
". Jadi gini, teh. menurut bapak - bapak itu , katanya si izal bawa motornya dengan kecepatan tinggi. terus dari arah berlawanan ada mobil truk yang sama - sama melaju dengan kecepatan tinggi juga , sehingga kecelakaan enggak bisa di hindari , dan katanya si izal itu masuk ke bawah kolong mobil truk , terus pas di bawa ke rumah sakit si izal itu muntah darah , keluar darah dari mulut , sama dari hidung. Tapi ya allhamdulillah, allah masih beri keselamatan ke si izal , kita sama - sama doain aja teh ". Jawab zaki.
". Astagfirulloh ki ngeri olla dengernya , apalagi sampe masuk bawah kolong truk , ih ya allah enggak kebayang.. terus sopir truk nya gimana ki ?. ". Tanya yollanda, yang terus - terusan bertanya mengenai kecelakaan itu.
". Katanya sih , sudah di amanin sama polisi teh, tapi enggak tau gimana terusannya , tapi kata bapak itu kalo motornya si izal rusak parah ". Jawab si zaki
". Emmm, biarin deh kalo motor ki , yang terpenting alhamdulillah kak izal selamet, terus kata dokter penyembuhan nya berapa lama? ". Tanya yollanda
". Engga nanyain itu sih teh , nanti deh biar mimi sama pipi nya aja yang nanyain lebih dalem lagi sama dokter nya". Jawab zaki
". Oh iya ki kamu ini mau nginep di RS ? ". Tanya yollanda kembali.
". Enggak tau teh soalnya kalo gue pulang enggak ada yang jagain s izal, mami sama papi nya belum nyampe ke RS ! ". Jawab zaki.
" CEKREEEEEKKKKKKKKK ".
Suara pintu yang terbuka.
Ternyata mami dan papi nya fahrizal udah sampe di RS.
Zaki pun kaget, yang tadinya zaki sedang tiduran sambil video call sama yollanda, Seketika zaki langsung bangun dan menghampiri mami dan papi nya fahrizal.
Lalu video call yollanda pun langsung di matikan oleh zaki tanpa ngomong apapun.
". Mi, pi ". Sapa zaki kepada mimi dan pipi fahrizal sambil bersalaman mencium tangan kedua nya.
". Eh zaki ". Kedua orang tua fahrizal menjawab zaki dengan kompak.
Kemudian mami dan papi nya langsung menghampiri fahrizal.
". Zal, ini mimi ". ucap mami nya fahrizal sambil memegang tangan fahrizal.
Fahrizal pun langsung terbangun. Dan hanya bisa manggut sambil berkata ". Eeeeeuh ". Sambil meneteskan air matanya.
". Jangan nangis nak, maafin mimi sama pipi ya ! ". ucap mami nya fahrizal
". udah kamu tidur lagi zal istirahat biar cepet sembuh, disini ada mimi sama pipi ". ucap mami nya sambil terus memegangi tangannya fahrizal.
Kemudian fahrizal pun tidur kembali, Karena kondisi nya yang belum stabil.
". Ki makasih ya udah jagain fahrizal ". ucap papi nya fahrizal kepada zaki.
". Iya pi sama-sama, lagian fahrizal udah aku anggap kayak sodara sendiri pi ". Jawab zaki.
". Terus kejadian nya gimana ki ?". Tanya mami dan papi nya.
Terus zaki pun menjelaskan kronologis kecelakaan fahrizal dari mulai kecelakaan sampai di bawa ke Rs kepada mami dan papi nya fahrizal.
Karena hari sudah larut malam, Zaki pun akhirnya menginap di RS bareng mami dan papi nya fahrizal.
***
__ADS_1
Ke esokan pagi nya Zaki pun berpamitan pulang kepada mami dan papi nya karena harus pergi ke kampus.
Sesampainya di kampus, zaki yang sudah melangkahkan kaki nya menuju ke kelas, tiba-tiba melihat yollanda yang baru sampai di parkiran.
Kemudian zaki menunggu yollanda yang sedang memarkirkan motornya.
". Teh ". Panggil zaki kepada yollanda.
". Iya ki, kenapa ? ". Tanya yollanda
". Maaf teh malem video call nya langsung gue matiin, soalnya tiba-tiba keluarga s izal dateng ". ucap zaki yang merasa enggak enak gara - gara semalam.
". Iya ki engga papa santai aja, ki nanti pulang dari kampus mau ke RS lagi ? ". Tanya yollanda yang berharap kalo zaki ke RS lagi.
". Insyaallah teh kayaknya bareng sama temen-temen yang lain , teh olla mau ikut ? Kalo mau ikut barengan aja sama gue ". Jawab zaki
". Oke deh insyaallah ki , nanti olla kabarin lagi deh ".
