akan dia buang,namun Rana menemukan kotak yang masih begitu terawat dan ternyata di di dalamnya adalah tentang album dan semua vidio tentang pernikahan Aldo bersama Exy.
"Ternyata mas Aldo belum bisa melupakan Exy...sampai sampai ini semua masih tersimpan rapi!"ucap hati Rana
Tanpa pikir panjang,Rana mengemasi pakaian di masukkan ke koper dan memanggil sopir yang selalu mengantarnya kemana pun pergi,Rana membawa Bayi tampannya pergi bersamanya.
"Pak kita keluar kota...matikan ponsel bapak?"ucap Rana pada sopirnya.
Sopir Rana pun menuruti perkataan Rana dan Rana pun menceritakan semua pada Sopirnya alasannya pergi dari rumah.
Rana pergi keluar kota ke rumah sahabatnya yang sudah seperti saudara kandungnya.
Sementara Aldo telah selesai jam mengajarnya,lalu Aldo buru buru meninggalkan kampus.Dia tidak lupa membeli oleh oleh untuk istrinya,dan Aldo tidak sabar untuk bertemu dengan joagoan kecil di rumah.
Betapa Aldo terkejut sesampainya di rumah,melihat kamar berantakan dan istri serta anaknya tidak ada di rumah.
"dia menemukan kotak ini,Rana salah paham pasti dia mikir aku masih mencintai Exy bik!"ucap Aldo pada bik inah yang sudah lama bekerja dengan aldo sewaktu aldo masih menikah dengan Exy.
__ADS_1
"benar pasti bu rana berfikir begitu pak!"ucap bik inah
"bereskan kamar bik..aku akan mencari Rana!"ucap aldo bergegas pergi.
"iya pak!"jawab bik inah
Aldo melajukan mobilnya ke rumah orang tua Rana.
Selama dalam perjalanan menuju Rumah orang tua Rana Aldo berusaha menelpon istrinya dan sopirnya,namun ponsel mereja di luar jankauan semua.
Aldo benar benar buntu,terpaksa dia tetap pergi ke rumah mertuanya dan berharap anak isterinya di sana.
Aldo pun menceritakan semua ke dua mertuanya,jika Rana salah paham tentang yang di lihatnya,dan aldo telah menyuruh bik inah membuang kotak tersebut.
"oo begitu ceritanya...sudah nak aldo nanti bisa di omongkan baik baik dengan Rana"ucap Ayah Rana
"iya Pak.."jawab Aldo tak bersemangat
Lalu Aldo dan kedua mertuanya berusaha menghubungi kerabat dekat mereka siapa tau ada Rana di rumah mereka.
__ADS_1
Namuan keluarga keluarga mengatakan tidak di datangi oleh Rana.
"sudah nak aldo biar saja dulu Rana dengan marahnya nanti pasti dia pulang kerumah dan mengabari kami jika tidak pulang kerumah kalian!"ucap Ibunya Rana.
"tapi saya khawatir dengan mereka pak...saya menyesal kenapa harus menyimpan kotak tersebut!"ucap Aldo penuh sesal
"itu gak perlu di besarkan nak Aldo,Rana saja yang marah tanpa mendengar alasan nak aldo bukan malah main pergi pergi bawa anaknya yang masih kecil!"ucap Ayahnya Rana
Aldo mendengar perkataan kedua mertua namun bagaimanpun,Aldo tidak tenang jika belum mendenagar dan tahu keberadaan isteri dan anaknya.
Tiba tiba ponsel ibunya Rana ada panggilan masuk no baru.
"hallo selamat sore maaf dengan siapa?"tanya ibunya Rana
"tee ini Eva sahabat Rana...saya tidak bisa lama lama menelpon...Rana barusan sampai di rumah saya,saya terkejut dengan kedatangannya ke rumah Eva,dan takut tante om serta suami Rana khawatir makanya diam diam saya mengubungi tante!"ucap Eva
"terimakasih Eva kami sedikit tenang...ini Ayahnya dan suaminya akan ke kotamu...jangan bilang ya dengan kedatangan mereka"ucap ibunya Rana
"iyaa te percaya sama Eva"jawab Eva sambil meminta izin untuk menutup panggilan telepon.
__ADS_1