Kemudian zaki dan yollanda pun langsung pergi menuju kelas nya masing-masing.
Pada saat zaki dan yollanda ngobrol di parkiran motor. Ternyata di parkiran motor itu juga ada raffi, Roy, sama alex .
Yang bahkan mereka ber - tiga pun mendengar apa yang di bicarakan oleh zaki dan yollanda.
". Bos tadi denger kan yang di bicarain sama mereka ". Tanya Roy kepada Alex.
" denger ko ! kasian gue denger si culun kecelakaan ". ucap alex.
Roy dan raffi pun merasa aneh terhadap bos nya itu.
". Iya bos , aneh - aneh aja kasian sama si izal musuh bos sendiri ". ucap Roy dengan menaikan satu alis nya.
". Lu pada pea kali, orang kecelakaan itu di doain, meskipun si izal musuh gue ,tapi kita juga harus ber -empati sama orang yang mengalami musibah ". Ucap alex.
". Wiiiiih emang keren bos gue ! ". Jawab Roy dan Raffi Sambil tersenyum.
Ketika jam kuliah sudah selesai.
Zaki, Yollanda, dan teman-teman nya sudah berkumpul di parkiran untuk segera pergi menuju ke rumah sakit.
Sesampainya di rumah sakit.
". CEKLEK ".
Zaki membuka pintu ruangan dimana fahrizal di rawat.
Setelah membuka pintu terlihat mami fahrizal yang sedang tertidur di kursi.
Mungkin kecapean, karena jarak dari Cianjur ke Bandung lumayan cukup jauh.
Di tambah di rumah sakit begadang jagain fahrizal, meskipun gantian sama papi nya tetap saja namanya di rumah sakit pasti setiap beberapa jam sekali ada suster yang bolak-balik masuk untuk mengecek pasien.
__ADS_1
Seketika mami pun langsung terbangun setelah mendengar suara zaki yang sudah membuka pintu.
Zaki , Yollanda, dan teman-teman nya merasa tidak enak dengan mami nya fahrizal karena sudah mengganggu istirahat nya.
". Mi maaf ya ke ganggu tidur nya, zaki dan teman-teman maen nyelonong masuk ". Ucap zaki
". Engga papa ki, ayo silahkan duduk ". Ucap mami nya fahrizal mempersilahkan zaki dan teman-teman nya untuk duduk.
Akan tetapi Fahrizal masih sama seperti kemarin keadaan nya, Belum bisa di ajak komunikasi.
". Kak, cepet sembuh ya.. maafin olla baru bisa nengokin kakak ". ucap yollanda dengan nada yang lembut serta menahan kesedihan.
Mendengar Yollanda bicara seperti itu, fahrizal pun hanya bisa membalas dengan tersenyum tipis sambil mengedipkan matanya , Karena fahrizal belum bisa bicara apa - apa.
" makasih ya semua nya udah nengokin fahrizal, doain ya biar cepet sembuh ". ucap mami nya fahrizal.
". CEKREKKKK ".
Suara pintu kembali terbuka.
Ternyata Dokter dan suster yang mau mengecek kondisi fahrizal.
Zaki, yollanda, teman-teman nya, beserta mimi keluar ruangan terlebih dahulu.
Tidak lama kemudian , dokter dan suster itu keluar.
Kemudian mami nya fahrizal menghampiri dokter itu untuk menanyakan kondisi anak nya.
". Dok gimana kondisi anak saya sekarang ? ".
Tanya mami nya fahrizal yang begitu cemas.
". untuk saat kondisi pasien belum stabil.. maka dari itu pasien harus di rawat untuk beberapa hari kedepan, karena kondisi nya yang masih belum juga stabil ". Jawab dokter.
". Terimakasih dok ". Ucap maminya fahrizal kepada dokter itu.
Setelah itu, zaki, yollanda dan teman-teman nya masuk kembali ke dalam ruangan tersebut, untuk berpamitan pulang kepada fahrizal.. meskipun fahrizal tidak bisa menjawab..
Zaki, yollanda dan teman-temannya langsung pulang setelah berpamitan kepada mami dan fahrizal.
Karena selama mereka di rumah sakit.
Mereka hanya bertemu dengan mami nya dan fahrizal.
Mereka tidak melihat papi nya fahrizal.
Sesampainya di rumah, Yollanda pun langsung membersihkan diri. Mengambil air wudu
Kemudian sholat dan berdoa untuk kesembuhan fahrizal.
Hari demi hari sejak yollanda berkenalan dengan fahrizal, Yollanda mempunyai perasaan lebih terhadap fahrizal.
__ADS_1
Begitu pun fahrizal sama hal nya dengan yang yollanda rasakan.
Hanya saja belum waktunya fahrizal mengungkap kan perasaannya kepada yollanda.